Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Video Pemukulan Mahasiswa Papua Oleh Ormas Reaksioner NTT Mendapat Kecaman dari Masyarakat Papua
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Video Pemukulan Mahasiswa Papua Oleh Ormas Reaksioner NTT Mendapat Kecaman dari Masyarakat Papua
Tanah Papua

Video Pemukulan Mahasiswa Papua Oleh Ormas Reaksioner NTT Mendapat Kecaman dari Masyarakat Papua

Redaksi
Last updated: December 4, 2023 14:11
By
Redaksi
ByRedaksi
Follow:
1.2k Views
3 years ago
Share
Ormas Reaksioner dan Polisi menyerang para aktivis Papua saat peringatan HUT ke -62 Bangsa Papua di Kupang NTT - Dok
SHARE

Jayapura, nirmeke.com — Video pendek berdurasi satu menit delapan detik yang viral beredar di media sosial terkait dengan penyerangan dan pemukulan Mahasiswa Papua masa aksi AMP dan FRI-WP di Kupang oleh Ormas Reaksioner NTT dan Polisi saat memperingati HUT ke-62 Bangsa Papua pada 01 Desember 2023.

Iklan Nirmeke

Markus, warga kota Jayapura asal Wamena yang melihat video tersebut menyayangkan sikap Ormas yang ada di NTT yang dengan brutal memukul mahasiswa Papua yang sedang berorasi dan menyampaikan pendapat di muka umum yang sudah di jamin oleh negara melalui UU.

“Indonesia negara hukum kok polisi hanya menonton tanpa menindak atau mengamankan Ormas yang sedang melakukan kekerasan terhadap mahasiswa, tindakan ini sangat tidak terpuji sekali,” tegasnya.

Markus juga menyinggung terkait situasi konflik bersenjata di Papua antara TPNPB dan Militer Indonesia yang terus memanas setiap hari, banyak warga sipil menjadi korban.

Baca Juga:  Benny Mawel Ajak Mahasiswa Jayawijaya Jaga Tanah Adat

“Banyak warga sipil meninggalkan harga benda mereka mengungsi ke hutan, ada yang tertembak, dibunuh dan diperkosa. Trauma ini tidak hanya dirasakan oleh orang asli Papua namun orang non Papua (pendatang),” ujarnya.

Lanjutnya, Penembakan tentara asal NTT di daerah konflik itu, kombatan lawan kombatan, Ormas Reaksioner NTT perlu tahu teori perang. Mahasiswa itu sipil.

“Tentara itu janji sumpah kepada negara untuk mengabdi sampai taruhan nyawa, jika TPNPB dibunuh oleh TNI masyarakat Papua tidak brutal seperti orang NTT yang lakukan seperti di dalam video ini. Seluruh masyarakat Papua sekarang sedang mengawasi orang NTT yang ada di tanah Papua. Jangan sampai ulah Ormas ini ada seruan untuk segera pulangkan orang NTT ke daerah asalnya yang sedang mendiami tanah Papua dariSorong sampai Merauke segera angkat kaki,” ujarnya.

Baca Juga:  Tokoh Papua Ingatkan Wamendagri Jangan Rusak Kebun dan Tatanan Adat Orang Hubula

Leo aktivis Papua menilai tindakan di dalam video ini membuktikan orang NTT tidak punya hati nurani, lebih sadis dan bukan manusia.

“Mahasiswa demo damai terkait hari kemerdekaan bangsa Papua. Ko paksa bilang orang Papua Indonesia. Orang NTT ternyata penjajah jahat di atas tanah kami, ras tidak menjamin tapi watak orang NTT merupakan watak penjajah ulung,” tegasnya.

Dengan sikap brutal yang ditunjukan Ormas reaksioner NTT ini dampaknya bisa meluas ke Papua terutama daerah konflik sekarang dan akan terima resiko dampak dari viralnya video tersebut setiap Group WA, tiktok, youtube. Lihat saja orang NTT yang di Papua mulai dari Nakes, guru, tenaga kerja buruh banyak diterima dan datang tinggal di daerah konflik. (*)

Related

You Might Also Like

Ribuan Rakyat Papua Antusias Sambut Viktor Yeimo di Jayapura

Warga ditembak, Senator Lis Tabuni: Negara harusnya jadi pelindung

Aksi Demo Damai KNPB di Sentani Berakhir Penangkapan dan Pemukulan

Demo Mahasiswa Papua di Bali Dilempari Batu dan Sambal Pedas Dari Ormas

Di Puncak Jaya, Oknum Polisi Tembak Mati ODGJ Karena Bawa Senapan Angin

TAGGED:Aliansi Mahasiswa PapuaFRI-WP di KupangMahasiswa Papua di NTTVideo Pemukulan Mahasiswa Papua Oleh Ormas Reaksioner NTT

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article HUT ke-62 Bangsa Papua : Ormas Reaksioner NTT dan Polisi serang Massa Aksi AMP dan FRI-WP di Kupang
Next Article Sepuluh Strategi RI Taklukan Bangsa Papua Barat
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Dana Otsus Papua Besar, Pengawasan Lemah, Rakyat Masih Menunggu Kesejahteraan
Artikel Catatan Aktivis Papua
17 hours ago
Jejak Sunyi Bruder Eligius Fenenteruma, OFM: Fransiskan Pertama dari Orang Asli Papua
Artikel
22 hours ago
SPWP Soroti MBG di Papua, Henius: Jangan Abaikan Pendidikan dan Kesehatan
Papua Pegunungan Tanah Papua
23 hours ago
16 Ton Beras untuk Warga Kondaga, Kepala Distrik Tekankan Pembagian Merata
Papua Pegunungan
24 hours ago
Baca juga
PolhukamTanah Papua

KNPB Kritik Keras Aparat di Jayapura: Belajar Demokrasi dari Jayawijaya dan Nabire

2 weeks ago
Tanah Papua

Ratusan Warga Maybrat Demo Tolak Penempatan Pasukan TNI di Perkampungan

3 years ago

Menolak Lupa, 24 Tahun Biak Berdarah (Refeleksi)

4 years ago
Papua PegununganTanah Papua

Cipayung Jayawijaya Soroti Operasi Militer, Tolak PSN dan Pertanyakan Program MBG di Papua

2 weeks ago
NasionalPapua TengahTanah Papua

Lis Tabuni Kembali Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di GKI Sanoba Papua Tengah Demi Perkuat Jiwa Kebangsaan

5 months ago
Tanah Papua

Lakukan Audiens Dengan FP3, MRP Papua Pegunungan Pastikan Akan Kawal Aspirasi Pencakar

2 years ago
PendidikanSeni & BudayaTanah Papua

Pengurus Sekolah Adat Siap Gelar Festival Sekolah Adat Hugulama I Tahun 2026

11 months ago
Papua Pegunungan

BP3OKP Dorong Dana Otsus Jayawijaya Fokus Kesehatan, Pendidikan dan Ekonomi OAP

2 weeks ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?