Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Politik Ala Papua
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • Kabupaten Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Pena Papua > Cerpen Papua > Politik Ala Papua
Cerpen Papua

Politik Ala Papua

admin
Last updated: October 26, 2023 23:30
By
admin
Byadmin
Follow:
2 years ago
Share
2 Min Read
SHARE

Oleh; Jenaka 

Iklan Nirmeke

Tomy tanya dia pu Bapa,

Tomy: Bapa… Politik itu apa kaa…?

Bapa: “Anak, Bapak mau jelaskan sama ko begini”

“Ko pu Bapa ini yang cari makan untuk keluarga, jadi ko sebut saja Bapa ini KAPATELIS”

“Truss…!!! Ko pu Mama itu yang atur Keuangan di rumah jadi kitong sebut Mama itu PEMERINTAH”.

“Mama deng Bapa disini yang kasi ko pu Kebutuhan hari-hari. Jadi ko itu RAKYAT”.

“Truss… Ko pu Mama Ade yang datang bantu kitong di rumah sini. Jadi, kitong sebut dia itu BURUH.”

“Selanjutnya, Ko pu ade yang kecil itu kitong sebut dia MASA DEPAN.”

“Sekarang ko pikir sudaa… Ko su mengerti dan masuk akal kaa trada…”

Baca Juga:  Kisah Meepa Ngobrol Dengan Serigala Penjaga Salju

Tomy mulai masuk ke kamar dan de mulai putar otak, apa yang dia pu Bapa baru bilang itu.

Pass… tengah malam, dia dengar dia pu Ade menangis. Dia bangun dan menuju ke dia pu Ade. Dia lihat begini… Dia pu ade basah karena kincing celana. Kotor karena air kincing tambah lagi deng buang air besar.

Tra maen tunggu lama…!!! Dia langsung menuju ke dia pu Mama deng Bapa pu Kamar. Dia lihat begini, dia pu Mama ada tidur sono. Dia tra mau kasi bangun dia pu Mama.

Truss dia pergi menuju ke kamar sebelah yang dia pu Mama Ade ada tidur.

Baca Juga:  Cinta Bersemi di Rimba Raya

Ternyata, pintu terkunci. Dan dia lur dari lubang kunci, di dalam dia lihat dia pu Bapa ada asik baku polo deng dia pu Mama Ade.

Dia tra bicara banyak dan truss kasi tinggal Kamar.

Pas Pagi begini, Tomy cerita sama dia pu Bapa.

Tomy: “Bapa… Sa sekarang su mengerti apa itu POLITIK…

Bapa: “Bagus anak, kalo ko su mengerti. Coba ko jelaskan ke Bapa dulu…!!!”

Tomy: “Begini Bapa… Ketika KAPITALIS sedang memanfaatkan BURUH, PEMERINTAH dalam keadaan tidur. RAKYAT hanya bisa menonton dan bingung melihat MASA DEPAN berada dalam kesulitan besar”.

“Maaf Bapa… sa terpaksa pake BAHASA POLITIK supaya PEMERINTAH tra tau.”

Related

You Might Also Like

Mince Diusir Orang Tuanya

Cerita Dengan Wanita Papua

Kisah Meepa Ngobrol Dengan Serigala Penjaga Salju

Cinta Persahabatan Dalam Diam

Cerpen | Pulang Tanpa Ijazah

TAGGED:Cerpen PapuaPemilu 2024 di PapuaPolitik Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Previous Article Kekerasan Seksual di Yahukimo Dampak Dari Krisis Pangan di Tempat Pengungsian
Next Article Gol Semata Wayang Daniel Wonda Antar Papua Lolos Kualifikasi Grup F PON XXI
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Wapres Gibran Kunjungi Pasar Potikelek Wamena, Mama-Mama Papua Sampaikan Aspirasi Modal hingga Keamanan
Ekonomi & Bisnis Infrastruktur
3 days ago
Simbol Sakral Bukan Kostum Politik
Artikel Catatan Aktivis Papua
4 days ago
GPMR-I Tuntut Bupati Intan Jaya Temui Massa Aksi, Soroti Krisis Kemanusiaan dan Darurat Militer
Polhukam Siaran Pers Tanah Papua
4 days ago
Relawan Rampai Nusantara Papua Minta Wapres Gibran Buka Kembali Penerbangan Internasional Bandara Biak
Infrastruktur Tanah Papua
5 days ago
Baca juga
Cerpen Papua

Cerpen: Percuma Sa Berdoa

1 year ago
ArtikelCerpen Papua

Mayat Turis Jepang di Biak Berdarah

1 year ago
Cerpen Papua

SA MAU BEBAS 

2 years ago
Cerpen Papua

Panggil Saya Cacat

3 years ago
Cerpen Papua

LEWA SOGERI

4 years ago
Cerpen Papua

Cerpen: Perpisahan Dirumah Sakit Abepura

4 years ago
Cerpen Papua

Untuk-Mu Yang Bernama Veronika

1 month ago
Cerpen Papua

Cinta Bersemi di Rimba Raya

2 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?