Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Walhi Papua Kritik Sikap Uskup Mandagi yang tidak Menerapkan Laudato Si’ kepada Umatnya
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Lingkungan > Walhi Papua Kritik Sikap Uskup Mandagi yang tidak Menerapkan Laudato Si’ kepada Umatnya
LingkunganTanah Papua

Walhi Papua Kritik Sikap Uskup Mandagi yang tidak Menerapkan Laudato Si’ kepada Umatnya

admin
Last updated: July 27, 2025 03:27
By
admin
Byadmin
Follow:
940 Views
1 year ago
Share
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Maikel Primus Peuki, Direktur Eksekutif Daerah Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Papua, mengajak Uskup Mandagi dan umat Katolik di Papua untuk mengimplementasikan ensiklik Laudato Si’ yang dikeluarkan oleh Paus Fransiskus pada tahun 2015. Ensiklik ini berfokus pada perhatian terhadap lingkungan hidup, tanggung jawab terhadap bumi, dan kebutuhan untuk menciptakan perubahan sosial yang lebih adil.

Iklan Nirmeke

Dengan tema “Tentang Perawatan Rumah Bumi,” ensiklik Laudato Si’ mengajak umat manusia untuk lebih peduli terhadap alam dan mempertimbangkan dampak tindakan kita terhadap generasi mendatang serta makhluk hidup lainnya.

Kata Peuki, Penerapan Laudato Si’ di tingkat gereja, khususnya oleh seorang uskup, bisa menjadi langkah penting dalam menginspirasi umat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan kesejahteraan bersama.

Baca Juga:  Perkuat Basis Gerakan Perlawanan, Sekretariat KNPB Wilayah Yalimo Diresmikan

Pemeliharaan Alam sebagai Bagian dari Spiritualitas

Menurut Peuki, Uskup Mandagi dapat mengajak umat untuk melihat alam sebagai bagian dari ciptaan Tuhan yang harus dihormati dan dijaga. Hal ini bisa dilakukan melalui retret atau kegiatan spiritual di alam terbuka yang mengajak umat untuk merasakan kedekatan dengan alam dan menghargai karya Tuhan dalam alam semesta.

Menjadi Suara untuk Kebijakan Lingkungan yang Berkelanjutan

Sebagai pemimpin gereja, kata Peuki, Uskup Mandagi memiliki pengaruh besar dalam masyarakat. Dia bisa menggunakan posisinya untuk berbicara tentang pentingnya kebijakan pemerintah yang pro-lingkungan dan mendukung keberlanjutan.

Baca Juga:  Memberikan Kenyamanan Bagi Masyarakat, Pj Bupati beserta Rombongan Borong Jualan Mama-mama di Pasar Sugapa

“Ini bisa melibatkan advokasi mengenai penebangan liar, pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana, atau perlindungan terhadap ekosistem yang rentan,” katanya.

Penerapan Laudato Si’ oleh Uskup Mandagi di keuskupannya dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat, bukan hanya dalam hal pelestarian lingkungan, tetapi juga dalam membentuk kesadaran sosial yang lebih tinggi tentang keadilan sosial dan ekonomi.

“Dengan menerapkan prinsip-prinsip yang terkandung dalam Laudato Si’, gereja dapat menjadi agen perubahan yang mendorong umat untuk hidup lebih bijaksana, berkelanjutan, dan lebih peduli terhadap ciptaan Tuhan yang ada di sekitar mereka,” ujarnya. (*)

Related

You Might Also Like

Agus Kossay Apresiasi Kapolres Jayawijaya Buka Ruang Demokrasi bagi Massa KNPB

Mahasiswa Bersama Masyarakat Hubikiak Larang LMA Bikin Kegiatan Deklarasi di Wamena

TPNPB: Warga Imigran Indonesia dan Orang Papua Diminta Jaga Jarak dengan Aparat Militer di Wilayah Konflik

KPU Lanny Jaya Minta Masyarakat Kawal Suara dan Berani Laporkan Kecurangan di Lapangan

Louching Indeks Kerawanan Pemilu, Bawaslu Lanny Jaya Minta Semua Pihak Jaga Netralitas

TAGGED:Perampasan Tanah Masyarakat Adat di MeraukePSN di MeraukeWalhi Papua Kritik Sikap Uskup Mandagi

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Assa Asso Terpilih sebagai Ketua Papuan Voices Nasional Periode 2025–2028
Next Article Ribuan Masyarakat Jayawijaya Hadiri Serah Terima Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Dana Otsus Papua Besar, Pengawasan Lemah, Rakyat Masih Menunggu Kesejahteraan
Artikel Catatan Aktivis Papua
14 hours ago
Jejak Sunyi Bruder Eligius Fenenteruma, OFM: Fransiskan Pertama dari Orang Asli Papua
Artikel
20 hours ago
SPWP Soroti MBG di Papua, Henius: Jangan Abaikan Pendidikan dan Kesehatan
Papua Pegunungan Tanah Papua
21 hours ago
16 Ton Beras untuk Warga Kondaga, Kepala Distrik Tekankan Pembagian Merata
Papua Pegunungan
21 hours ago
Baca juga
Lingkungan

WALHI Papua: Pengakuan Hak Masyarakat Adat Penting untuk Kelestarian Hutan

1 year ago
Tanah Papua

Menolak Kehadiran Korem di Muliama, Mahasiswa: Kehadiran Aparat Identik Dengan Teror dan Intimidasi Warga Sipil

2 years ago
LingkunganPapua PegununganPendidikan

HMPJ Soroti Rencana Kantor Vertikal di Wamena, Dinilai Ancam Hak Ulayat dan Picu Konflik Agraria

4 months ago
Papua PegununganTanah Papua

SPPMPP Tegaskan Jabatan Sekda Papua Pegunungan Harus Diisi Putra Asli Lapago

5 months ago
Tanah Papua

Inflasi Kabupaten Jayawijaya Turun Signifikan

2 years ago

Masyarakat Wouma Geram Dengan Pernyataan Lenis Kogoya Yang Ingin Siapkan Lapangan Perang di Wouma Atas

4 years ago
Tanah Papua

Uskup Matopai Berkunjung ke Wamena, ini Doa dan Harapan Umat Hubula

3 years ago
InfrastrukturPendidikanTanah Papua

Pemerintah Jangan Paksa, Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur di Welesi Masih Bermasalah

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?