Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Allpino Tabuni: Dari Lanny Jaya Mengelilingi Dunia, Membuktikan Fotografi Bukan Sekadar Hobi
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Pena Papua > Artikel > Allpino Tabuni: Dari Lanny Jaya Mengelilingi Dunia, Membuktikan Fotografi Bukan Sekadar Hobi
ArtikelLensa

Allpino Tabuni: Dari Lanny Jaya Mengelilingi Dunia, Membuktikan Fotografi Bukan Sekadar Hobi

admin
Last updated: April 5, 2025 20:11
By
admin
Byadmin
Follow:
2.3k Views
1 year ago
Share
SHARE

Oleh: Alpino Tabuni

Iklan Nirmeke

Bagi banyak orang, fotografi mungkin hanya sekadar hobi atau cara untuk mengabadikan momen. Namun bagi saya, fotografi telah menjadi jalan hidup yang membawa saya menjelajahi dunia. Saya membuktikan bahwa passion yang ditekuni dengan serius bisa mengubah takdir seseorang. Melalui fotografi, saya tidak hanya bisa mengungkapkan keindahan dunia, tetapi juga menghubungkan diri dengan orang-orang dari berbagai penjuru dunia, dari kampung halaman hingga ke tingkat internasional.

Hingga hari ini, dari sepuluh negara yang saya kunjungi, semuanya tidak terlepas dari hobi sekaligus pekerjaan saya sebagai fotografer dan videografer. Fotografi telah mengantarkan saya ke berbagai belahan dunia dan membuka mata saya terhadap beragam budaya, pengalaman, dan pengetahuan yang tak ternilai.

Awal Mula Perjalanan Mengenal Fotografi

Lahir dan dibesarkan di tengah keindahan alam pegunungan Lembah Agung Wamena dan Tiom, Lanny Jaya, saya tumbuh di lingkungan yang sangat kaya akan pesona alam. Rumah masa kecil saya terletak di antara perbatasan kedua daerah ini, dikelilingi pemandangan alam yang memesona. Sejak kecil, saya sudah mulai tertarik untuk mengabadikan keindahan alam dan aktivitas masyarakat sekitar, meski hanya dengan peralatan sederhana. Hobi ini berkembang menjadi sebuah passion yang akhirnya membawa saya mengelilingi dunia.

Sejak remaja, saya selalu merasa ingin tahu banyak hal, walaupun hidup di desa kecil dengan berbagai keterbatasan. Saya mulai lebih fokus mengembangkan potensi saya di dunia fotografi dan videografi setelah bergabung dengan komunitas Papuansphoto dan Papuansvideomaker, yang merupakan komunitas fotografi terbesar di Papua. Di sela-sela kuliah, saya mulai belajar bagaimana menghasilkan foto yang baik, melakukan hunting foto bersama teman-teman, dan mendokumentasikan berbagai aktivitas di Jayapura.

Baca Juga:  Air Kali Uweima Sumber Kehidupan Masyarakat Balim Huwula

Fotografi Membawa Saya Mengenal Dunia Lebih Luas

Ada dua hal yang saya percaya sangat penting dalam perjalanan ini:
1. Karya yang penuh makna dan keunikan bisa menarik perhatian orang.
2. Ketekunan tidak akan sia-sia – percayalah bahwa kamu pasti bisa!

Saya tidak pernah menyangka bahwa kamera bisa membawa saya melihat dunia. Fotografi mengajarkan saya untuk menghargai setiap detil dan sudut ciptaan Tuhan yang luar biasa. Sejak 2023, saya telah mengunjungi beberapa negara, seperti Jepang, Korea Selatan, Singapura, China, Inggris, Skotlandia, Qatar, Denmark, Swedia, Belanda, Finlandia, dan Jerman. Bukan hanya nama negara yang saya bawa pulang ke Indonesia, tetapi juga cerita, pengetahuan, dan jejak yang saya ukir baik di balik kamera maupun dalam percakapan dan tulisan.

Menginspirasi Generasi Muda Papua

Kisah saya adalah bukti bahwa talenta dan kerja keras dapat mengantarkan seseorang meraih impian, tanpa memandang latar belakang. Saya juga aktif berbagi ilmu dengan pemuda-pemudi Papua, mengajarkan bahwa fotografi bukan sekadar hobi, melainkan bisa menjadi profesi yang menjanjikan.

“Saya ingin anak-anak muda di Papua tahu bahwa mereka memiliki potensi besar. Jangan takut bermimpi besar, asalkan kita mau belajar dan bekerja keras,” pesan saya kepada mereka.

