Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Kuota IPDN Provinsi PP Tidak Ada Keterwakilan OAP, Pj Kondomo Diminta Copot Kepala BKD
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Pendidikan > Kuota IPDN Provinsi PP Tidak Ada Keterwakilan OAP, Pj Kondomo Diminta Copot Kepala BKD
PendidikanTanah Papua

Kuota IPDN Provinsi PP Tidak Ada Keterwakilan OAP, Pj Kondomo Diminta Copot Kepala BKD

admin
Last updated: May 13, 2023 23:58
By
admin
Byadmin
Follow:
1.1k Views
3 years ago
Share
seleksi penerimaan calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 2023 - Ilustrasi
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Peserta yang dinyatakan lulus verifikasi dokumen persyaratan administrasi pada seleksi penerimaan calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 2023 Provinsi Papua Pegunungan tidak ada keterwakilan orang asli Papua (OAP) Pegunungan.

Iklan Nirmeke

Hal tersebut menuai protes di kalangan masyarakat dan mahasiswa Jayawijaya Provinsi Papua Pegunungan beberapa hari terakhir ini. Dimana dari hasil seleksi dari 22 peserta semuanya non Orang asli Papua (Pendatang) yang dinyatakan lulus.

Hengky Hilapok, mewakili mahasiswa Jayawijaya mendesak Pejabat Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo segera mencopot kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua Pegunungan karena bersikap diskriminatif dan rasis dalam proses seleksi rekrutmen IPDN.

“Tahapan awal saja terjadi diskriminasi rasial begini, apalagi perekrutan CPNS besok? Kepala BKD ini bisa menimbulkan konflik di wilayah Papua Pegunungan, sehingga segera copot kepala BKD dan IPDN non OAP yang lulus 22 orang di Provinsi Papua Pegunungan ini segera batalkan. Kami anak pribumi siap bersaing di sekolah-sekolah langkah salah satunya IPDN dan ini tempat bahkan peluang kami anak asli pribumi,” tegasnya.

Baca Juga:  Tren Kasus Kekerasan di Papua Cenderung Meningkat, Ini Sebaran Daerahnya
Peserta yang dinyatakan lulus verifikasi dokumen persyaratan administrasi pada seleksi penerimaan calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 2023 – Dok Nirmeke

Peserta OAP yang lulus jalur IPDN ini juga harus periksa latar belakang orang tuanya, karena Beasiswa IPDN ini untuk mereka yang punya orang tua ekonominya lemah, bukan untuk anak pemodal.

“Jika semua kabupaten kota terdapat indikasi maka, kami akan minta proses hukum oknum-oknum yang terlibat dalam proyek perekrutan IPDN,” tegasnya.

Mahasiswa menghimbau juga kepada pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bahwa, perekrutan CPNS yang nantinya akan di buka bulan Juni tahun 2023 ini harus dilakukan secara terbuka dan jangan mempersulit persyaratan.

“Untuk isi DOB pastikan kami anak-anak putra daerah Provinsi Papua Pegunungan dari 8 kabupaten/kota masuk isi semua sesuai kebutuhan kuota pemerintahan dulu, jangan biarkan non Papua yang isi duluan bikin putra daerah seperti pengemis jalan dari kantor ke kantor minta pekerjaan,” tegasnya.

“Teman-teman Non Papua (Pendatang) harus tahu diri, biarkan kami yang isi duluan kuota pemerintahan, bila dibutuhkan baru kalian bisa masuk namun kalau orang asli melebihi kuota yang dibutuhkan pemerintahan, maka kawan-kawan non Papua silahkan cari pekerjaan di asal daerah mereka masing-masing,” tegasnya.

Baca Juga:  FPD Yahukimo Serahkan Laporan Pelanggaran Pemilu ke Bawaslu dan KPU Provinsi Papua Pegunungan

Mahasiswa Jayawijaya juga memberikan peringatan kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk bertanggung jawab menjalankan roda pemerintahan demi keberpihakan terhadap sumber daya manusia orang asli Papua.

