Yahukimo, nirmeke.com – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Yahukimo bekerja sama dengan Pemerintah Distrik Panggema menyalurkan bantuan bahan makanan (bama) kepada masyarakat di wilayah Hutkimo, Distrik Panggema, Kabupaten Yahukimo, Rabu (11/3/2026).
Penyaluran bantuan tersebut dipimpin Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Yahukimo, Yobeth Bahabol, bersama Kepala Distrik Panggema, Otopius Menggaruak.
Kepala Distrik Panggema, Otopius Menggaruak, mengatakan bantuan ini merupakan upaya pemerintah untuk membantu masyarakat yang tengah menghadapi kelaparan akibat wabah penyakit yang melanda wilayah Hutkimo.
Menurutnya, masyarakat dari empat kampung di wilayah Distrik Panggema telah diatur agar seluruh warga dapat menerima bagian bantuan secara merata.
“Sejak saya ditunjuk sebagai Kepala Distrik Panggema, saya fokus melayani masyarakat. Hari ini merupakan kunjungan saya yang ketiga ke Hutkimo. Kami akan terus berupaya menyalurkan bantuan, termasuk beras yang akan kami turunkan ke wilayah ini,” ujar Otopius.
Ia juga berharap masyarakat terus memberikan dukungan dan doa agar pemerintah distrik dapat menjalankan tugas pelayanan dengan baik.
Otopius menambahkan bahwa bantuan bagi masyarakat Hutkimo telah beberapa kali disalurkan, mulai dari bantuan bersama Dinas Sosial, bantuan dari pemerintah daerah, hingga penyaluran terbaru bersama Dinas Ketahanan Pangan.
Pada penyaluran kali ini, pemerintah memberikan bantuan berupa 50 sak beras dan 20 karton minyak goreng merek Bimoli untuk masyarakat Hutkimo.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Yahukimo, khususnya Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Dinas Sosial, dan Dinas Ketahanan Pangan yang telah merespons musibah wabah penyakit yang terjadi di Hutkimo,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Yahukimo, Yobeth Bahabol, mengatakan pihaknya turun langsung ke Hutkimo untuk memastikan bantuan ketahanan pangan dapat disalurkan melalui pemerintah distrik kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Hari ini kami turun langsung ke lapangan di Hutkimo. Kami melihat bagaimana pelayanan Kepala Distrik Panggema yang sejak dilantik terus fokus melayani masyarakat dan sudah tiga kali turun ke wilayah ini,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melihat dari jumlah bantuan yang diberikan, tetapi dari kehadiran pemerintah yang berupaya membantu masyarakat di tengah situasi sulit.
“Yang penting bantuan ini dapat dibagikan dengan baik sehingga masyarakat merasakan kehadiran pemerintah daerah,” katanya.
Di sisi lain, perwakilan masyarakat Hutkimo, Kepala Kampung Kemumanggen, Titus Kepno, menyampaikan bahwa hingga saat ini jumlah korban meninggal akibat wabah penyakit di wilayah tersebut telah mencapai 23 orang. Selain itu, masih terdapat sejumlah warga yang sedang sakit.
Ia berharap pihak tenaga kesehatan dari Puskesmas Panggema dapat segera turun ke lapangan untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat.
“Kami sangat berharap Puskesmas Panggema membantu menyelamatkan masyarakat yang sedang sakit. Di Hutkimo belum ada puskesmas atau pos pelayanan kesehatan sehingga masyarakat sulit mengakses layanan kesehatan,” ungkapnya.
Masyarakat juga meminta pemerintah membangun puskesmas pembantu (Pustu) di wilayah Hutkimo agar tujuh gereja dan 14 kampung di wilayah tersebut dapat memperoleh layanan kesehatan yang memadai.
Selain menghadapi wabah penyakit, masyarakat setempat juga mengalami kelaparan berkepanjangan akibat situasi duka serta keterbatasan aktivitas berkebun.
Kunjungan pelayanan tersebut juga menjadi momen penting bagi pilot muda putri asli Panggema, Mihel Menggaruak, yang tengah menjalani pelatihan penerbangan bersama pilot senior dalam penerbangan pelayanan menuju Hutkimo.
Saat rombongan tiba di lapangan Hutkimo, terlihat pula sebuah pesawat milik AMA yang mendarat membawa bantuan bahan makanan dari Pemerintah Kabupaten Yalimo untuk masyarakat setempat.(*)
Pewarta: Vekson Aliknoe
