Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Masyarakat Adat Tiga Aliansi Tolak Pengukuran Sepihak Tanah Kantor Gubernur Papua Pegunungan
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Infrastruktur > Masyarakat Adat Tiga Aliansi Tolak Pengukuran Sepihak Tanah Kantor Gubernur Papua Pegunungan
InfrastrukturTanah Papua

Masyarakat Adat Tiga Aliansi Tolak Pengukuran Sepihak Tanah Kantor Gubernur Papua Pegunungan

Redaksi
Last updated: May 17, 2023 10:09
By
Redaksi
ByRedaksi
Follow:
1.6k Views
3 years ago
Share
Aliansi Masyarakat Walesi saat menyampaikan aspirasi penolakan pengukuran tanah untuk Kantor Gubernur Papua Pegunungan - Dok
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Hari ini 16 Mei 2023 pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIT PJ Gubernur Papua Pegunungan dengan rombongan tiba-tiba melakukan kegiatan di lokasi rencana penempatan Kantor Gubernur di sekitar antara perbatasan Wouma dan Welesi. Padahal status lahan tersebut masih bermasalah.

Iklan Nirmeke

Menyikapi itu, Tim Peduli Save Tanah Adat Welesi, Wouma, Assolokobal saat ini sedang lakukan aksi demo damai di kantor Gubernur sementara di kantor dinas pendidikan Wamena.

Bagi masyarakat Wouma, Welesi dan assolokobal yang tidak mau kehilangan tanah adatnya cuma-cuma,  yang masih punya hati untuk anak cucu boleh bergabung untuk sampaikan sikap bersama Tim.

Masyarakat mau ada penghargaan dan penghormatan terhadap masyarakat adat tiga aliansi. Hentikan sabotase tanah komunal sepihak dan ilegal.

Pada orasi di kantor Gubernur sementara itu berlangsung Bonny Lani selaku Ketua Forum Peduli Tanah Adat menyampaikan bahwa sudah 7 kali kami masukan surat/audiensi  kepada PJ Gubernur PPP namun tidak ada balasan hingga kejadian tadi secara sepihak.

Baca Juga:  Pemda Jayawijaya Sudah Sediakan Lokasi Kantor Gubernur Tapi Bukan di Welesi

“Jadi kami mau harus ada pihak menengah yang menangani persoalan tersebut karena masalah tanah tersebut ada Pro dan kontra,” kata Bonny.

Dirinya menyampaikan bahwa atas nama Forum Peduli Tanah Adat, Aso-Lokobal, Welesi dan Wouma bahwa tolak pembangunan kantor Gubernur di wilayah sentral ekonomi masyarakat di Tiga Aliansi Suku.

“Pemerintah mustinya harus pintar bukan bodoh, Pemerintah sebenarnya sudah tahu masalah status tanah tersebut dan itu wilayah sentral ekonomi masyarakat ada suku-suku kerabat lainya seperti suku Yali, Lani dan Nduga itu tempat dimana masyarakat tersebut hidup,” tutur Bonny.

Pemerintah mustinya sadar kalau di Papua Pegunungan ini masih banyak sekali lahan yang kosong dan tidak bermasalah kenapa harus cari lahan yang bermasalah?

“Kami Forum Peduli Tanah Adat aliansi suku Wouma, Welesi dan Aso-lokobal menolak dan mengutuk dengan keras segera PJ Gubernur dan bawahannya mencari lokasi baru jangan di Welesi, Wouma dan Aso-Lokobal,” tegasnya.

Markus Lani selaku kepala suku Welesi juga menyampaikan bahwa Tanah di Welesi dan sekitarnya merupakan Tanah bertuan oleh sebab itu harus melibatkan seluruh masyarakat Welesi untuk menyikapi persoalan pembangunan kantor Gubernur tersebut.

