Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Terkuak Kasus penembakan Bukit Arfai Papua 1965
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Editorial > Terkuak Kasus penembakan Bukit Arfai Papua 1965
Editorial

Terkuak Kasus penembakan Bukit Arfai Papua 1965

admin
Last updated: April 5, 2023 12:50
By
admin
Byadmin
Follow:
1.6k Views
3 years ago
Share
Ferry Awom sendiri pada akhirnya bersama beberapa anak buahnya menyerahkan diri dan di terima Pangdam XVII/Cendrawasih Brigjen TNI Acub Zainal.
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Black Brother group band asal Papua pernah mendendangkan lagu yang berkisah tentang peristiwa Arfai 1965 di Manokwari, Papua Barat.

Iklan Nirmeke

“Pada tahun 1965, 28 Juli markas Arfai di serang oleh laskar Papua. Kami tentara sapu rata batalyon Kasuari,”

Begitulah syair lagu mengisahkan penyerangan di bukit Arfai yang kini di bangun kantor Gubernur Papua Barat.

Permenas Ferry Awom mantan anggota PVK bersama anak buahnya menyerang asrama Yonif 641/Tjendrawasih I di bukit Arfai. Akibatnya tiga orang anggota ABRI tewas.

Amiruddin al Rahab dalam artikelnya berjudul “Operasi-operasi militer di Papua pagar makan tanaman?” menyebutkan usai penyerangan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) melancarkan operasi sadar di bawah komando Pangdam Brigjen R. Kartidjo untuk menghancurkan kelompok perlawanan.

Baca Juga:  Fenomena Jual-Beli Marga Papua: Telanjangi Diri Sebelum Punah

Operasi Sadar ini tidak saja bertujuan untuk mematahkan perlawanan yang terjadi di Manokwari, tetapi juga menegaskan kekuasaan Kodam XVII/Cendrawasih atas seluruh wilayah Papua. Tugas operasi melakukan penghancuran terhadap gerombolan yang bergerak di sekitar Manokwari dan Kebar. Minimal menangkap pentolan pemimpin bukit Arfai Ferry Awom dan Julianus Wanma, baik mati atau hidup.

Tak heran kalau kalau operasi ini dilancarkan secara intensif dan terus menerus di kampung-kampung yang diduga sebagai basis pentolan pergerakan perlawanan Papua Merdeka kala itu. Belakangan Ferry Awom dan anak buahnya menyerahkan diri dan di terima Pangdam XVII/Cendrawasih Brigjen TNI Acub Zainal.

Baca Juga:  Cadangan Minyak Indonesia 3,95 Miliar Barel, Terbanyak di Papua

Kini pemetintah Amerika Serikat membuka kembali dokumen-dokumen lama tentang peristiwa Arfai dan juga dokumen G 30 S PKI. Dokumen itu memang penting, tetapi yang jelas membuka luka-luka lama yang tak akan pernah menyembukan rasa sakit. Paling tidak ada upaya hukum untuk menuntaskan kasus-kasus masa lalu di tanah Papua. (*)

ADMIN

Related

You Might Also Like

Sepuluh Strategi RI Taklukan Bangsa Papua Barat

Tujuan Pemekaran Provinsi di Tanah Papua

Kolonialisme Primitif di Papua

Tiga Pertemuan Rahasia ” Hotel Maraw”

Mengenal Suku Hugula di Papua

TAGGED:Black BrotherBrigjen TNI Acub Zainalbukit ArfaiFerry Awom

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Militer Terus Dikerahkan ke Papua, Bukti Adanya Operasi Militer di Tanah Papua
Next Article ULMWP Milik Rakyat Papua Bukan Milik Kelompok
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
2 days ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Pegiat Literasi Salurkan Buku Bacaan untuk Pemuda Gereja Baptis Onggeme, Dorong Generasi Muda Cintai Pendidikan
Pendidikan Sastra
2 days ago
Komisi B DPRK Jayawijaya Soroti Sektor Pertanian, Koperasi, dan Pasar dalam Rekomendasi LKPJ 2026
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
EditorialTanah Papua

Senator Paul Finsen Mayor: Sosok Menonjol dalam Perjuangan Hak-Hak Masyarakat Papua

1 year ago
Editorial

Memadukan Keasimetrisan Aceh dan Papua

3 years ago
EditorialLingkungan

Cycloop Bukan untuk Digali: Menolak Tambang demi Masa Depan Papua

10 months ago
Editorial

Prinsip Dasar Utama Tanah Bagi Orang Hubula

3 years ago
Catatan Aktivis PapuaEditorial

Agama Katolik dan Adat di Huwulrama-Jayawijaya

2 years ago
EditorialTanah Papua

Cadangan Minyak Indonesia 3,95 Miliar Barel, Terbanyak di Papua

3 years ago
Editorial

Seharusnya Wio Silimo Menjadi Nama Ibukota Di Wamena

4 years ago
Editorial

Review buku “Orang Hubula: Makna Martabat Kolektif Suku Hubula di Lembah Palim, Papua” Oleh Yulia Sugandi

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?