MAKI, NIRMEKE.COM — Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Papua Pegunungan, Alpius Yigibalom, menghadiri Konferensi ke-15 Persekutuan Gereja-Gereja Baptis West Papua di Maki. Dalam kesempatan tersebut, ia menyerahkan bantuan sebesar Rp100 juta dari Gubernur Papua Pegunungan untuk mendukung pelaksanaan konferensi.
Konferensi ini dihadiri para pemimpin gereja, pelayan jemaat, serta perwakilan dari 14 jemaat. Forum tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi pelayanan, membahas tantangan organisasi, dan merumuskan program kerja bagi periode mendatang.
Dalam sambutannya, Alpius menyampaikan penghormatan kepada pimpinan persekutuan, ketua panitia, para tua-tua gereja, pelayan jemaat, perwakilan pemerintah daerah, serta seluruh undangan yang hadir.
Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia yang dinilai telah mempersiapkan dan menyukseskan penyelenggaraan konferensi.
“Pak Ketua Panitia ini gagah, rapi, dan bersih. Saya kagum. Beliau orang tua, tetapi semangatnya luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kamu yang muda-muda. Catat baik-baik dan ikuti teladan beliau,” ujar Alpius.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan konferensi tidak terlepas dari kerja sama panitia, pimpinan gereja, pelayan jemaat, dan dukungan masyarakat.
Alpius menjelaskan, bantuan Rp100 juta yang diserahkan merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan terhadap kegiatan keagamaan.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan penyelenggaraan konferensi sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan lembaga keagamaan.
Lebih lanjut, Alpius mengajak seluruh peserta memanfaatkan konferensi sebagai forum evaluasi yang menghasilkan keputusan nyata bagi kemajuan pelayanan gereja.
Ia menekankan pentingnya keterbukaan dalam membahas berbagai kekurangan serta menyesuaikan program kerja dengan kebutuhan jemaat dan perkembangan zaman.
“Silakan berdiskusi, melihat kembali apa yang masih kurang, lalu menyesuaikan program dengan dinamika perkembangan saat ini. Apa yang perlu dikurangi, diperbaiki, dan dilanjutkan, semuanya harus dibicarakan dengan baik,” pesannya.
Alpius juga mengingatkan peserta agar menggunakan kesempatan konferensi secara maksimal, mengingat pertemuan serupa berikutnya baru akan dilaksanakan lima tahun mendatang.
“Lima tahun lagi baru kita bertemu dalam konferensi berikutnya. Karena itu, kita harus memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Kita tidak tahu bagaimana keadaan kita lima tahun mendatang,” ungkapnya.
Ia menegaskan, konferensi tidak seharusnya hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi perlu menghasilkan program kerja yang realistis, terarah, dan dapat dilaksanakan demi keberlangsungan pelayanan gereja.
Di akhir sambutannya, Alpius menyampaikan selamat berkonferensi kepada seluruh peserta. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi gereja serta jemaat.
Dukungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan tersebut diharapkan turut memperkuat sinergi dengan lembaga keagamaan dalam membangun kebersamaan dan kehidupan sosial masyarakat.(*)
Sumber: papuatimes.co.id