Baca Juga:  Tolak Bangun Kantor Gubernur, Tiga Aliansi Suku di Wamena Palang Jembatan Wouma

Dirinya menyampaikan bahwa Kenapa Pemerintah memaksa masyarakat untuk tetap membangun kantor tersebut padahal sudah tahu status tanah tersebut sengketa dan masih ada Pro dan kontra antara suku dan suku serta masyarakat yang ada dalam suku Tersebut.

Dr. Wasuok Siep Selaku Asisten I Provinsi Papua Pegunungan menyampaikan bahwa dirinya akan mediasi antara pro dan kontra lalu menyelesaikan masalah tersebut dalam waktu dekat ini.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah tidak masuk sembarang ke lokasi tersebut tetapi ada sejumlah segelintir orang yang datang membawa surat untuk mengukur lahan tersebut.

“Sehingga tadi pada hari ini kami telah melakukannya,” kata Siep.

Lokasi Wouma, Welesi dan Aso-lokobal adalah tanah bertuan dan itu wilayah sentral ekonomi masnyarakat adat Wamena dan beberapa kabupaten pemekaran di wilayah Lapago. (*)

Related

You Might Also Like

Warga Jayawijaya Soroti Dugaan Pemotongan Dana Bansos dan PKH, Desak Tindakan Tegas dari Pemkab

Rayakan Misa Syukur HUT ke-51 SMP Misi di Jayapura, Ini Pesan Pastor Bunai Untuk Alumni

Eskalasi Kekerasan di Papua Terus Meningkat, Mahasiswa Jayawijaya Kritik Kinerja Ketua DPR Papua

Pemprov Papua Pegunungan Diminta Perhatikan Penyandang Disabilitas

Ketua DPR Papua Pegunungan Minta APBD-P 2026 Diprioritaskan untuk Korban Bencana

TAGGED:Masyarakat Adat Tiga Aliansi di WamenaPro Kontra Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur Provinsi Papua PegununganWasuok Siep Siep Asisten I Provinsi Papua Pegunungan

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Pemda Lanny Jaya Raih Opini WTP Untuk Ke Empat Kalinya
Next Article Bunuh Sandera Pilot Philip Mark Marthens
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

GAMKI Lanny Jaya Gelar Rakercab dan Mahaperta, Pemuda Diajak Berperan dalam Pembangunan
Papua Pegunungan
1 day ago
Panitia PAB Serahkan 24 Anggota Baru kepada Pengurus IPMPKDPT
Pendidikan
1 day ago
Hamka Yelipele Dilantik sebagai Anggota MRP Papua Pegunungan, Keluarga Gelar Syukuran
MRP Papua Pegunungan
2 days ago
Markus Haluk Tekankan Pentingnya Budaya, Iman, dan Literasi Digital bagi Generasi Muda
Pendidikan
4 days ago
Baca juga
LingkunganTanah Papua

Direktur WALHI Papua Soroti Pernyataan Gubernur Papua Pegunungan Soal Tambang di Intan Jaya

1 year ago
EditorialTanah Papua

Tujuan Pemekaran Provinsi di Tanah Papua

3 years ago
Papua PegununganTanah Papua

Pemkab Yahukimo Gelar Rakor Bersama 517 Kepala Kampung, Tegaskan Komitmen Jaga Kondusivitas Daerah

7 months ago
PolhukamTanah Papua

Pemuda Sepaham Lanny Jaya Desak Investigasi Insiden yang Lukai Dua Warga Sipil di Intan Jaya

4 months ago
Tanah Papua

Papua, Pulau dengan Cadangan Bijih Emas Terbesar di Indonesia

3 years ago
Tanah Papua

MRP Keluarkan 6 Maklumat Dalam Rangka Perlindungan Hak-hak Orang Asli Papua

4 years ago
Infrastruktur

Bupati Jayawijaya Perintahkan Kepala Disdukcapil Beri Pelayanan Maksimal ke Masyarakat

4 years ago
HeadlineTanah Papua

Jayawijaya Jadi Kota Ninja, Banyak Orang Bawah Pedang Panjang Mirip Samurai

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?