Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: LBH Papua Kecam Pernyataan Wali Kota Jayapura yang Dinilai Diskriminatif dan Anti-Demokrasi
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > LBH Papua Kecam Pernyataan Wali Kota Jayapura yang Dinilai Diskriminatif dan Anti-Demokrasi
Tanah Papua

LBH Papua Kecam Pernyataan Wali Kota Jayapura yang Dinilai Diskriminatif dan Anti-Demokrasi

admin
Last updated: June 18, 2025 18:38
By
admin
Byadmin
Follow:
272 Views
1 year ago
Share
Abisay Rollo Walikota Jayapura - Istimewa
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua mengecam keras pernyataan Wali Kota Jayapura, Abisay Rollo, yang dianggap diskriminatif terhadap warga pegunungan Papua dan bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi serta hak asasi manusia.

Iklan Nirmeke

Dalam siaran pers tertanggal 17 Juni 2025, Direktur LBH Papua, Festus Ngoranmele, menyebut bahwa pernyataan Walikota yang menyebut akan “mengembalikan” warga gunung ke kampung jika kembali berdemo di Kota Jayapura, merupakan bentuk pelanggaran konstitusi dan ancaman serius terhadap hak-hak warga negara.

“Pernyataan tersebut adalah bentuk diskriminasi, rasisme, dan pelanggaran hak konstitusional warga negara untuk berekspresi dan berdemonstrasi secara damai,” tegas Festus.

LBH Papua mengingatkan bahwa hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum dijamin oleh Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 serta Pasal 28 UUD 1945. Ancaman terhadap hak ini, kata Festus, menunjukkan ketidakpahaman mendalam terhadap prinsip negara hukum sebagaimana tercantum dalam Pasal 1 ayat (3) UUD 1945.

Baca Juga:  Mahasiswa 7 Wilayah Adat Asal Papua Kota Studi Provinsi Gorontalo Demo Tolak Transmigrasi di Tanah Papua

“Wali Kota seharusnya menjadi teladan dalam menjunjung tinggi demokrasi dan HAM, bukan justru menjadi pihak yang menghasut dan memprovokasi,” lanjutnya.

Menurut LBH Papua, pernyataan Walikota Jayapura telah melanggar sejumlah aturan hukum, di antaranya:

  • Pasal 27 ayat (1) tentang kesamaan hak seluruh warga negara,
  • Pasal 28I ayat (2) tentang hak bebas dari perlakuan diskriminatif,
  • serta UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan dan prinsip Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB).

LBH Papua juga mengungkap bahwa Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Papua telah mengirimkan surat teguran kepada Wali Kota Jayapura atas dugaan pelanggaran AUPB yang dilakukan dalam pernyataannya.

Baca Juga:  PSI Target Satu Kursi Fraksi Untuk DPRD Papua Pegunungan

Atas dasar tersebut, LBH Papua menyampaikan empat tuntutan:

  1. Wali Kota segera mencabut pernyataan yang dianggap diskriminatif dan provokatif;
  2. Menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada warga pegunungan Papua;
  3. Menjamin perlindungan hukum terhadap aksi demonstrasi damai warga sesuai UU;
  4. Membuka ruang dialog yang konstruktif dan terbuka untuk mengatasi persoalan diskriminasi.

“Kami mendesak agar pernyataan tersebut tidak hanya dikoreksi, tetapi juga diikuti dengan langkah nyata untuk memulihkan kepercayaan publik,” pungkas Festus Ngoranmele.

Pernyataan kontroversial Wali Kota Jayapura sebelumnya menuai kecaman dari berbagai pihak karena dinilai berpotensi memecah belah sesama Orang Asli Papua (OAP), khususnya antara masyarakat pantai dan pegunungan.(*)

Pewarta: Aguz Pabika

Related

You Might Also Like

257 CPNS Kabupaten Lanny Jaya Mengikuti Ujian Tes

Eksepsi Ditolak, Forum Mahasiswa Papua di Makassar Desak Pembebasan Empat Tapol Papua

Benny Mawel: Sekolah Adat Harus Jadi Fondasi Pendidikan Berbasis Budaya

Sempat di Hadang Polisi, KNPB Gelar Aksi di Lapangan Zakeus Abepura

Bupati Jayawijaya Serahkan Bansos Rp20,2 Miliar: Pastikan Tepat Sasaran dan Transparan

TAGGED:Abisay RolloLBH Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Ketua DPRP: Jangan Stigma Warga Papua Separatis dari Penampilan Gimbal dan Janggut
Next Article Masyarakat Sipil Nilai Tanggapan Pemerintah soal PSN Merauke Abaikan Fakta Lapangan
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Alpius Yigibalom Dorong Penguatan Manajemen Keuangan UMKM di Papua Pegunungan
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan
4 days ago
Pegiat Literasi Desak Pemprov Papua Pegunungan Bangun Perpustakaan Daerah di Wamena
Papua Pegunungan
4 days ago
Wabup Esau Miram Tutup Paripurna DPRK, Tegaskan Transparansi APBD dan Pembangunan Berkelanjutan
Papua Pegunungan
4 days ago
Mahasiswa Uncen Asal Intan Jaya Desak Pemprov Papua Tengah Bentuk Tim Penanganan Konflik
Pendidikan Polhukam Tanah Papua
4 days ago
Baca juga
Tanah Papua

Menolak Kehadiran Korem di Muliama, Mahasiswa: Kehadiran Aparat Identik Dengan Teror dan Intimidasi Warga Sipil

2 years ago
Tanah Papua

Jadikan Rumah Bersama Semua Suku, Pemerintah Segera Benahi Tapal Batas di Nabire

3 years ago
HeadlineTanah Papua

Di Wamena, TNI Backup Pembongkaran Paksa Lahan Perkebunan Milik Masyarakat

3 years ago
LingkunganPolhukamTanah Papua

Nobar “Pesta Babi” Uncen, Soroti Ancaman Ekosida dan Hak Masyarakat Adat Papua

4 months ago
PendidikanTanah Papua

Alexander Hisage Terpilih Pimpin HMPJ Jayapura Periode 2025–2027

8 months ago
Tanah Papua

Diduga Lakukan Mutasi Pegawai Sepihak, PJ Bupati Lanny Jaya Didemo Keluarga

2 years ago
Tanah Papua

FPD Yahukimo Minta KPU Bersikap Transparan Laksanakan Pleno Tingkat Distrik Dekai Kota

2 years ago
LingkunganPolhukamTanah Papua

Koalisi HAM Papua: Presiden Harus Cabut PSN yang Rampas Tanah Adat di Merauke

9 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?