Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Mahasiswa 7 Wilayah Adat Asal Papua Kota Studi Provinsi Gorontalo Demo Tolak Transmigrasi di Tanah Papua
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Mahasiswa 7 Wilayah Adat Asal Papua Kota Studi Provinsi Gorontalo Demo Tolak Transmigrasi di Tanah Papua
Tanah Papua

Mahasiswa 7 Wilayah Adat Asal Papua Kota Studi Provinsi Gorontalo Demo Tolak Transmigrasi di Tanah Papua

admin
Last updated: November 17, 2024 07:08
By
admin
Byadmin
Follow:
654 Views
2 years ago
Share
Ini Persyataan Sikap Mahasiswa 7 Wilayah Adat Asal West Papua Kota Studi Provinsi Gorontalo Terkait Transmigrasi - Dok Pribadi
SHARE

Gorontalo, nirmeke.com – Mahasiswa 7 Wilayah Adat asal West Papua di kota studi Provinsi Gorontalo serta 15 organisasi menolak kehadiran transmigrasi ilegal di atas tanah Papua. Sebab menurut mereka, program trasmigrasi adalah dampak buruk bagi masyarakat adat di Tanah Papua dari Sorong hingga Merauke – West Papua.

Iklan Nirmeke

“Aksi ini adalah aksi perlawanan program transmigrasi karena hal itu sangat berdampak buruk terhadap masyarakat adat di Tanah Papua,” kata Wiji Korlap aksi tolak Transmigrasi, Sabtu, (16/11/2024).

Menurut Wiji, dampak transmigrasi mengorbankan rakyat Papua melalui ekspoitasi SDA. Seperti halnya kehadiran PT Freeport Indonesia yang terus merusak lingkungan akibat limbah kimia serta terus mengeksploitasi hutan dan tanah di Papua.

“Program trasmigrasi harus dihapuskan atau dihilangkan karena program tersebut berdampak buruk bagi masyarakat Papua. Papua membutuhkan guru dan dokter bukan trasmigrasi,” tegasnya dalam orasi.

Mahasiswa 7 Wilayah Adat Papua menegaskan masyarakat Papua tidak membutuhkan orang Jawa dan sekitarnya untuk bangun Papua, kehadiran mereka (Transmigrasi) hanya ingin mengeksploitasi alam Papua.

Baca Juga:  Tiga Unsur Pimpinan Definitif MRP Provinsi Papua Pegunungan Sudah Terpilih

Selanjutnya, Perwakilan Liga Mahasiswa Indonesia Untuk Demokrasi (LMID) Gorontalo dalam orasinya menegaskan bahwa dimana program trasmigrasi akan berdampak buruk atas kehidupan Masyarakat, suku, budaya, bahasa dan adat istiadat Papua itu sendiri sehingga dengan tegas tolak.

“Program trasmigrasi adalah bencana bagi Masyarakat adat di Tanah Papua sehingga Pemerintah Pusat harus mengedepankan kebutuhan utama masyakarakat Papua pada pembangunan manusia lewat pendidikan, kesehatan dan infrastruktur,” harapnya.

Mahasiswa 7 Wilayah Adat Papua menegaskan masyarakat Papua dan 15 organisasi diantaranya KNPB, DPC – APMTPI Wilayah Gorontalo, Liga Mahasiswa Untuk Demokrasi (LMID), Ikatan Mahasiswa Pelajar Indonesia Papua (IMPIP), Ikatan Pelajar Mahasiswa – Puncak Jaya (IPM-PJ), Ikatan Mahasiswa Pelajar Nabire (IMAPEN), Pelajar Mahasiswa Tolikara (PMT), Ikatan Mahasiswa Pelajar Dogiyai (IMAPEDO), Perkumpulan Mahasiswa – Lanny Jaya (PM-LJ), Ikatan Mahasiswa Deiyai (IMADEI), Ikatan Pelajar Mahasiswa Puncak (IPMP), Ikatan Mahasiswa Paniai (IMAPA), Himpunan Pelajar Mahasiswa Nduga (HPMN), Perkumpulan Pemuda Mahasiswa – Gereja Baptis Papua (PPM-GBP), Dan Perkumpulan Pemuda Mahasiswa – Gereja Injil Di Indonesia (PPM-GIDI), menyampaikan isu sentral pernyataan sikap yaitu:

  1. Pemerintah Republik Indonesia stop adu domba masyarakat Papua dan masyarakat Jawa dalam program transmigrasi;
  2. Tolak investor asing dan cabut proyek strategis nasional di atas tanah Papua;
  3. Elite politik Papua stop gadai tanah Papua demi kepentingan pribadi;
  4. Tarik militer organik dan non organik di atas tanah Papua;
  5. Tolak terosisme dan Polda Papua segera ungkap pelaku pelemparan bom molotov di kantor Jubi;
  6. Tolak Pemilu tahun 2024;
  7. Lawan segala bentuk diskriminasi dan rasialisme di atas muka bumi;
  8. Meepago, apago, Saireri, Domberai, Bomberai, Animha, Mamta, Tabi bukan tanah kosong;
  9. Segera tuntaskan pelanggaran HAM di atas tanah Papua;
  10. Tolak keras pada seluruh owp tidak memakai atribut negara West Papua saat kampanye politik;
  11. Pemerintah Papua harus bijak dalam menanggapi kebijakan pemerintah pusat yang merugikan masyarakat adat;
Baca Juga:  Peringati Rasisme dan New York Agreement, KNPB Akan Mobilisasi Rakyat Papua Turun Jalan

Related

You Might Also Like

Tenaga Kerja Jembatan Palang Jalan Trans Wamena–Jayapura di KM 39

Prediksi Lonjakan Penumpang, Bandara Sentani Buka Posko Mudik Lebaran

Mahasiswa Uncen Gelar Aksi Memperingati Hari Tani Nasional di Jayapura

LBH Papua Merauke Minta Presiden Hentikan Pelibatan TNI dalam Sengketa Tanah Adat Marga Kamuyend

BEM USTJ–LBH Papua: Deforestasi PSN Perparah Dampak El Nino di Papua

TAGGED:Demo Tolak Transmigrasi di PapuaMahasiswa Papua Tolak Transmigrasi di Tanah Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Majelis Rakyat Papua Pegunungan Serukan Pemilu Damai untuk 8 Kabupaten pada Pilgub dan Pilbup 27 November 2024
Next Article Mahasiswa, OKP Cipayung dan Masyarakat Papua Pegunungan Tolak Program Transmigrasi
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Bupati Lanny Jaya: PGBP dan PGBWP Bersatu, Tanda-Tanda Alam Sudah Ada
Papua Pegunungan
1 day ago
Asisten III Pemkab Jayawijaya Buka Seminar, Launching Website dan MPAB HMPJ di Jayapura
Pendidikan
1 day ago
Ketua PGBP Serukan Umat Baptis Papua Hentikan Perang Suku dan Tinggalkan Panah-Parang
Papua Pegunungan
2 days ago
TPNPB Kodap XVI Yahukimo Klaim Nisel Payage dan Meno Heluka Bukan Anggotanya
Polhukam Siaran Pers
2 days ago
Baca juga
LingkunganSiaran PersTanah Papua

Solidaritas Merauke Desak Komnas HAM Rekomendasikan Penghentian PSN Merauke ke Presiden

2 years ago
Tanah Papua

ASN di Jayawijaya Diminta Tidak Terlibat Politik Praktis

3 years ago
Tanah Papua

Buka Forum Gabungan Perangkat Daerah, Pemkab Jayawijaya Fokus Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

2 years ago
Perempuan & AnakTanah Papua

SAKTPP Gelar Diskusi Publik Terkait Pembunuhan Keji Terhadap Dua Ibu Berstatus Pengungsi di Yahukimo

3 years ago
Tanah Papua

MRP Papua Pegunungan Dukung Kebijakan Pemkab Jayawijaya Berantas Miras dan Narkoba

2 years ago
PolhukamTanah Papua

Serangan Drone Bom di Nduga, Tiga Anggota TPNPB Gugur

5 months ago
ArtikelTanah Papua

Sistem Noken dan Konflik Pemilu di Papua: Antara Kearifan Lokal dan Ancaman Demokrasi

2 years ago
Tanah Papua

PMKRI Fakfak Mendukung Susana Kandaimu

2 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?