Wamena, nirmeke.om — Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Papua secara resmi melantik Ludia E. Logo sebagai Ketua PMI Kabupaten Jayawijaya periode 2026–2031, dalam sebuah acara yang berlangsung di salah satu hotel di Wamena, Rabu (28/01/2026).
Pelantikan tersebut dihadiri oleh Ketua PMI Provinsi Papua Zakius Degei beserta rombongan, pengurus PMI Jayawijaya demisioner, pembina Palang Merah Remaja (PMR), Direktur RSUD Wamena, Kepala Unit Transfusi Darah RSUD, Asisten II Sekda Jayawijaya Lekius Yikwa, serta relawan PMI dan PMR.
Dalam sambutannya, Ludia E. Logo menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin PMI Kabupaten Jayawijaya selama lima tahun ke depan. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan di PMI bukan soal jabatan, melainkan tanggung jawab kemanusiaan dan moral kepada masyarakat.
“Menjadi Ketua PMI bukan tentang jabatan, tetapi tentang bagaimana kita menjalankan misi kemanusiaan dan tanggung jawab moral kepada masyarakat,” ujar Ludia.
Ludia juga memaparkan tiga prioritas utama PMI Jayawijaya periode 2026–2031, yakni penanganan konflik sosial, peningkatan ketersediaan stok darah, serta respons terhadap bencana alam.
“Kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk menangani konflik sosial dan bencana, sekaligus meningkatkan ketersediaan stok darah di RSUD Wamena,” katanya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada PMI Provinsi Papua atas dukungan dan pembinaan yang selama ini diberikan, serta mengajak seluruh pengurus untuk membangun kerja sama dengan prinsip kolaborasi dan konsolidasi internal demi memperkuat peran PMI di tengah masyarakat Jayawijaya.
Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Papua Zakius Degei menegaskan pentingnya peran strategis PMI dalam pelayanan kemanusiaan, khususnya di bidang kesehatan.
Ia mendorong pengurus PMI Jayawijaya yang baru untuk segera membentuk dan memperkuat relawan, karena relawan merupakan ujung tombak pelaksanaan misi kemanusiaan di lapangan.
“Relawan adalah kekuatan utama PMI. Mereka yang bergerak langsung di lapangan untuk membantu masyarakat,” ujar Zakius.
Ia juga menekankan pentingnya membangun kerja sama lintas sektor, termasuk dengan pemerintah daerah dan institusi kesehatan, guna memastikan program-program PMI berjalan efektif dan berdampak nyata.
“Kami berharap sinergi ini terus diperkuat agar PMI semakin hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Jayawijaya,” tutupnya.(*)
Pewarta: Aguz Pabika
