Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Bertahan di Tengah Globalisasi: Sekolah Adat Harus Jadi Prioritas!
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Pendidikan > Bertahan di Tengah Globalisasi: Sekolah Adat Harus Jadi Prioritas!
PendidikanTanah Papua

Bertahan di Tengah Globalisasi: Sekolah Adat Harus Jadi Prioritas!

Soleman Itlay
Last updated: May 14, 2025 01:03
By
Soleman Itlay
BySoleman Itlay
Follow:
276 Views
1 year ago
Share
SHARE

Wamena, Nirmeke.com – Masyarakat adat Distrik Walelagama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, kini resmi memiliki Sekolah Adat. Peresmian sekolah adat tersebut dilakukan pada Rabu, 7 Mei 2025, dan disaksikan oleh tokoh adat, perwakilan pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.

Iklan Nirmeke

Sekolah adat ini merupakan bagian dari pendidikan informal dan nonformal yang bertujuan untuk menjaga eksistensi masyarakat adat, khususnya suku Hugula, serta mengembangkan nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Program yang ditawarkan mencakup Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)/TK, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), sekolah minggu, lapak baca, seni tari, seni lukis, kerajinan tangan, serta pengajaran bahasa daerah dan bahasa asing. Sekolah ini juga membuka peluang kerja sama dengan Dinas Pendidikan, Kebudayaan, dan Pariwisata untuk memperkuat muatan lokal di wilayah tersebut.

“Kehadiran sekolah adat ini sangat penting untuk menjaga identitas masyarakat adat agar tidak hilang di tengah derasnya arus globalisasi,” ujar Ambrosius Haluk, Kepala Sekolah Adat Walelagama.

Baca Juga:  Pagi tadi, Bendera Bintang Kejora Berkibar di Pasar Sinakma Wamena

Pembentukan sekolah adat ini juga sejalan dengan berbagai regulasi nasional dan konvensi internasional, seperti Konvensi ILO 169 tentang hak ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat adat, serta Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Pemerintah Indonesia, melalui kebijakan Otonomi Khusus Papua, juga memberikan perhatian khusus terhadap pelestarian budaya masyarakat adat. Salah satunya dengan membentuk Majelis Rakyat Papua (MRP) sebagai lembaga kultural representatif.

Sekolah Adat Walelagama menjadi salah satu bentuk nyata implementasi dari komitmen internasional dan kebijakan nasional dalam melestarikan budaya masyarakat adat di Papua Pegunungan.

Dalam sambutannya, para tokoh masyarakat menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, gereja, dan lembaga swadaya masyarakat untuk memperkuat pendidikan adat, termasuk pengembangan sekolah adat berpola asrama.

“Pendidikan adat bukan segalanya, tetapi di tengah perubahan zaman, ini sangat dibutuhkan untuk menjaga jati diri masyarakat,” ujar salah satu tokoh adat yang hadir.

Baca Juga:  Pengesahan UU TNI: Kepentingan Politik Prabowo 2029 Korbankan Supremasi Sipil

Acara peresmian turut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Distrik Walelagama, serta Kepala Satpol PP Provinsi Papua. Juga hadir pastor Paroki Pugima dan Yiwika, Lembaga Masyarakat Adat (LMA), dan Dewan Adat Papua (DAP). Sementara Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Pegunungan berhalangan hadir karena agenda di Jakarta.

Sekolah adat ini diharapkan dapat menjadi basis penguatan budaya yang berkelanjutan, termasuk menjadi bagian penting dalam berbagai event daerah, nasional, hingga internasional, seperti Festival Lembah Baliem.

“Kami berharap pemerintah terus mendorong pengembangan sekolah adat. Ini adalah satu-satunya jalan untuk mempertahankan bahasa, budaya, dan identitas masyarakat adat di Papua Pegunungan,” tutup Feliks Itlay, Sekretaris Sekolah Adat Walelagama.(*)

Pewarta: Soleman Itlay

Related

You Might Also Like

Ratusan Orang Jalan Santai Jelang Pesta Emas SMP YPPK St. Thomas Wamena

DPW Partai GEMA Bangsa Papua Perkuat Struktur Hingga ke Tingkat Kampung

Kapela Kring Obia Gelar Seminar Sehari di Momentum Paskah

Ini Tuntutan Umat Katolik Dekenat Pegunungan Tengah Terhadap Pelaku Pelecehan Uskup Jayapura

Konflik Berdarah Meletus di Kapiraya, Pemerintah Papua Tengah Diminta Bertindak Cepat

TAGGED:Sekolah Adat Adalah Jalan Selamat Budaya PapuaSekolah Adat Walelagama

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Digerebek! Enam Pengedar Miras Ditangkap, Diduga Dibekingi Oknum TNI
Next Article Bupati Jayawijaya Serahkan Bantuan untuk Anak-Anak di Rumah Singgah Generasi Anak Panah
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

PKK Yahukimo Gelar Pelatihan Awana, Perkuat Kapasitas Guru dan Pengasuh Sekolah Minggu
Papua Pegunungan Perempuan & Anak
4 days ago
KNPI Yahukimo Gelar Diskusi Panel, Dorong Peran Pemuda Jaga Stabilitas Daerah
Papua Pegunungan
4 days ago
Wakil Bupati Esau Miram Paparkan Kinerja APBD Yahukimo 2025
Papua Pegunungan
6 days ago
Dukung Generasi Penerus, Anggota DPRP Onias Wenda Bantu Mahasiswa Lanny Jaya di Jayapura
Papua Pegunungan Pendidikan
6 days ago
Baca juga
Tanah Papua

Ratusan Warga Maybrat Demo Tolak Penempatan Pasukan TNI di Perkampungan

3 years ago
NasionalPendidikanTanah Papua

Mahasiswa Papua di Gorontalo Demo, Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran HAM di Puncak

2 months ago
PendidikanSiaran Pers

Aliansi BEM se-Papua: Kritik Bukan Kejahatan!

2 years ago
Papua Pegunungan

Kebun Warga di Desa Gubura Tolikara Longsor, Tanaman Pangan Rusak

5 months ago
Papua Pegunungan

KADIN Papua Pegunungan Serahkan Hewan Kurban untuk Masjid Agung Baiturrahman Wamena

1 month ago
PolhukamTanah Papua

MRP: Rambut Gimbal Bukan Berarti Berafiliasi Dengan TPNPB OPM

3 years ago
Pendidikan

Lewat Penerimaan Anggota Baru, IPMDWSI Dorong Regenerasi dan Semangat Perubahan

8 months ago
Tanah Papua

Biro Perkauan GKII Wilayah IV Papua Gelar Ibadah Gerbang Natal

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?