“Harapan kami mahasiswa bahwa, tanggung jawab pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan kabupaten/kota bahkan mahasiswa, sama-sama kawal ketat tujuan DOB dan UU Otsus, agar orang lain tidak masuk isi,” tegasnya.

Ditempat terpisah Unas Ginia juga menambahkan oknum Pejabat Papua yang duduk dengan kekuasaan yang datangkan DOB dengan janji membangun masyarakat Papua, tapi justru malah makin jauh dari janji mereka itu.

“OAP Lapago akan tersisih terus menerus dalam penerimaan apapun bila tidak memiliki pemimpin yang punya hati dan pro rakyatnya sendiri, sedih memang belum apa-apa saja sudah begini. Apakah untuk seperti ini DOB muncul? Jawabannya seolah benar bahwa DOB adalah strategi transmigrasi gaya baru,” ujarnya

Maka kata Unas, tak perlu kita heran, sebab yang ada adalah pembangunan atas nama orang asli Papua lalu di isi dan dikuasai oleh kaum pendatang bukan untuk OAP,” tegasnya. (Teba/Nirmeke)

Related

You Might Also Like

Keluarga Frengki Kogoya Desak Proses Hukum Oknum TNI Kodim 1702/Jayawijaya Usai Dugaan Penyiksaan Berujung Kematian

Kasus Ledakan Melagi, Polisi Periksa 16 Saksi Tambahan

Warga ditembak, Senator Lis Tabuni: Negara harusnya jadi pelindung

Mahasiswa Yalimo Tolak Rencana Pemekaran Kabupaten Benawa, Desak DPR Papua Pegunungan Kaji Ulang

Lebih dari 500 Warga Lanny Jaya Nobar Film Dokumenter Pesta Babi, Serukan Jaga Tanah dan Masa Depan Papua

TAGGED:BKD Provinsi Papua PegununganKuota IPDN Provinsi Papua PegununganMahasiswa Jayawijaya

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Besok, Gerakan Sion Kids Akan Long Mars di Kota Jayapura
Next Article Anggota MRP Provinsi Papua Bakal Dilantik Juni 2023 Mendatang
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Tolikara Diusir dari Kontrakan, Desak Pemda Segera Bayar Pemondokan
Papua Pegunungan Pendidikan
2 days ago
Pemuda Toli Penuhi Aula GIDI dalam Seminar dan KKR
Papua Pegunungan
2 days ago
MRP Papua Pegunungan Absen Definisikan OAP, Benny Mawel Desak Prabowo Evaluasi Otsus
MRP Papua Pegunungan Nasional Tanah Papua
2 days ago
Pemkab Yahukimo Salurkan Bantuan Beras ke Enam Distrik Terdampak Kekeringan
Papua Pegunungan
2 days ago
Baca juga
PolhukamTanah Papua

Aliansi Pelajar Se-Yahukimo Gelar Diskusi Peringati 7 Tahun Peristiwa Rasisme 2019

1 year ago
MRP Papua PegununganPapua Pegunungan

MRP Papua Pegunungan Keluhkan Anggaran: Delapan Bulan Hanya Terima Gaji, Kunjungan Kerja dan Reses Terhenti

1 month ago
Tanah Papua

Panitia Pembangunan Aula STT Baptis Papua Dilantik

3 years ago
Tanah Papua

Bupati Lanny Jaya Serahkan SK CPNS dan PPPK pada Peringatan Hardiknas 2025

1 year ago
Tanah Papua

Video Pemukulan Mahasiswa Papua Oleh Ormas Reaksioner NTT Mendapat Kecaman dari Masyarakat Papua

3 years ago
PolhukamTanah Papua

Forum Peduli Lanny Jaya Minta Pemerintah Tarik Pasukan Non-Organik dari Distrik Melagai dan Kwiyawagi

1 year ago
NasionalPendidikanTanah Papua

Mahasiswa Papua di Gorontalo Demo, Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran HAM di Puncak

5 months ago
Pendidikan

Sekolahkan Anak Dari Hasil Olah Tanah Adat

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?