JAYAPURA, NIRMEKE.COM — Ikatan Pelajar Mahasiswa Pemuda Katolik Dekenat Pegunungan Tengah (IPMPKDPT) menggelar kegiatan Penerimaan Anggota Baru (PAB) di Kapela Pilamo Angkasa, Kota Jayapura, Kamis (8/10/2026). Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan generasi muda untuk memperkuat nilai-nilai kekatolikan sekaligus menjaga identitas budaya Papua.
Kegiatan tersebut diikuti puluhan anggota dan peserta baru yang antusias mengikuti rangkaian acara pembukaan. PAB tahun ini mengusung tema, “Melahirkan Kader-Kader IPMPKDPT yang Mampu Mengembangkan Nilai-Nilai Kekatolikan dalam Budaya Setempat.”
Perwakilan pendiri sekaligus penasihat IPMPKDPT, Alfons Alua, secara resmi membuka kegiatan di Aula Kapela Pilamo Angkasa, didampingi perwakilan gereja dan badan pengurus organisasi.
Dalam sambutannya, Alfons mengapresiasi para pendiri yang telah membangun wadah organisasi bagi pelajar, mahasiswa, dan pemuda Katolik dari Dekenat Pegunungan Tengah.
Ia berharap generasi muda dapat melanjutkan tongkat estafet perjuangan organisasi dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Alfons juga menyampaikan selamat kepada para peserta baru dan mendorong mereka mengikuti seluruh tahapan pembinaan dengan penuh semangat, sebagai bagian dari proses penguatan dan pengembangan diri.
Sementara itu, Sekretaris Umum IPMPKDPT, Darnol Huby, menegaskan bahwa tema PAB bukan sekadar slogan, melainkan memiliki makna penting bagi pembentukan identitas anggota sebagai orang Katolik sekaligus anak Papua yang berakar pada budaya sendiri.
Menurutnya, iman Katolik dan budaya Papua tidak harus dipertentangkan, tetapi dapat dihidupi secara berdampingan dalam kehidupan sehari-hari.
“Adik-adik sekalian, menjadi Katolik tidak berarti kita meninggalkan budaya Papua. Menjadi orang Papua Pegunungan Tengah tidak berarti kita meninggalkan iman Katolik. Kita harus bisa menghidupi keduanya. Iman yang membudaya dan budaya yang beriman. Itulah jati diri IPMPKDPT,” ujar Darnol.
Ia menjelaskan, peserta PAB berasal dari sembilan paroki dan satu kuasi-paroki yang berada di wilayah Dekenat Pegunungan Tengah. Mereka datang ke Jayapura untuk menempuh pendidikan, sehingga organisasi diharapkan menjadi tempat untuk membangun persaudaraan, saling menguatkan, dan mengembangkan potensi diri.
“Kalian datang dari sembilan paroki dan satu kuasi-paroki yang ada di Dekenat Pegunungan Tengah. Orang tua di kampung telah melepas adik-adik datang ke Jayapura untuk menempuh pendidikan. Di sinilah IPMPKDPT menjadikan rumah, rumah untuk belajar, rumah untuk saling menguatkan, dan rumah untuk bertumbuh sama-sama,” jelasnya.
Darnol juga menyampaikan terima kasih kepada panitia dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik secara moril maupun materil, sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan lancar.
Rangkaian Penerimaan Anggota Baru dilanjutkan dengan pembekalan selama beberapa hari, sesuai kesepakatan badan pengurus, panitia, dan anggota. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 8–11 Oktober 2026.
Melalui kegiatan ini, IPMPKDPT berharap para anggota baru dapat bertumbuh menjadi kader muda yang memiliki iman Katolik yang kuat, mengenal jati diri budaya Papua, serta mampu berkontribusi bagi gereja, masyarakat, dan masa depan generasi Pegunungan Tengah.(*)
Pewarta: Agus Wilil

