Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Pentingnya Proteksi Dan Konservasi Kali Baliem Dari Pendangkalan Sampah
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Pena Papua > Catatan Aktivis Papua > Pentingnya Proteksi Dan Konservasi Kali Baliem Dari Pendangkalan Sampah
Catatan Aktivis PapuaKesehatan

Pentingnya Proteksi Dan Konservasi Kali Baliem Dari Pendangkalan Sampah

admin
Last updated: May 18, 2024 19:24
By
admin
Byadmin
Follow:
1.5k Views
2 years ago
Share
Pentingnya Proteksi Dan Konservasi Kali Baliem Dari Pendangkalan Sampah - Dok
SHARE

Oleh: Benyamin Lagowan

Iklan Nirmeke

Enam bulan lamanya saya di Wamena dalam tahun 2023-2024. Waktu lalu, ketika naik peswat Trigana Air IL272 tujuan Jayapura, hati saya tersentuh memandang indahnya kali Baliem (Palima/Parima) yang panjang dan berliku-liku.

Kali Baliem ialah kali terbesar di Papua Pegunungan, yang telah memberi kehidupan bagi manusia dan semua makhluk Lembah Baliem. Kali/Sungai Baliem atau Palima dalam dialek orang Huwula adalah berkat dan ciptaan Tuhan untuk Orang Lanny di Hilir dan Orang Huwula, Yali hingga Boven Digoel di hulu.

Tak terbatas peran dan manfaat kali ini dalam sejarah hidup semua entitas makhluk hidup di Lembah Baliem. Kami di Lembah Kota Wamena selama ribuan tahun telah memanfaatkan kali Baliem utk konsumsi langsung maupun mencuci dn mandi.

Meski warnanya kerab kabur, tapi tidak pernah mengganggu kesehatan. Karena kualitasnya cukup baik. Dari generasi ke generasi orang Baliem telah menggunakan air tsb sbg sumber kehidupan.

Akan tetapi pemandangan hari ini sejak beberapa tahun belakangan, mulai agak berbeda. Ada genangan air di sepanjang bantaran kali Baliem. Padahal curah hujan di Baliem tidak terlalu tinggi. Hanya sekitar 2-3 kali turun hujan dalam seminggu trakhir.

Kita sering mendengar kerapkali di beberapa wilayah ini diterpa banjir terus menerus. Padahal pada beberapa tahun silam tak pernah terjadi. Ada masalah apa gerangan?

Baca Juga:  JALAN TUA DEMOKRASI

Tentu ini ada kaitan dengan proses pendangkalan yang mulai terjadi dibeberapa mata kali kecil di sekitar Kota Wamena. Bisa kita lihat di muara kali Heloima, Hetuima, Muleleima dan Bahkan Ueima.

Ada endapan sampah pabrikan. Plastik, karung, besi, botol, pempers hingga perabotan rumah tangga lainnya. Kebanyakan barang2 yg sulit terurai atau bukan bahan bakaran sempurna berbahan dasar plastik dan besi bahkan karet.

Dihulu kali Heloima, kampung halaman saya. Tempat saya lahir 30 tahun lalu. Dulu, muara kali Heloima adalah tempat kami mandi, mencari ikan bahkan mencuci makanan spt ubi ubian. Tapi kini, setelah 30 tahun, sudah berubah kualitas dan reliefnya.

Dibantaran kali dari jmbatan Heloima telah banyak sampah tersangkut sana sini. Di muara sudah terjadi pendangkalan. Bahkan hingga di kali Baliem, terjadi endapan sampah yang membuat kami merasa telah terjadi pendangkalan.

Dahulu banyak pemancing dari OAP pesisir dan Mee sering duduk mancing ikan. Kini mulai berkurang. Ukuran ikan yang didapat mkin kecil. Ikan2 endemik spt mas dan mujair mulai berkurang. Apalagi udang endemik kali Baliem yang besar dan berfariasi warnanya. Semua seolah makin sulit ditemukan.

