Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Tujuh Tahun, Masyarakat Nduga Dalam Intimidasi Konflik Berkepanjangan
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > Tujuh Tahun, Masyarakat Nduga Dalam Intimidasi Konflik Berkepanjangan
PolhukamTanah Papua

Tujuh Tahun, Masyarakat Nduga Dalam Intimidasi Konflik Berkepanjangan

admin
Last updated: June 15, 2024 01:36
By
admin
Byadmin
Follow:
645 Views
2 years ago
Share
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Namatus Gwijangge Anggota DPR Papua Komisi V menegaskan sejak Desember 2018 sampai dengan Juni 2024, kurang lebih 7 tahun terakhir masyarakat Nduga ada dibawah intimidasi bayang-bayang konflik berkepanjangan antara Militer Indonesia dan TPNPB-OPM.

Iklan Nirmeke

Hal tersebut disampaikan Namatus gwijangge anggota DPR Papua Komisi V saat di hubungi telepon seluler pada Kamis (13/6/2024) kemarin.

Ia mengatakan konflik bersenjata yang terjadi di Nduga melibatkan Aparat keamanan TNI/Polri versus TPNPB-OPM dan juga konflik horizontal perang internal antar suku melibatkan sesama saudara dan keluarga.

“Pada umumnya seluruh masyarakat Nduga berada di bawah depresi akut, karena dari tahun ke tahun mereka berada dibawah tekanan, intimidasi dan juga ikut mengalami serta merasakan konflik berkepanjangan. Sesungguhnya mereka tidak berada di bawah kata damai, aman dan sejahtera,” ujarnya.

Konflik yang berkepanjangan di kabupaten Nduga membuat masyarakat takut, trauma, depresi karena setiap hari yang selalu masyarakat dengar dan liat itu bunyi tembakan senjata api, pembunuhan, perang suku.

Baca Juga:  Ini Tuntutan Umat Katolik Dekenat Pegunungan Tengah Terhadap Pelaku Pelecehan Uskup Jayapura

“Hampir semua masyarakat Nduga berada di bawah bayang-bayang tekanan dan ketakutan yang membuat mereka bertindak diluar nalar hukum sehingga mudah melakukan tindakan melawan hukum. Situasi saat ini membuat masyarakat tidak bisa berpikir jernih lagi, Masyarakat Nduga saat ini dalam bayang-bayang intimidasi membuat mereka mudah depresi karena konflik yang berkepanjangan,” ujarnya.

Namatus, melihat masyarakat Nduga sangat rentan dengan depresi, hari ini mereka membutuhkan sentuhan-sentuhan kasih dari semua pihak serta memberikan perlindungan dan jaminan keamanan bagi masyarakat untuk kembali ke kampung masing-masing agar mereka bisa beraktifitas seperti sedia kala.

“Hampir kebanyakan masyarakat mengungsi dari kampung-kampung ke kota mencari perlindungan namun mereka tidak terbiasa hidup di kota dan susah menyesuaikan diri. Mau balik ke kampung takut karena konflik bersenjata masih saja terus terjadi. Tinggal di kota juga masih terjadi perang suku sesama mereka sehingga membuat mereka depresi sehingga seakan-akan mereka rasa orang perang dan baku bunuh anggap sesuatu hal yang biasa, ini yang sangat kami takutkan,” ujarnya.

Baca Juga:  Miris! Terminal Pasar Yibama Wamena Jadi Tempat Judi Masal

Sehingga Anggota DPR Papua ini berharap ada intervensi dan perhatian serius dari Pemerintah Pusat, Provinsi dan juga Pemda Nduga untuk mengatasi seluruh masalah yang terjadi di Nduga. Ia juga minta bantuan kemanusiaan dari semua pihak terutama LSM, NGO, serta lembaga non Pemerintah untuk melindungi dan menyelematkan masyarakat Nduga.

“Perlu juga dilakukan rekonsiliasi total dalam penyelesaian konflik berkepanjangan di Nduga melibatkan semua pihak baik Forkopimda, tokoh adat, tokoh gereja, tokoh perempuan dan tokoh pemuda agar Nduga bisa aman dan damai seperti dulu lagi,” harapnya. (*)

Pewarta: Liwan Wenda
Editor : Grace Amelia

Related

You Might Also Like

Surat Terbuka GMNI Jayawijaya: “Orang Wamena Bukan Teroris”

Mahasiswa Nduga Desak Pemerintah dan Aparat Hentikan Konflik di Kenyam

KNPB Yahukimo Sektor BMDP Yelli Peringati HUT ke-14, Tegaskan Komitmen Perjuangan Tanpa Kekerasan

Pra-Sinode Katolik di Wamena: Refleksi Budaya, Iman, dan Kerja Sama untuk Masa Depan Papua Pegunungan

Usai Ibadah Pentakosta, Pj Bupati Lanny Jaya Berharap Tidak Ada Dualisme Dalam Gereja Baptis

TAGGED:Egianus Kogeya Pimpinan TPNPB/OPM wilayah III Derakma NdugamaKonflik Aparat Indonesia versus TPNPB-OPMKonflik Bersenjata di NdugaPengungsi Masyarakat Sipil di Nduga

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Ada 9 Julukan Kota ‘Wamena’ Yang Belum Anda Ketahui Saat Ini
Next Article KNPB: Segera Hentikan Pertikaian Sesama Orang Papua Di Wamena
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Hamka Yelipele Dilantik sebagai Anggota MRP Papua Pegunungan, Keluarga Gelar Syukuran
MRP Papua Pegunungan
20 hours ago
Markus Haluk Tekankan Pentingnya Budaya, Iman, dan Literasi Digital bagi Generasi Muda
Pendidikan
3 days ago
IPMPKDPT Gelar Penerimaan Anggota Baru, Perkuat Iman Katolik dan Budaya Papua
Tanah Papua
3 days ago
KPA Lanny Jaya Edukasi Mahasiswa Mapogadi, Dorong Kesadaran dan Kepedulian terhadap HIV/AIDS
Kesehatan
4 days ago
Baca juga
Tanah Papua

DOB di Papua Akan Dikuasai Warga Non Papua

3 years ago
Tanah Papua

Tim Coboy Papua Pegunungan Klarifikasi dan Tegaskan Tak Terlibat Aksi Pencaker di Kantor Gubernur

1 year ago
InfrastrukturTanah Papua

PJ Gubernur Papua Pegunungan Dikritik soal Banyaknya Honorer Non Papua

3 years ago
Perempuan & AnakPolhukam

KNPB Desak Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Dua IRT di Yahukimo Diusut

3 years ago
LingkunganPolhukamTanah Papua

Uskup Timika Tolak PSN Sawit: “Masyarakat Butuh Hutan, Bukan Kebun Kelapa Sawit”

9 months ago
LingkunganTanah Papua

Walhi Papua Kritik Sikap Uskup Mandagi yang tidak Menerapkan Laudato Si’ kepada Umatnya

2 years ago
Papua Pegunungan

Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Sembako bagi Warga Terdampak Kemarau di Walelagama

2 months ago
PendidikanTanah Papua

Manfaatkan Media Sosial Untuk Kampanyekan Persoalan Papua

6 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?