Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Refleksi Budaya Katolik di Lembah Baliem: Masyarakat dan Gereja Dorong Perlindungan Nilai Adat
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Refleksi Budaya Katolik di Lembah Baliem: Masyarakat dan Gereja Dorong Perlindungan Nilai Adat
Tanah Papua

Refleksi Budaya Katolik di Lembah Baliem: Masyarakat dan Gereja Dorong Perlindungan Nilai Adat

admin
Last updated: September 4, 2025 14:27
By
admin
Byadmin
Follow:
249 Views
8 months ago
Share
Refleksi Budaya Katolik di Lembah Baliem: Masyarakat dan Gereja Dorong Perlindungan Nilai Adat - Dok
SHARE

Wamena, nirmeke.com — Panitia Prasinode Keuskupan Jayapura tingkat Dekenat Pegunungan Tengah menggelar kegiatan Refleksi Budaya pada 29–30 Agustus 2025 di Silimo Siloam, Kabupaten Jayawijaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menuju Sinode Keuskupan Jayapura yang akan berlangsung Februari 2026 di Jayapura.

Iklan Nirmeke

Refleksi budaya ini menjadi salah satu dari tiga program besar prasinode, selain refleksi iman dan aksi sosial. Seminar dan diskusi panel menghadirkan tokoh adat, tokoh gereja, intelektual Katolik, dan umat dari sembilan paroki di Dekenat Pegunungan Tengah, yang meliputi Yahukimo, Jayawijaya, Mamberamo Tengah, Yalimo, Tolikara, dan Lanny Jaya.

Sambutan Awal: Telusuri Akar Persoalan

Ketua Panitia Pra sinode, Benny Mawel, S.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak untuk menggali akar persoalan yang dihadapi masyarakat dan gereja.

“Ketika semua tua-tua adat hadir dan gereja bersama-sama hadir, kita bisa menelusuri apa akar persoalan yang terjadi sekarang, baik di gereja, pemerintah, maupun adat,” ujar Mawel penuh antusias.

Mawel yang juga Wakil Ketua II MRP jalur agama mengutip refleksi Pastor Frans Lieshout, OFM, misionaris yang melayani 46 tahun di Lembah Baliem. “Pastor Frans bilang, Hubula adalah tanah subur bagi benih Injil. Ia juga menulis, Hubula mungkin tertutup bagi dunia luar tetapi terbuka bagi Kerajaan Allah. Pertanyaannya, angkatan kita ini, apakah mengakui refleksi itu atau punya refleksi sendiri?” tegasnya.

Baca Juga:  MRP: Rambut Gimbal Bukan Berarti Berafiliasi Dengan TPNPB OPM

Pesan Pastor: Jadilah Orang Balim yang Katolik

Pastor Bartolomeus Oyan, Pr., mewakili Pastor Dekan Dekenat Pegunungan Tengah, memberikan pesan kuat agar umat tetap menjaga identitas diri sekaligus iman Katolik.

“Dalam semua gejolak kehidupan dan tantangan zaman, jadilah manusia Balim yang sungguh-sungguh beragama Katolik, bukan Katolik Balim. Jangan dibolak-balikkan makna,” ungkap Pastor Bartolomeus, yang juga Pastor Paroki Kristus Jaya Wamena.

Ia menambahkan, refleksi budaya harus tetap berpijak pada nilai-nilai Injil. “Refleksi budaya amat penting karena akan menuntun pada penemuan jati diri. Namun, itu harus berlandaskan spiritualitas Injili,” katanya.

Pandangan Pemerintah: Momentum Penemuan Jati Diri

Mewakili Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Dr. Lukas Kossay menyebut kegiatan refleksi budaya sebagai momentum penting bagi masyarakat Baliem.

