Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: 11 Warga Sipil Tewas, YKKMP Desak Negara Akhiri Konflik Bersenjata di Papua
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > 11 Warga Sipil Tewas, YKKMP Desak Negara Akhiri Konflik Bersenjata di Papua
HeadlinePolhukamTanah Papua

11 Warga Sipil Tewas, YKKMP Desak Negara Akhiri Konflik Bersenjata di Papua

admin
Last updated: August 27, 2025 13:38
By
admin
Byadmin
Follow:
540 Views
1 year ago
Share
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Direktur Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP), Theo Hesegem, mendesak pemerintah pusat segera mencari solusi konkret untuk mengakhiri konflik bersenjata yang terus berlangsung di Papua.

Iklan Nirmeke

Seruan tersebut disampaikan menyusul insiden tragis pembunuhan 11 warga sipil non-Papua, para pendulang emas, di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, pada 6–8 April 2025.

Theo menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kejadian tersebut, seraya berharap agar para korban diterima di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.

“Pembantaian ini diduga dilakukan oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), yang menuduh para korban sebagai intelijen TNI/Polri. Namun jika memang benar demikian, maka tuduhan itu harus dibuktikan secara sah,” ujar Theo dalam keterangannya.

Aktivis Hak Asasi Manusia ini menekankan pentingnya pembuktian untuk menjaga kepercayaan publik, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Tanpa bukti yang sah, seperti kartu anggota TNI/Polri atau senjata yang disita dari korban, menurutnya tuduhan tersebut tidak dapat dibenarkan dan justru menambah daftar panjang warga sipil tak bersalah yang menjadi korban.

Baca Juga:  Biro Perkauan GKII Wilayah IV Papua Gelar Ibadah Gerbang Natal

“YKKMP berkomitmen memperjuangkan hak hidup semua orang, tanpa memihak kepada pihak manapun. Setiap manusia adalah ciptaan Tuhan yang berhak hidup bebas dari kekerasan dan ancaman,” tambahnya.

Theo juga menyoroti situasi keamanan yang semakin memburuk di Papua. Ia meminta agar para pendulang emas, pengusaha, guru, dan petugas kesehatan yang bekerja di daerah rawan konflik segera dievakuasi demi keselamatan mereka.

“Nyawa manusia adalah yang paling utama. Konflik bersenjata seharusnya hanya melibatkan pihak yang bertikai, bukan masyarakat sipil,” tegasnya.

Lebih lanjut, Theo mengingatkan bahwa insiden pembunuhan terhadap pendulang emas di Yahukimo bukan yang pertama. Ia menyebut kasus serupa pernah terjadi pada tahun 2019, namun hingga kini keluarga korban belum mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah.

Baca Juga:  Markus Haluk Ingatkan Mahasiswa Jayawijaya Tentang Pentingnya Literasi

Theo juga menilai bahwa konflik bersenjata tidak akan pernah menjadi solusi bagi permasalahan Papua, kecuali jika kedua belah pihak bersedia untuk berdialog secara terbuka dan damai.

“Saya berharap Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah konkret melalui Kementerian Hukum dan HAM untuk menyelesaikan konflik ini demi kemanusiaan, bukan demi kepentingan politik,” tutupnya.

Rekomendasi YKKMP:

  1. Presiden RI diharapkan segera mengambil langkah penyelesaian konflik bersenjata di Papua.
  2. Pemerintah diminta menarik pasukan non-organik dari Papua dan menghentikan mobilisasi pasukan baru.
  3. Guru, tenaga kesehatan, dan pelaku usaha di daerah konflik diusulkan untuk segera dipulangkan ke kota.
  4. Pemerintah pusat diimbau membuka ruang dialog dengan tokoh-tokoh politik Papua guna mencari solusi damai. (*)

Pewarta: Aguz Pabika

Related

You Might Also Like

PSN vs Konstitusi: Mahasiswa dan Adat Bersatu di Sidang MK

SK Gubernur Dipersoalkan, Dugaan Abaikan Hasil Pansel DPRK Picu Gejolak Publik

KNPB Balim Barat Minta Victor Yeimo DibebaskanTanpa Syarat

Pengaktifan Kembali Aloisius Giyai Sebagai Direktur RSUD Jayapura Sudah Sesuai Aturan

Tiga Pimpinan Daerah Turun Langsung Redam Konflik Warga Yali–Lani di Wamena

TAGGED:Direktur Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP)Konflik Bersenjata di YahukimoTentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB)Theo Hesegem

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Paskah Jadi Momentum Kebangkitan Rohani Pemuda Yahukimo
Next Article Tujuh Tahun Terlantar: Pengungsi Nduga Tagih Janji Negara
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Dana Otsus Papua Besar, Pengawasan Lemah, Rakyat Masih Menunggu Kesejahteraan
Artikel Catatan Aktivis Papua
10 hours ago
Jejak Sunyi Bruder Eligius Fenenteruma, OFM: Fransiskan Pertama dari Orang Asli Papua
Artikel
16 hours ago
SPWP Soroti MBG di Papua, Henius: Jangan Abaikan Pendidikan dan Kesehatan
Papua Pegunungan Tanah Papua
17 hours ago
16 Ton Beras untuk Warga Kondaga, Kepala Distrik Tekankan Pembagian Merata
Papua Pegunungan
17 hours ago
Baca juga
PolhukamTanah Papua

Kuasa Hukum Nilai Vonis Kasus Penembakan di Yahukimo Belum Maksimal

10 months ago
Tanah Papua

LBH Pers dan Polisi Serahkan Bukti di Sidang Kasus Teror Bom Victor Mambor

2 years ago
Tanah Papua

Raih WTP ke-12, Yunus Wonda: Rakyat Butuh Perubahan, Bukan Sekadar Penghargaan

3 months ago
Tanah Papua

KNPB Wilayah Baliem–Wamena Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Yakobus Hiluka

9 months ago
Catatan Aktivis PapuaTanah Papua

Propaganda dan Pengalihan Isu oleh Kepolisian Dalam Aksi Demo Damai Pelajar di Papua

2 years ago
InfrastrukturTanah Papua

PJ Gubernur Papua Pegunungan Dikritik soal Banyaknya Honorer Non Papua

3 years ago
HeadlineTanah Papua

MRP Kecam Pemberian Nama Marga Numberi Terhadap Menteri Sosial Tri Rismaharini

3 years ago
Tanah Papua

Ketua DPRK Tolikara Ajak Warga Tanam Pohon dan Aktif Berkebun

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?