Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: TPNPB: Warga Imigran Indonesia dan Orang Papua Diminta Jaga Jarak dengan Aparat Militer di Wilayah Konflik
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > TPNPB: Warga Imigran Indonesia dan Orang Papua Diminta Jaga Jarak dengan Aparat Militer di Wilayah Konflik
PolhukamTanah Papua

TPNPB: Warga Imigran Indonesia dan Orang Papua Diminta Jaga Jarak dengan Aparat Militer di Wilayah Konflik

admin
Last updated: August 23, 2026 14:58
By
admin
Byadmin
Follow:
102 Views
3 hours ago
Share
SHARE

Yahukimo, nirmeke.com — Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (KOMNAS TPNPB) mengeluarkan imbauan kepada warga sipil, baik orang Papua maupun warga pendatang, untuk menjaga jarak dari aparat keamanan Indonesia di wilayah yang mereka sebut sebagai zona konflik bersenjata.

Iklan Nirmeke

Imbauan tersebut disampaikan dalam Siaran Pers Ke-IV Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB yang dikeluarkan Jumat (21/8/2026) dan ditandatangani juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom.

Dalam siaran pers tersebut, TPNPB juga mengklaim bertanggung jawab atas tewasnya seorang warga yang mereka tuduh sebagai agen intelijen militer pemerintah Indonesia di wilayah Kali Bonto, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Kamis (20/8/2026).

Menurut klaim TPNPB, korban disebut telah menjadi target operasi karena diduga memberikan informasi kepada aparat keamanan terkait keberadaan pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo.

TPNPB menyebut operasi tersebut dilakukan oleh pasukan Batalyon Yallenang yang dipimpin Kombi Yemberenge sekitar pukul 06.23 hingga 07.00 WIT.

Baca Juga:  Dua Anggota TPNPB dan Seorang Warga Sipil Tewas dalam Operasi Militer di Yahukimo

TPNPB Keluarkan Imbauan kepada Warga Sipil

Dalam pernyataannya, TPNPB meminta warga Papua maupun warga pendatang yang berada di wilayah konflik untuk tidak berada dekat dengan aparat militer Indonesia.

“Warga imigran Indonesia dan orang Papua segera jaga jarak dengan aparat militer Indonesia di wilayah perang,” demikian salah satu poin imbauan dalam siaran pers tersebut.

TPNPB juga meminta warga yang menjalankan aktivitas sebagai ASN, anggota legislatif, anggota MRP, tukang ojek, pedagang maupun pelaku usaha lainnya untuk mempertimbangkan aktivitas mereka apabila berada dekat dengan aparat keamanan.

Namun, pernyataan tersebut juga memuat ancaman terhadap kelompok warga tertentu apabila dianggap mendukung pemerintah Indonesia.

Minta Intelijen Keluar dari Wilayah Konflik

TPNPB selanjutnya meminta orang-orang yang mereka klaim sebagai agen intelijen pemerintah Indonesia untuk meninggalkan wilayah konflik bersenjata di Tanah Papua.

Baca Juga:  Walhi Papua Ajak Masyarakat Papua Pilih Pemimpin yang Pro Lingkungan Demi Kelestarian Tanah Papua

Menurut mereka, langkah tersebut dimaksudkan untuk mengurangi potensi jatuhnya korban jiwa dalam konflik bersenjata.

Pernyataan TPNPB tersebut muncul di tengah situasi keamanan di sejumlah wilayah Papua yang masih diwarnai konflik bersenjata antara kelompok bersenjata Papua dan aparat keamanan.

Sementara itu, seluruh klaim mengenai identitas korban, status sebagai agen intelijen, serta kronologi kejadian di Kali Bonto masih memerlukan verifikasi dari pihak berwenang dan sumber independen.

Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB dalam siaran pers tersebut mencantumkan Jenderal Goliath Tabuni sebagai Panglima Tinggi TPNPB-OPM, Letnan Jenderal Melkisedek Awom sebagai Wakil Panglima, Mayor Jenderal Terianus Satto sebagai Kepala Staf Umum, dan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen sebagai Komandan Operasi Umum. [Red]

Related

You Might Also Like

Ini Program Strategis Paslon MURNI For Jayawijaya Periode 2024–2029

KNPI Jayawijaya Tekan Pemerintah Lanny Jaya Tuntaskan Konflik Internal, Jaga Stabilitas Wamena

Dinsos Papua Pegunungan Paparkan Capaian 20 Bulan, Tangani Bencana hingga Bangun Rumah Singgah

Ini Hasil Rapim KNPB VI di Port Numbay Tahun 2024

DPR Papua Tengah Didesak Bentuk Tim Investigasi Intan Jaya

TAGGED:Juru Bicara KOMNAS TPNPBKomandan Operasi TPNPB Kodap XVI YahukimoOperasi Militer di Yahukimo

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Pemkab Yahukimo Musnahkan Minuman Beralkohol, Muncul Desakan Usut Dugaan Pemasokan dari Oknum Aparat
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Pemkab Yahukimo Musnahkan Minuman Beralkohol, Muncul Desakan Usut Dugaan Pemasokan dari Oknum Aparat
Papua Pegunungan
3 hours ago
Kemarau Panjang, Kepala Distrik Libarek Imbau Warga Hentikan Pembakaran Lahan dan Hutan
Papua Pegunungan
3 hours ago
Embun Beku Kembali Melanda Kwiyawagi, Tanaman Pangan Warga Terancam Rusak
Papua Pegunungan
3 hours ago
Hujan Es Hebohkan Tiga Distrik di Lanny Jaya, Rumah Warga Tampak Seperti Diselimuti Salju
Papua Pegunungan
3 hours ago
Baca juga
Tanah Papua

Video Pemukulan Mahasiswa Papua Oleh Ormas Reaksioner NTT Mendapat Kecaman dari Masyarakat Papua

3 years ago
Tanah Papua

Begini Respon Mendagri Soal Laporan Komnas HAM Terkait Polemik Lokasi di Welesi

3 years ago
InfrastrukturKabar DaerahPapua Tengah

Lis Tabuni Dengan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU Bahas Infrastruktur Papua Tengah dan Pemberdayaan OAP

6 months ago
PolhukamTanah Papua

KNPB Sentani Serukan Aksi 15 Agustus, Angkat Isu HAM dan Kemanusiaan di Papua

2 weeks ago
KesehatanPapua Pegunungan

Pemkab Yahukimo Salurkan 1 Ton Beras untuk Hutkimo, 22 Warga Meninggal akibat Wabah dan Kelaparan

6 months ago
PendidikanTanah Papua

Unika Fajar Timur Papua Resmi Diluncurkan pada Penutupan Sinode Keuskupan Jayapura 2026

7 months ago
PendidikanTanah Papua

Aksi Lukatok Ketiga Untuk Membangun Gereja Manusia

3 years ago
PolhukamSiaran PersTanah Papua

LBH Papua Merauke Resmi Didirikan untuk Berikan Bantuan Hukum Gratis di Selatan Papua

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?