Baca Juga:  Pra-Sinode Katolik di Wamena: Refleksi Budaya, Iman, dan Kerja Sama untuk Masa Depan Papua Pegunungan

“Kesempatan ini adalah momentum untuk saling berbagi pengalaman adat dan agama. Lebih penting lagi, ini adalah momentum penemuan jati diri. Saya, Lukas Kossay, orang Wio—maka sebenarnya saya siapa?” ucapnya.

Atas nama pemerintah provinsi, Kossay juga menyampaikan apresiasi. “Kami ucapkan selamat dan sukses atas kegiatan yang penting ini. Atas nama Tuhan, kegiatan ini resmi kami buka,” tutupnya.

Tujuan dan Harapan

Kegiatan yang mengusung tema “Refleksi Nilai-Nilai Budaya Orang Hubula Lembah Baliem” diikuti ratusan peserta, termasuk kepala suku, tokoh adat, tokoh awam Katolik, intelektual, dan tokoh muda Katolik dari Jayawijaya dan kabupaten sekitar.

Output yang diharapkan dari kegiatan ini adalah lahirnya regulasi daerah berupa Peraturan Daerah (Perda) untuk perlindungan nilai-nilai budaya Lembah Baliem, khususnya terkait tanah, upacara, asesoris adat, dan pesan-pesan budaya (wene). Sementara bagi internal Gereja Katolik, kegiatan ini memperkuat proses inkulturasi yang telah berjalan.(*)

Pewarta: Aguz Pabika

Related

You Might Also Like

Pemuda Baptis Tiga Wilayah Gelar Seminar Sehari di Wilayah Karu, Soroti Lima Isu Strategis

Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Tokoh Intelektual Tolikara Tentang DOB

Ujaran Rasis Picu Kerusuhan di Yalimo, Satu Orang Tewas dan Dua Luka Akibat Tembakan Aparat

IMIPA Se Sulut Gelar Seminar Peringati 63 Tahun Manifesto Politik

MRP Minta Aparat Keamanan Persuasif Dalam Melakukan Penyisiran di Daerah Pegunungan

TAGGED:Benny MawelPanitia Prasinode Keuskupan JayapuraPastor Frans LieshoutRefleksi Budaya Katolik di Lembah Baliem

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Aksi Mahasiswa di Jayapura Kecam Kekerasan Aparat dan Penahanan 4 Pimpinan NRFB di Sorong
Next Article Masyarakat Distrik Mugi dan Yogosem Tolak Kehadiran TNI Non Organik di Kampung Ugem
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
2 days ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Pegiat Literasi Salurkan Buku Bacaan untuk Pemuda Gereja Baptis Onggeme, Dorong Generasi Muda Cintai Pendidikan
Pendidikan Sastra
2 days ago
Komisi B DPRK Jayawijaya Soroti Sektor Pertanian, Koperasi, dan Pasar dalam Rekomendasi LKPJ 2026
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
PolhukamTanah Papua

YKKMP Desak Kapolri dan Panglima TNI Usut Dugaan Pungli Aparat di Beoga

10 months ago
InfrastrukturTanah Papua

Tokoh Intelektual Papua Kritik Pilihan Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur Papua Pegunungan

3 years ago
Tanah Papua

Pencurian Sayur oleh TNI Non-Organik Picu Resah Warga Ibele-Jayawijaya

9 months ago
Tanah Papua

Dewan Adat Suku Sentani Dukung Penetapan Calon Anggota MRP Jalur Agama

3 years ago
Tanah Papua

Paskah Jadi Momentum Kebangkitan Rohani Pemuda Yahukimo

1 year ago
Tanah Papua

Pemprov Papua Pegunungan Salurkan 50 Ton Beras untuk Korban Banjir di Lanny Jaya

12 months ago
Tanah Papua

KNPB Balim-Wamena Sampaikan Sikap Terkait Bencana Banjir dan Peringatan 1 Mei

1 year ago
PolhukamTanah Papua

Jaksa Diminta Tuntut Maksimal Pelaku Penembakan Thobias Silak dan Luka Berat Anak di Yahukimo

7 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?