Jayapura, nirmeke.com – Solidaritas Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Papua (SAKTPP) memggelar mimbas bebas di Asrama Putra Yahukimo Perumnas lll Waena Kota Jayapura pada hari Sabtu, (25/11).
Mereka menuntut dan mendesak kepada Kapolres Yahukimo dan Kapolda Papua mengungkapkan Pelaku Pemerkosaan serta pembunuhan terhadap 2 ibu di Yahukimo pada 11 Oktober 2023.
Koordinator Aksi Kamus Bayage mengatakan Kapolres Yahukimo dan Polda Papua segera mengungkapkan Pelaku Pembunuhan terhadap 2 ibu di Yahukimo, atas nama Ibu Aminera Kabak dan Ibu Ima Selepole pada 11 oktober 2023 lalu
“Kami menegaskan kepada Kapolres Yahukimo dan Kapolda Papua agar segera ungkap pelaku pemerkosaan dan pembunuhan terhadap dua mama di Yahukimo,” tegasnya kepada media ini.
Sementara itu, Penangunjawab Aksi Mimbar Bebas, Ana Bunai juga mendesak Kepada Komnas HAM segera membentuk Tim Pansus untuk turun melakukan investigasi terhadap kasus pembunuhan terhadap 2 ibu di Yahukimo dan segera adili pelaku.
“Komnas HAM segera turun ke lokasi kejadian guna usut tuntas kasus ini. Dan ungjap pelaku serta segera adili pelaku,” pintanya.
Pada kesempstan itu, solidaritas Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Papua (SAKTPP) menyatakan sikap:
- Dengan Tegas Kami Mendesak Kepada DPRP Provinsi Papua, segera menegaskan kepada TNI-POLRI dan TPNPB untuk menerapkan prinsip-prinsip Konvensi Jenewa tahun 1949 khususnya untuk perlindungan masyarakat sipil di tengah konflik.
- Kami mendesak dengan tegas kepada PMI dan Pemerintah Daerah Kab. Yahukimo untuk memenuhi hak hidup bagi pengungsi dari konflik bersenjata di Kabupaten Yahukimo
- Dengan tegas kami mendesak kepada Kapolda Papua dan Kapolres Yahukimo untuk segera mengungkapkan Pelaku yang melakukan kekerasan seksual dan membunuh dua orang ibu di Yahukimo pada 11 Oktober 2023 lalu.
- Kami mendesak dengan tegas kepada Komnas HAM RI untuk segera membentuk Tim Investigasi dan turun ke Yahukimo guna mengungkapkan Pelaku kekerasan seksual dan membunuh kedua ibu di kota Dekai.
- Kami mendesak kepada Ketua DPRP segera membentuk TIMSUS kemanusiaan untuk menangani persoalan pengungsi dan mengungkapkan pelaku kekerasan seksual dan pembunuhan terhadap dua orang ibu di Yahukimo
- Kami mendesak kepada komisi I DPRP menggunakan fungsi pengawasan DPR untuk mengawasi kinerja kerja KOMNAS HAM RI dan mendesak untuk melakukan investigasi terhadap pemerkosaan dan pembunuhan kedua ibu di Yahukimo.
- Kami mendesak kepada Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap perempuan Papua untuk mendorong Polda Papua Polres Yahukimo dan Komnas HAM RI untuk memenuhi hak atas keadilan bagi dua orang ibu korban kekerasan seksual dan pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku. (*)
