Wamena, nirmeke.com – Himpunan 12 Pengelola Wisata Alam dan Budaya Kabupaten Jayawijaya akan menggelar Pra Festival Budaya Lembah Baliem 2026 pada 6 Agustus 2026 di kawasan Wisata Pasir Putih, Wamena. Kegiatan yang mengusung tema “Melestarikan Budaya, Menyatukan Generasi” ini menghadirkan rangkaian atraksi budaya asli masyarakat Hubula yang selama ini jarang ditampilkan secara utuh dalam sebuah festival.
Festival akan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIT, diawali dengan pembukaan gerbang (Open Gate) pukul 09.00–10.00 WIT.
Panitia telah menyiapkan empat rangkaian kegiatan utama yang menggambarkan siklus kehidupan masyarakat Hubula, mulai dari prosesi adat hingga permainan tradisional.
Atraksi pertama adalah Khe Yugu Wolok, yakni prosesi pengantar pengantin perempuan kepada pihak laki-laki yang diiringi nyanyian dan tarian adat. Prosesi ini dijadwalkan berlangsung pukul 10.00–11.00 WIT.
Selanjutnya, pengunjung akan menyaksikan prosesi Bakar Batu pada pukul 11.00–12.00 WIT. Tradisi memasak menggunakan batu panas tersebut merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat pegunungan dan biasanya dilaksanakan pada berbagai acara adat, termasuk penyambutan dan pesta perkawinan.
Memasuki siang hari, festival menghadirkan Permainan Tradisional seperti Sikoko, Puradan, dan Memanah. Pengunjung juga diberi kesempatan untuk ikut mencoba berbagai permainan rakyat yang menjadi bagian dari pendidikan karakter anak-anak Hubula sejak usia dini.
Puncak acara akan berlangsung pukul 13.00–15.00 WIT melalui atraksi Wim Lukatok, sebuah pertunjukan perang tradisional yang menggambarkan perkembangan permainan anak-anak menjadi simbol keberanian, persatuan, dan kedewasaan dalam kehidupan masyarakat adat.
Selain pertunjukan budaya, panitia juga membuka ruang promosi bagi 12 destinasi wisata yang berada di bawah naungan Himpunan Pengelola Wisata Alam dan Budaya Kabupaten Jayawijaya. Seluruh lokasi wisata tersebut diharapkan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Wamena.
Untuk mendukung penyelenggaraan festival, panitia menetapkan tiket masuk sebesar Rp50.000 bagi wisatawan domestik dan Rp100.000 bagi wisatawan mancanegara. Sementara itu, tarif parkir kendaraan dipatok Rp20.000 untuk mobil dan Rp10.000 untuk sepeda motor.
Melalui Pra Festival Budaya Lembah Baliem 2026, panitia berharap masyarakat tidak hanya menikmati pertunjukan budaya, tetapi juga semakin mengenal nilai-nilai kehidupan masyarakat Hubula sekaligus mendorong pelestarian budaya sebagai kekuatan pembangunan pariwisata dan ekonomi lokal di Kabupaten Jayawijaya.(*)
