Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Aktivis yang Idealis, Harus Mandiri
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Pena Papua > Catatan Aktivis Papua > Aktivis yang Idealis, Harus Mandiri
Catatan Aktivis Papua

Aktivis yang Idealis, Harus Mandiri

admin
Last updated: July 11, 2023 00:00
By
admin
Byadmin
Follow:
447 Views
3 years ago
Share
Aksi bisu Rakyat Papua di depan PN Jayapura tuntut pembebasan Victor Yeimo - Dok
SHARE

Para Aktivis yang masi idealis kadang memilih jalannya sendiri tanpa harus bergantung kepada orang lain apalagi kepada mereka yang selama ini di kritiknya, dengan berbagi kebijakan dan kewenangan yang di keluarkan.

Iklan Nirmeke

Menjadi Aktivis yang idealis tentunya banyak tantangan yang harus di hadapi. Tantangan yang paling sering di hadapi adalah kemandirian secara ekonomi, mengingat bahwa kalau bicara saol ekonomi berarti bicara soal uang.

Para Aktivis memang kaya akan semangat, kaya akan konsistensi, kaya akan ide, kaya akan solusi, namun kekurangan akan uang, dengan demikian kehidupan para Aktivis jauh dari kemewahan, kemapanan, bahkan tidak ada peningktan kehidupan secara materi dan juga fasilitas.

Menjadi Aktivis tidaklah mudah, karena akan berhadapan dengan mereka yang pragmatis, hidup hedonis dan juga opurtunis. Aktivis lebih mengedepankan hati nurani, kebenaran, kejujuran, ketimbang kebohongan dan kecurangan.

Aktivis kadang menjadi dilema dengan tuntutan kehidupan dan juga kebutuhan keluarga, sebab semua orang tidak terlepas dari kebutuhan ekonomi yang melangsungkan kehidupan, dan kadang membuat aktivis tergoda apakah tetap di jalannya atau keluar dari jalannya.

Tuntutan kehidupan akan makan, minum, pakaian, rumah yang layak, kebutuhan anak sekolah juga menjadi kebutuhan para Aktivis. Para Aktivis juga manusia, pasti butuh makan, butuh pakaian, butuh rumah yang layak, bahkan ingin sekolahkan anaknya, walau tetap mempertahankan ide dan pendapatnya.

Pikiran idealis biasanya terbentuk ketika anak-anak muda bergabung dalam sebuah perkumpulan yang mana perkumpulan atau komunitas tersebut memiliki satu tujuan. Tujuan yang ingin di capai itu melalui usaha dan upaya guna mencapainya dengan berbagai cara yang di anggap benar san sesuai untuk di lalui.

Baca Juga:  Sastra Sebagai Gerakan Politik di Papua

Para Aktivis yang idealis kerap kali bersebrangan dengan pemerintah yang dianggap programnya atau kebijakannya tidak sesuai dengan kebutuhan dari mereka yang membutuhkan. Para Aktivis selalu saja mengkritik pemerintah dengan kebijakan yang di anggap tidak sesuai.

Para Aktivis juga sebagai pengimbang yang selalu mengawal dan juga memberikan saran kritikan yang dianggap tajam dan kritis kepada pihak-pihak yang di anggap paling bertanggungjawab, untuk melaksanakan gagasan serta ide yang di sampaikan.

Jika memilih jalan sebagai Aktivis maka harus bersikap konsisten pada pilihan dan juga harus komitmen. Tidak lagi bicara idealis tapi kemudian menjadi opurtunis di belakangnya. Konsistensi menjadi ciri khas bagi pejuang yang idealis dan para Aktivis itu sendiri.

Kadang kebutuhan ekonomi dan masa depan yang cerah membuat sehingga para aktivis tergoda lalu berpaling arah, dan meninggalkan ide dan gagasan lalu terlarut dalam kehidupan pragmatis, hedonis dan opurtunis yang bertentangan dengan nilai kebenaran dan kejujuran.

Aktivis harus lah memikirkan bagaimana agar tidak tergoda oleh keadaan ekonomi maka perlu adanya usaha atau kerja yang menghasilkan agar menjadi mandiri dan tidak lagi bergantung secara ekonomi dan fasilitas kepada orang lain yang lebih mapan.

