Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: RAMBUT DI MATA ORANG HUGULA
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Pena Papua > Seni & Budaya > RAMBUT DI MATA ORANG HUGULA
Seni & Budaya

RAMBUT DI MATA ORANG HUGULA

admin
Last updated: June 7, 2024 14:01
By
admin
Byadmin
Follow:
2k Views
2 years ago
Share
Tampak Seorang Pemuda Papua dengan rambut Gimbal - Dok Pribadi
SHARE

Oleh: Soleman Itlay

Iklan Nirmeke

Dalam pandangan orang Papua, khususnya orang Hugula, merawat rambut memiliki makna tersendiri. Karena dari waktu ke waktu terus mewariskan kebiasaan ini, walaupun seiring dengan perkembangan zaman makin berubah.

Pandangan Yunani-Hugula

Pandangan orang Hugula kadang kala sama dengan orang Athena (Yunani), China, Jepang, Peleponesos, dan Eropa Utara yang menunjukkan status sosial, terutama kekayaan pada saat liburan keagamaan. Tapi ada sisi tertentu yang berbeda.

Orang Yunani yang status sosialnya lebih tinggi, secara turun temurun diajarkan untuk merawat rambutnya guna menjaga wibawa, kehormatan dan kesohoran di publik. Karena itulah tidak heran apabila banyak sekali dewa/dewi mereka memiliki rambut lingkar.

Orang Yunani Kuno, Tiongkok dan Eropa lainnya, yang memiliki rambut pendek sebagai budak, orang miskin dan kelasnya sangat rendah. Orang dipandang semakin pantas apabila memiliki rambut dan dirawat secara baik.

Bagi orang kaya, rambut yang panjang dan melingkar menunjukkan sebuah mahkota. Jika tidak dipandang sebagai suatu penghinaan serius yang bisa menimbulkan kesan buruk. Karena itu, banyak tokoh mitologis, penyair, dan filosof memiliki rambut panjang.

Ekspresi Hidup

Bedanya dengan orang Hugula, adalah siapa saja bisa melingkar rambut. Disini ada kebebasan. Tidak ada sekat sosial antara orang terpandang dan miskin. Siapa saja bisa mengekspresikan diri pada mahkotanya.

Baca Juga:  Kapan Orang Hugula Menetap Dan Menganut Agama Lokal di Wilayah Hugulama?

Memang sama seperti orang Yunani ataupun Tionghoa, rambut disimbolkan dengan mahkota kehormatan dan keagungan. Tetapi sekali lagi tidak diukur dari status sosialnya.

Paling penting adalah, bagi orang Hugula rambut lingkar dengan menggunakan busana tradisional merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan.

Kenakan koteka sekalipun biasa-biasa saja. Tidak dilihat sebagai sesuatu yang memiliki unsur seksualitas dan pornografi. Busana tradisional yang etis sudah terpuji selama bertahun-tahun dengan rambut lingkar tersebut.

Masyarakat, baik perempuan maupun laki-laki bebas bergaul. Makan minum, cerita, bekerja, berpesta dan lainnya sama-sama. Tapi tidak menyapa. Tidak pernah menganggu perempuan pada siang bolong, seperti “anjing, kuda, sapi, ayam dan lainnya” yang tidak tahu malu.

Produksi Minyak

Orang Hugula memiliki cara tersendiri untuk memproduksi minyak rambut. Misalnya, dengan lemak ternak atau babi liar, buah merah, minyak rotan, dan lainnya.

Cara mengolahnya pun berbeda-beda. Tentu memiliki pengetahuan dasar yang sangat menarik. Namun, cara-cara lama tersebut semakin kesini semakin dilupakan.

Baca Juga:  Dibalik ketertingalan, Korowai menjadi ikon parawisata dunia

Apabila ada acara adat, atau pesta adat, ataupun hendak pergi ke tempat duka, karena itu akan berhadapan dengan banyak orang, maka sebelum jalan ia harus merapikan rambutnya terlebih dahulu dari rumah.

Pokoknya, kalau sudah mendapatkan daging atau lemak babi, ia harus sisihkan atau persembahan untuk rambut. Simpan di bambu panjang dengan ukuran 1-2 meter. Kemudian itu simpan di tempat yang aman dan bebas dari serangan tikus dan lainnya.

Orang tidak bisa mengambil lemak babi di bambu itu sembarangan untuk mendapatkan butuh waktu. Kalau butuh sekali harus minta ijin. Kalau tidak bisa dapat kutukan atau bisa menimbulkan perselisihan.

Merawat Rambut

Dulu hanya ada dua jenis pilihan. Pertama, membiarkan rambut tumbuh sendiri. Kedua, atau sisir rambut dengan kayu khusus dan melingkarnya.

Saya punya bapa pernah cerita, bahwa setiap hari ia harus rawat rambut. Kalau tidur di honai harus sangat hati-hati. Semua orang harus atur posisi baik. Takutnya kaki dan tangan orang lain merusak rambut yang sudah ditata rapi. (*)

Noth!

Kota Rusa | Kamis, 6 Juni 2024

Related

You Might Also Like

Libarek Menjadi Pelopor Penetapan Hukum Adat di Jayawijaya

Memahami Sejarah dan Perkembangan Musik Rap

Kebudayaan Dan Kekuasaan

Seni, Musik, dan Aksi Peduli Hutan Papua Bersama WALHI & KORK Papua

Menguak Simbolisme Kuno Noken dalam Tradisi Pernikahan Adat Lembah Baliem

TAGGED:Kepercayaan Orang HugulaOrang HugulaRambut Gimbal Orang Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Menantikan Uskup Agung Merauke Yang Baru
Next Article Pemda Sorong Terbitkan SK Pengakuan Perlindungan dan Penghormatan Hak Masyarakat Hukum Adat dan Wilayah Adat
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

HMPJ Audiensi dengan DPRD Jayawijaya, Soroti Beasiswa Studi Akhir dan Tempat Tinggal Mahasiswa di Jayapura
Pendidikan
8 hours ago
BP3OKP Dorong Dana Otsus Jayawijaya Fokus Kesehatan, Pendidikan dan Ekonomi OAP
Papua Pegunungan
9 hours ago
KPA Jayawijaya Catat 5.000 Kasus HIV, 3.400 Lebih Pasien Lost Follow Up
Kesehatan
9 hours ago
Dana Otsus Jayawijaya 2026 Capai Rp290 Miliar, 56 Persen Dialokasikan untuk Pendidikan
Papua Pegunungan Pendidikan
9 hours ago
Baca juga
Seni & Budaya

Noken Simbol dan Identitas Orang Papua

3 years ago
Catatan Aktivis PapuaSeni & Budaya

Sean Rii, Musik Melanesia dan Irama Perlawanan

2 years ago
PendidikanSeni & BudayaTanah Papua

Pengurus Sekolah Adat Siap Gelar Festival Sekolah Adat Hugulama I Tahun 2026

11 months ago
ArtikelSeni & Budaya

Mengapa Saya Tidak Suka Disebut Suku Dani?

4 years ago
Papua TengahSeni & Budaya

Lis Tabuni Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI kepada Komunitas Papua Kreatif di Nabire

7 months ago
PariwisataSeni & Budaya

Dibalik ketertingalan, Korowai menjadi ikon parawisata dunia

3 years ago
ArtikelPena PapuaSeni & Budaya

Perempuan Lani dan Tali atau Cawat

10 months ago
Seni & BudayaTanah Papua

Musisi, Komunitas, dan Jurnalis Bersatu Galang Dana untuk Siswa Pengungsi Nduga

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?