Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Begini Respon Mendagri Soal Laporan Komnas HAM Terkait Polemik Lokasi di Welesi
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Begini Respon Mendagri Soal Laporan Komnas HAM Terkait Polemik Lokasi di Welesi
Tanah Papua

Begini Respon Mendagri Soal Laporan Komnas HAM Terkait Polemik Lokasi di Welesi

Redaksi
Last updated: October 13, 2023 09:14
By
Redaksi
ByRedaksi
Follow:
1k Views
3 years ago
Share
Mendagri Tito Karnavian menerima dokumen pengungsi Maybrat dari Ketua Komnas HAM RI,Atnike Nova Sigiro didampingi para komisioner di Jakarta, Rabu, (11/10/2023) - Doc Komnas HAM for Nirmeke
SHARE

Jayapura, nirmeke.com — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia meminta Kemendagri untuk memberikan atensi terhadap polemik lokasi penempatan pembangunan kantor Gubernur di Provinsi Papua Pegunungan di Welesi.

Iklan Nirmeke

Sebab dari hasil investigasi Komnas HAM, masih ada pihak masyarakat adat wilayah Wouma, Welesi dan Assolokobal yang menolak penempatan kantor Gubernur di lahan perkebunan mereka.

Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro dalam keterangan persnya, mengatakan pertemuan tersebut dilaksanakan Rabu, (11/10/2023), atas permintaan Komnas HAM setelah Komnas HAM melaksanakan pemantauan di sejumlah wilayah di Papua.

Baca Juga:  Ini 10 Nama Calon Anggota KPU Papua Pegunungan, 5 Bukan Dari Lapago

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM meminta Menteri Dalam Negeri atau Mendagri Tito Karnavian memperhatikan aspirasi warga yang menolak rencana pembangunan Kantor Gubernur Papua Pegunungan di atas tanah ulayat adat Suku Walesi dan Wouma, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

“Komnas HAM memberikan rekomendasi kepada Mendagri untuk memberi atensi kepada permasalahan rencana pembangunan kantor Gubernur di Provinsi Papua Pegunungan, agar masyarakat mendapatkan solusi dan pelaksanaan DOB dapat berjalan dengan lancar, sementara risiko konflik sosial dapat dicegah,” ujar Atnike Nova Sigiro.

Dalam pemantauan itu, Komnas HAM menyimpulkan bahwa rencana pembangunan Kantor Gubernur di atas tanah ulayat Suku Walesi dan Wouma itu berpotensi menimbulkan konflik dan menimbulkan pelanggaran HAM serius.

Baca Juga:  Ini Temuan Komnas HAM Tentang Polemik Lokasi Kantor Gubernur di Wamena

Mendagri RI Tito Karnavian merespons rekomendasi Komnas HAM secara positif melalui komitmen untuk melakukan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan melibatkan Komnas HAM, dalam merespons persoalan rencana pembangunan kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan.

Komnas HAM mengapresiasi keterbukaan Mendagri dan komitmen beliau dalam memastikan bahwa pelaksanaan DOB akan meningkatkan pelayanan publik, dan mendorong pembangunan di wilayah seluruh provinsi di Papua.(*)

Pewarta: Grace Amelia

Related

You Might Also Like

Duduki PN Jayapura, BEM Uncen Minta Tersangka Korupsi Plt Bupati Mimika Ditahan

Musisi, Komunitas, dan Jurnalis Bersatu Galang Dana untuk Siswa Pengungsi Nduga

Negara Abai, 23 Warga Tewas dan Hilang di Meborok Nduga Akibat Banjir Bandang

Plt Kepala Dinas PU Papua Pegunungan Diprotes: 100 Hari Tak Pernah Masuk Kantor, Kami Palang!

Kebakaran Lahan Kepung Wamena, Api Muncul di Sejumlah Wilayah Saat Kemarau Melanda

TAGGED:Komnas HAM RIKomnas HAM RI Tinjau Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur Provinsi Papua PegununganPolemik Lokasi Kantor Gubernur Papua PegununganPro Kontra Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article AMPTPI: Kehadiran Wapres Ma’ruf Amin di Wamena Jangan Sampai Jadi Aktor Konflik
Next Article Diskriminasi Rasial di Indonesia Takkan Pernah Hilang Cepat
1 Comment 1 Comment
  • Asso says:
    October 14, 2023 at 00:05

    MENDAGRI TERBURUK SEJAK KEMERDEKAAN NEGARA RI HINGGA PRESIDEN KE TUJUH JOKO WIDODO ADALAH TITO KARNAVIAN. KARENA SEMUA KEPUTUSAN PENERAPAN PEMERINTAHAN DI TANAH PAPUA DI TERAPKAN TIDAK DILANDASI PETUNJUK PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU DI NEGARA REPUBLIK INDONESIA.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

LBH Papua Merauke: Teror Berulang Bukti Kegagalan Negara Lindungi Pekerja HAM di Papua
Nasional Polhukam Siaran Pers Tanah Papua
19 hours ago
KNPB Sektor Bokam Sampaikan Materi Sejarah Papua kepada Mahasiswa Oksop di Jayapura
Tanah Papua
19 hours ago
STAKPN dan STT Walter Post Sentani Galang Dana untuk Korban Bencana Kuyawage
Lingkungan Pendidikan Tanah Papua
19 hours ago
12 Kampung Bersatu, Wakuwo Sumbangkan 1 Ton Beras untuk BPL-GIDI Wilayah Toli
Papua Pegunungan
19 hours ago
Baca juga
PendidikanTanah Papua

Sekolah Adat Siap Kolaborasi dengan Program Sekolah Rakyat Presiden Prabowo

1 year ago
PolhukamTanah Papua

Sidang Kasus Penembakan Thobias Silak: Dua Saksi Anak Ungkap Kronologi di Depan Majelis Hakim

1 year ago
Tanah Papua

Ramses Limbong: Bupati Baru Kabupaten Jayapura Harus Sentuh Langsung Masyarakat

1 year ago
EditorialTanah Papua

Senator Paul Finsen Mayor: Sosok Menonjol dalam Perjuangan Hak-Hak Masyarakat Papua

1 year ago
Tanah Papua

80 Anggota Polisi Baliem Selesaikan Pembinaan Fisik dan Karakter, Siap Diterjunkan ke Lapangan

1 year ago
ArtikelTanah Papua

Mengenal Pos Misi Katolik Pertama di Papua

1 year ago
KesehatanTanah Papua

Pemkab Jayawijaya Apresiasi Dokter Senior dan Tenaga Kesehatan Berprestasi di Hari Kesehatan Nasional

10 months ago
Tanah Papua

Gubernur Papua Tolak Rencana Pemerintah Bentuk 3 Provinsi Baru di Wilayah Timur Papua

4 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?