Baca Juga:  HUT ke-62 Bangsa Papua : Ormas Reaksioner NTT dan Polisi serang Massa Aksi AMP dan FRI-WP di Kupang

Dalam 3 Periode saja telah terjadi perubahan besar terhadap alam kami, tanah, air, sungai, kali dan gunung2. Bagaimana dengan 30 Tahun mendatang? Apa jadinya jika manusia sbg makhluk mulia berakal budi tidak segera memahami dan menyadari penting dan vitalnya peran air dan kali bagi kelangsungan dan eksistensi ekosistem makhluk manusia?

Kita akan menciptakan kiamat sendiri karena suatu waktu sungai Baliem akan menguap dan tergenang kembali membentuk danau yang menurut Pastor Fransz Lieshout, Wamena adalah kota yang terbentuk setelah keringnya suatu danau besar di masa pra sejarah.

Kita akan musnah dan kesulitan sebab Kali Baliem adalah satu-satu kali terbesar yang menjadi muara bagi semua kali di Provinsi Papua Pegunungan. Tidak ada laut atau danau terdekat yg menjadi muara akhir dari kali Baliem. Hanya laut Papua Selatan dan itu sangat jauh.

Kita justeru terancam terdampak genangan dari berbagai air hasil turunnya hujan dan aliran berbagai muara kali2 kecil. Tapi semua tergantung pada kita manusia hari ini, apakah ingin menitipan malapetaka bagi generasi mendatang atau keselamatan sbg warisan tanpa petaka. (*)

*) Dokter Muda Papua asal Wamena

Related

You Might Also Like

Kata “Mereka” Untuk Orang Asli Papua

Papua, ATM Militer: Konflik yang Dipelihara demi Proyek Keamanan

KEMAJUAN YANG MENGHANCURKAN

Kenapa Keanggotaan ULMWP di MSG Ditolak?

Mengenang Filep Karma Bapak Ideologis Bangsa Papua

TAGGED:Kali Balim WamenaPentingnya Proteksi Dan Konservasi Kali Baliem Dari Pendangkalan Sampah

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Rayakan 130 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua
Next Article Pantaskah OAP Berkontestasi Dalam Pilkada 2024?
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

BPN Jayawijaya Amankan Dokumen dan Buku Tanah Sengketa Aikima
Papua Pegunungan
1 day ago
Masyarakat Adat Aikima Tolak 70 Sertifikat, Tuntut Tanah Ulayat Dikembalikan
Papua Pegunungan
1 day ago
Mahasiswa Tolikara di Bali Terusir dari Kontrakan, Dana Pemondokan Belum Dikirim Pemda
Pendidikan
1 day ago
ASBWI Papua Pegunungan Siap Gelar Piala Pertiwi 2026
Olaraga
3 days ago
Baca juga
Kesehatan

Pemkab Lanny Jaya Perkuat Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan

2 years ago
ArtikelCatatan Aktivis Papua

Kapitalisme Kolonial dan Penjajahan Baru di Tanah Papua

1 year ago
Catatan Aktivis Papua

“Kita Cinta Papua”: Slogan Memusnahkan Orang Asli Papua

3 years ago
Catatan Aktivis PapuaHeadline

Alasan Pelajar di Papua Pegunungan Tolak Makan Bergizi Gratis

2 years ago
HeadlineKesehatanTanah Papua

Kelaparan Berulang Memakan Korban Jiwa di Papua

3 years ago
Ketua Baru KPA Jayawijaya Tonius Wenda dan Pengurus Bergerak Cepat, Renovasi Honai Kantor KPA dan Shelter Sebelum Memulai Pelayanan Keluar - Foto: Dok. KPA Jayawijaya
KesehatanPapua Pegunungan

Tonius Wenda Tancap Gas Benahi KPA Jayawijaya

3 months ago
Catatan Aktivis Papua

HUT ke-62 Bangsa Papua : Ormas Reaksioner NTT dan Polisi serang Massa Aksi AMP dan FRI-WP di Kupang

3 years ago
Catatan Aktivis Papua

Kepala Daerah Harus Orang Asli Papua Bukan Solusi

2 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?