Menjadi wira usaha adalah salah satu yang bisa di geluti oleh para Aktivis agar tidak di atur atau di intervensi oleh orang lain. Bebas dan tidak terikat kepada siapa pun, dan terus mempertahankan ide dan gagasan yang di anggap benar dan murni.

Baca Juga:  Benny Wenda Bicara di Forum MSG, Delegasi RI Walk Out!

Memiliki usaha sendiri, berarti menjadi tuan dan bos atas usaha itu dan bebas mengendalikannya, kemudian dari hasil usaha itu bisa membiayai kebutuhan hidup tapi juga tetap mempertahankan sikap idealis yang tidak tergoda oleh kebutuhan ekonomi yang mengancam.

Setiap usaha entah usaha apa saja jika di geluti dengan sungguh dan tekun maka akan mendapatkan hasil yang memuaskan, para Aktivis mesti mandiri secara ekonomi, agar tetap mempertahankan idealisme itu, menjadi hidup dan terus berlangsung.

Para Aktivis harus memiliki usaha yang menghasilkan agar kuat dan mandiri secara ekonomi, dan hasil dari usaha itu bisa membantu dalam setiap perjuangan yang di lakukan untuk mewujudkan cita-cita serta harapan yang ingin di capai.

Aktivis yang idealis tidak boleh cengeng atau banyak mengeluh dengan keadaan ekonomi yang selalu di hadapi, aktivis mulai memikirkan untuk mencari solusi dengan buat usaha yang menghasilkan agar tetap mandiri dan tidak lagi mengeluh.

Aktivis yang idealis tidak hanya memperuangkan ide serta gagasan tetapi juga harus mandiri secara ekonomi. Jika sudah mandiri secara ekonomi dengan memiliki berbagai jenis usaha maka ide atau gagasan bisa terwujud dengan bantuan dari ekonomi yang sudah mandiri.  #SalamJuang

Derita Negeri,

Jalanan, 29 April 2023

Related

You Might Also Like

Politik Uang Merusak Nilai Demokrasi Di Papua

Peran Utama Militer Kolonial Di Wilayah Jajahan

KEMAJUAN YANG MENGHANCURKAN

Minta Orang Papua Tahu Diri, Menteri Bahlil Dikecam: Jangan Peralat Papua Untuk Jilat Presiden

Papua, ATM Militer: Konflik yang Dipelihara demi Proyek Keamanan

TAGGED:Aktivis PapuaPapua Merdeka

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Papuan Voices Gelar FFP ke VI Tahun 2023, Bertajuk “Dari Kampung Kitong Cerita”
Next Article Tolak Bangun Kantor Gubernur, Tiga Aliansi Suku di Wamena Palang Jembatan Wouma
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
2 days ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Pegiat Literasi Salurkan Buku Bacaan untuk Pemuda Gereja Baptis Onggeme, Dorong Generasi Muda Cintai Pendidikan
Pendidikan Sastra
2 days ago
Komisi B DPRK Jayawijaya Soroti Sektor Pertanian, Koperasi, dan Pasar dalam Rekomendasi LKPJ 2026
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
Catatan Aktivis Papua

Genap Satu Tahun, Indonesia Abaikan Pilot Philip Marthens Ditangan Brigjen Egianus Kogeya

2 years ago
Catatan Aktivis PapuaPendidikan

Saatnya Kaum Sarjana Berdiri Bersama Rakyat

3 years ago
Catatan Aktivis Papua

Ketika Kita Berkata Jujur Tentang Papua, Maka Papua Sesungguhnya Bukan Indonesia

2 years ago
Catatan Aktivis Papua

JALAN TUA DEMOKRASI

3 years ago
Catatan Aktivis Papua

60 Tahun Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Papua Barat (1963-2023)

3 years ago
Catatan Aktivis Papua

Isu Naiwerek dan Propaganda Penantang: Respons Bijak bagi Orang Baliem

2 years ago
Catatan Aktivis PapuaSeni & Budaya

Kebudayaan Dan Kekuasaan

2 years ago
Catatan Aktivis Papua

Yesus Itu Sosialis, Sang Pemberontak!

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?