Wamena, nirmeke.com — Kantor Cabang Perum Bulog Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mendorong gerakan pangan murah guna mendukung ketersediaan bahan pokok (bapok) bagi warga setempat.
Kepala Kantor Cabang Perum Bulog Wamena, Stephanus Kurniawan, mengatakan kegiatan ini digelar sesuai arahan Kantor Pusat Perum Bulog dan dilaksanakan setiap hari di depan Kantor Cabang Bulog Wamena.
“Kegiatan gerakan pangan murah ini kami lakukan setiap hari kerja untuk mendukung ketersediaan pangan sekaligus membantu pengendalian inflasi di Kabupaten Jayawijaya,” kata Stephanus di Wamena, Kamis (28/8/2025).
Stephanus menjelaskan, salah satu komoditas yang dijual dalam gerakan pangan murah ini adalah beras stabilisasi pasokan harga pangan (SPHP). Harga beras SPHP dipatok Rp60.000 per 5 kilogram atau Rp12.000 per kilogram.
“Setiap hari kami siapkan kurang lebih 1 ton beras SPHP, penjualannya mulai pukul 15.00 WIT hingga selesai,” jelasnya.
Harga ini jauh di bawah harga pasar di Wamena, di mana beras premium dan medium saat ini dijual antara Rp24.000 hingga Rp27.000 per kilogram.
Selain beras SPHP, Bulog juga menjual beras premium dengan harga Rp125.000 per 5 kilogram, minyak goreng Bimoli kemasan 2 liter seharga Rp78.000, serta gula pasir Rp28.000 per kilogram.
“Untuk beras SPHP memang ada subsidi dari pemerintah, sementara gula dan minyak goreng kami jual sesuai harga pasaran,” jelas Stephanus.
Stephanus berharap program ini membantu masyarakat di Wamena dalam memenuhi kebutuhan pangan, khususnya beras, dengan harga yang lebih terjangkau di tengah kondisi harga pangan yang berfluktuasi.
“Kami ingin kehadiran Bulog benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan,” tegasnya.(*)
Pewarta: Aguz Pabika
