Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Mahasiswa Lanny Jaya di Makassar Tolak Pembangunan Pos Militer di Distrik Melagineri
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Mahasiswa Lanny Jaya di Makassar Tolak Pembangunan Pos Militer di Distrik Melagineri
Tanah Papua

Mahasiswa Lanny Jaya di Makassar Tolak Pembangunan Pos Militer di Distrik Melagineri

admin
Last updated: May 22, 2025 13:32
By
admin
Byadmin
Follow:
485 Views
1 year ago
Share
SHARE

Makassar, Nirmeke.com – Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Lanny Jaya Kota Studi Makassar menyatakan penolakan keras terhadap rencana pembangunan pos militer di Distrik Melagineri, Desa Lowanom, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan.

Iklan Nirmeke

Pernyataan sikap ini disampaikan melalui rilis pers yang dikeluarkan pada Rabu, 21 Mei 2025, oleh perwakilan mahasiswa, Niswan Wanimbo.

Dalam rilis tersebut, mahasiswa menyampaikan kekhawatiran bahwa kehadiran pos militer akan mengancam keberlangsungan hidup masyarakat adat serta melanggar norma-norma adat yang telah dijaga turun-temurun oleh suku Lanny.

“Kami menolak dengan tegas rencana penempatan pos militer di tanah adat kami. Tanah di Lanny Jaya dari Beam hingga Kuyawagi adalah wilayah adat yang tidak boleh diperjualbelikan. Ini bukan hanya pelanggaran hukum adat, tetapi juga ancaman terhadap keamanan dan kebebasan masyarakat sipil,” tegas Niswan Wanimbo.

Mahasiswa menilai klaim sepihak oleh institusi militer bahwa pembangunan pos telah direncanakan sangat keliru dan tidak berdasarkan persetujuan tokoh-tokoh adat, tokoh gereja, pemerintah lokal, maupun pemuda dan intelektual setempat.

Baca Juga:  Boneka Jakarta Sedang Menghancurkan Eksistensi Masyarakat Adat Hubula

“Kami kecewa, karena tidak ada proses koordinasi atau persetujuan dari kepala suku dan para tokoh adat. Kami tahu betul bahwa leluhur kami tidak pernah menjual tanah atau hutan untuk kepentingan apapun. Tanah adalah ‘mama’ yang memberikan kehidupan, bukan komoditas yang bisa diklaim secara sepihak,” lanjutnya.

Mahasiswa juga mengingatkan bahwa sejak pembentukan Kabupaten Lanny Jaya tahun 2008 hingga kini, tanah yang digunakan untuk fasilitas umum seperti kantor pemerintahan merupakan tanah persembahan, bukan hasil jual-beli.

Tuntutan Mahasiswa Lanny Jaya:

Dalam rilis tersebut, mahasiswa menyampaikan tujuh poin pernyataan sikap:

  1. Meminta institusi militer/TNI di Kabupaten Lanny Jaya segera bertanggung jawab dan memberikan klarifikasi resmi atas klaim pembangunan pos militer.
  2. Menolak pembangunan pos militer di Distrik Melagineri dan seluruh wilayah adat dari Beam hingga Kuyawagi.
  3. Menuntut pengembalian tanah adat kepada hak wilayah adat yang sah.
  4. Menolak segala bentuk pembangunan pos militer di atas tanah adat.
  5. Mendesak pemerintah Kabupaten Lanny Jaya menetapkan peraturan daerah (Perda) untuk melindungi tanah dan hutan adat.
  6. Mengimbau rakyat Lanny Jaya untuk tidak menjual tanah dari Beam hingga Kuyawagi.
  7. Menuntut sikap tegas dari pemerintah daerah terhadap setiap kebijakan yang merusak kehormatan adat dan hutan di wilayah tersebut.
  8. Pernyataan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap keberlangsungan adat, lingkungan, dan kedamaian masyarakat Lanny Jaya.
Baca Juga:  Pelaku Belum Bayar Denda, Keluarga Korban Palang Asrama Mahasiswa Teluk Bintuni di Jayapura

Mereka berharap agar semua pihak—terutama pemerintah dan institusi militer—menghormati hak-hak masyarakat adat serta menjalankan proses pembangunan dengan pendekatan dialogis dan partisipatif.(*)

Related

You Might Also Like

MRPP Apresiasi Inisiatif Warga Welesi Bangun Ekonomi Mandiri Lewat Koperasi Desa Merah Putih

Kepala Distrik Bugukgona Salurkan Bibit Kelinci dan Ikan, Dorong Kemandirian Ekonomi Kampung

Papua, Pulau dengan Cadangan Bijih Emas Terbesar di Indonesia

Serah Terima Jabatan Plt. Kepala Kampung Itlay Halitopo Digelar di Walelagama

Tren Kasus Kekerasan di Papua Cenderung Meningkat, Ini Sebaran Daerahnya

TAGGED:Mahasiswa Lanny Jaya di Makassar Tolak Pembangunan Pos Militer di Distrik Melagineri

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Bupati Yahukimo Hadiri Pelantikan 35 Anggota DPRK Periode 2025–2030
Next Article MRP se-Tanah Papua Satukan Kekuatan, Kirim Pesan Keras ke Pemerintah Pusat
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Bupati Lanny Jaya: PGBP dan PGBWP Bersatu, Tanda-Tanda Alam Sudah Ada
Papua Pegunungan
1 week ago
Asisten III Pemkab Jayawijaya Buka Seminar, Launching Website dan MPAB HMPJ di Jayapura
Pendidikan
1 week ago
Ketua PGBP Serukan Umat Baptis Papua Hentikan Perang Suku dan Tinggalkan Panah-Parang
Papua Pegunungan
1 week ago
TPNPB Kodap XVI Yahukimo Klaim Nisel Payage dan Meno Heluka Bukan Anggotanya
Polhukam Siaran Pers
1 week ago
Baca juga
Papua Pegunungan

BPN Jayawijaya Amankan Dokumen dan Buku Tanah Sengketa Aikima

2 months ago
Papua PegununganPolhukamTanah Papua

Ribuan Massa KNPB Penuhi DPRP Papua Pegunungan, Serukan Dialog dan Penghentian Pendekatan Militer

3 months ago
KerjasamaTanah Papua

Ini Program Strategis Paslon MURNI For Jayawijaya Periode 2024–2029

2 years ago
Tanah Papua

Pemprov Papua Pegunungan Diminta Perhatikan Penyandang Disabilitas

2 years ago
Tanah Papua

Breaking News: Dijaga Ketat Aparat, Pemerintah Bawa Alat Berat Bongkar Lahan di Welesi

3 years ago
Tanah Papua

Benny Mawel: Calon Anggota DPRP/DPRK Jalur Pengangkatan Diharapkan Tidak Gadaikan Tanah Adat

2 years ago
Papua Pegunungan

DPD II KNPI Yahukimo Serahkan Rekomendasi Hasil Diskusi Panel Pemuda kepada Pemkab

4 months ago
Tanah Papua

Nahor Nekwek, Resmi Menjabat Ketua DPC Gerindra Kabupaten Yalimo

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?