Karya yang Bercerita

Fotografi saya bukan hanya tentang mengambil gambar, tetapi juga menyampaikan cerita melalui lensa saya. Setiap karya yang saya hasilkan berusaha untuk menyampaikan pesan tentang:
1. Pentingnya melestarikan budaya dan adat.
2. Keindahan alam, kehidupan sosial, dan isu-isu yang relevan.

Baca Juga:  Perjalanan Wisisi Asep Nayak

Melalui foto-foto ini, saya berharap dapat menginspirasi orang untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, budaya, dan kehidupan sosial yang ada.

Apa yang Bisa Dipelajari dari Kisah Saya?
Ada beberapa pelajaran yang saya ingin bagikan:
1. Passion bisa menjadi profesi – Jika ditekuni dengan serius, hobi seperti fotografi bisa menjadi sumber penghidupan yang menjanjikan.
2. Asal bukanlah batasan – Saya berasal dari kampung Beam, Lanny Jaya yang terpencil, dan saya membuktikan bahwa kesempatan dapat diraih oleh siapa saja, di mana saja.
3. Fotografi adalah alat perubahan – Gambar memiliki kekuatan untuk menyampaikan pesan dan menginspirasi orang lain untuk melakukan perubahan positif.

Akhir Kata

Kisah saya adalah bukti bahwa kamera bisa menjadi tiket untuk melihat dunia. Dari pegunungan Papua hingga ke berbagai negara, saya membawa nama kampung kecil saya, Beam, serta nama tanah kelahiran saya, Papua Pegunungan, ke seluruh dunia. Saya juga membawa kenangan dan pelajaran dari komunitas tempat saya belajar fotografi, yaitu Papuansphoto.

Semoga kisah saya ini bisa memotivasi lebih banyak anak muda untuk belajar hal baru, mengejar mimpi, dan tidak takut menghadapi tantangan, apapun bentuknya.

“Darimana kita berasal bukanlah alasan untuk kamu berkembang dan terbang tinggi.” – Bryan Tracy. (*)

Related

You Might Also Like

Simbol Sakral Bukan Kostum Politik

5 Jenis Mata Pencaharian Hidup Suku Hugula di Papua (Bagian 2)

Hari Misi Pekabaran Injil di Lembah Hugulama

Nies Words dan Gerakan Literasi di Papua: Membangun Masa Depan dengan Pendidikan yang Inklusif dan Berkualitas

Film “The Women King” Kisah Nyata Dalam Perjuangan Perempuan Afrika

TAGGED:Alpino TabuniKomunitas PapuansphotoKonten Kreator PapuaMenginspirasi Generasi Muda Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Sinergi Warga dan Pemerintah: Wamena Bergerak Wujudkan Kota DANI yang Bersih dan Indah
Next Article Benny Mawel: Calon Anggota DPRP/DPRK Jalur Pengangkatan Diharapkan Tidak Gadaikan Tanah Adat
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
2 days ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Pegiat Literasi Salurkan Buku Bacaan untuk Pemuda Gereja Baptis Onggeme, Dorong Generasi Muda Cintai Pendidikan
Pendidikan Sastra
2 days ago
Komisi B DPRK Jayawijaya Soroti Sektor Pertanian, Koperasi, dan Pasar dalam Rekomendasi LKPJ 2026
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
Artikel

5 Perempuan Papua Hebat Yang Layak Disebut “Kartini Papua”

4 years ago
Artikel

Manuver Politik Ganda Wali Kota Jayapura dalam Pusaran PSU Gubernur Papua

11 months ago
ArtikelEkonomi & Bisnis

Dinan Adii, Mekanik Otodidak Asal Meepago

5 years ago
LensaPendidikan

Komunitas Papuansphoto Berbagi Ilmu Fotografi dan Videografi Dengan Mahasiswa Deiyai di Jayapura

3 years ago
ArtikelCatatan Aktivis Papua

Mengenang Filep Karma Bapak Ideologis Bangsa Papua

2 years ago
ArtikelMRP Papua Pegunungan

Papua vs Papua: Ketika Elit Berdebat, Jakarta Tersenyum

2 months ago
ArtikelSeni & Budaya

Mengapa Saya Tidak Suka Disebut Suku Dani?

4 years ago
ArtikelTanah Papua

Sistem Noken dan Konflik Pemilu di Papua: Antara Kearifan Lokal dan Ancaman Demokrasi

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?