Jayapura, nirmeke.com – Aksi demo damai terkait Demokrasi dan HAM Mati Rakyat Papua Tercekik oleh Aliansi Mahasiswa Papua Komite Kota Bali di hadang Ormas Patriot Garuda Nusantara (PGN) dan dilempari botol, batu dan sambal pedas kepada masa aksi.
Puluhan masa aksi berkumpul dan bergerak ke titik aksi di perempatan lampu merah Sudirman Denpasar Bali namun sudah di hadang Ormas yang sudah duluan jaga di depan Fakultas Pariwisata Universitas Udayana Bali.
Herry Meage selaku Korlap mengatakan aksi tersebut rencananya akan di lakukan di bundaran lampu merah Sudirma namun sudah di pantau dan dijaga oleh Ormas PGN.
“Pukul 09:50 masa aksi dihadang Ormas PGN, lalu dilanjutkan dengan negosiasi dengan baik dengan Ormas namun aksi negosiasi tidak berjalan baik karena terjadi saling dorong hingga terjadi perampasan poster untuk dirusak,” kata Korlap.
Dengan kondisi seperti, maka terjadi aksi dorong mendorong dengan Ormas PGN.
“Lalu masa aksi mundur karena Ormas terus memukul masa dan melempari masa dengan botol, batu dan sambal pedas ke arah masa aksi hingga beberapa kawan-kawan kena lemparan dan sambal pedas di mata dan testa dan kepala berdarah,” ujarnya.
Dengan melihat situasi yang tidak kondusif masa aksi kembali ke titik kumpul karena ormas terus melakukan pelemparan kepada masa aksi.
Nama- nama Korban luka luka
- Wemi – kena lemparan batu di kepala
- Gabi : Kena pukulan dari PGN dan Kepala bocor kena batu
- Yohanes : kena batu dan Luka di tangan
- Yuno : Testa pica dan berdara kena Batu
- Bolikam : Jari kaki tersobek kena Bambu
- Erik w : Kena batu di kakiPaman: kena Batu di kaki
- Kepno: Kena Batu Di betis Kaki dan kena pukulan
- Daut Mote: kena Air berisi rica rica
- Tapo: kena kayu di Tangan
- Ampix: Kena pukulan di kepala dan kena lemparan bartu di Belakang
- Herry: Kena air rica
- Andi: Kena Lemparan air rica
Barang yang di rusak
– Beberapa Poster di rusak oleh PGN
– Tali komando
– Peti Simbolik Ham Dan Demokrasi di sobek
– Spanduk di rampas.
