Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Kisah Anak Rantau di Bawah Terik Mentari: Saga Youtefa Jayapura
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Pena Papua > Cerpen Papua > Kisah Anak Rantau di Bawah Terik Mentari: Saga Youtefa Jayapura
Cerpen PapuaPendidikan

Kisah Anak Rantau di Bawah Terik Mentari: Saga Youtefa Jayapura

Agus Wilil
Last updated: August 27, 2025 03:40
By
Agus Wilil
ByAgus Wilil
Follow:
769 Views
9 months ago
Share
SHARE

Oleh: Anton Alua

Iklan Nirmeke

Di bawah terik matahari yang membakar kulit, dua pemuda asal Papua, Yavet Himan dan Agus Wetipo, menjalani hari-hari mereka di pelataran parkir sebuah toko di kawasan Youtefa, Jayapura. Mereka bukan sekadar tukang parkir. Mereka adalah mahasiswa Universitas Cenderawasih—Yavet di semester delapan, Agus di semester empat—yang tengah berjuang menapaki jalan menuju masa depan.

Pekerjaan ini bukan pilihan yang lahir dari kenyamanan. Awalnya, rasa malu dan gengsi kerap membayangi. Namun, kebutuhan hidup di asrama, biaya makan, dan uang kuliah membuat mereka mengesampingkan perasaan itu. Perlahan, rasa sungkan berganti menjadi tekad. Mereka berjanji pada diri sendiri: tidak akan menyerah sebelum mimpi mereka tercapai.

Baca Juga:  Komunitas Papuansvideomaker Beri Pelatihan Content Creator Bagi Anggota HPMP Kota Jayapura

Setiap hari, Yavet dan Agus berdiri menyambut pelanggan yang datang. Dengan senyum ramah, mereka mengarahkan kendaraan, memastikan setiap mobil dan motor terparkir aman dan rapi. Upah yang mereka bawa pulang tidak besar—kadang hanya Rp10 ribu hingga Rp50 ribu per hari—namun cukup untuk makan, sedikit menabung, dan perlahan menutupi biaya kuliah.

Meski lelah kerap menyergap, mereka tak pernah mengeluh. Debu jalanan yang melekat di tubuh seolah menjadi saksi bisu perjuangan mereka. “Kami bersyukur, apa pun hasilnya,” ujar salah satu dari mereka suatu sore.

Baca Juga:  Sekolah Adat Siap Kolaborasi dengan Program Sekolah Rakyat Presiden Prabowo

Suatu hari, seorang dosen yang kerap berbelanja di toko tempat mereka bekerja berhenti sejenak. Ia menatap mereka, lalu tersenyum. Bagi sang dosen, di hadapannya bukanlah sekadar tukang parkir, melainkan mahasiswa yang tengah berjuang menggapai cita-cita. Motivasi, saran, dan dukungan pun mengalir dari bibirnya—membakar kembali semangat dua anak rantau itu.

Bagi Yavet dan Agus, menjadi tukang parkir hanyalah persinggahan. Mereka menyimpan mimpi besar, percaya bahwa kerja keras dan ketekunan akan menuntun mereka ke masa depan yang gemilang. Setiap langkah kecil yang mereka ambil hari ini adalah batu pijakan menuju kesuksesan yang mereka dambakan. (*)

Related

You Might Also Like

Ini Alasan Mahasiswa Jayawijaya Tolak Kehadiran IPLT di Walelagama

Fransina Daby Buka Seminar dan Salurkan Bantuan ke Mahasiswa Jayawijaya di Jayapura

AMPPJ Nayak II Gelar Diskusi Publik Tentang Literasi, Jurnalisme Hingga Pengembangan Skill

Cerpen: Percuma Sa Berdoa

Mubes II Ikatan Alumni SMP YPPK Santo Thomas Wamena Siap Digelar di Jayapura

TAGGED:Pendidikan di JayapuraPerjuangan Mahasiswa Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Festival Budaya Lembah Baliem: Lebih dari Sekadar Pertunjukan, Ini Penjaga Jati Diri Papua Pegunungan
Next Article Pencurian Sayur oleh TNI Non-Organik Picu Resah Warga Ibele-Jayawijaya
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Papua Demo soal Kasus Dogiyai di Kementerian HAM
Berita Foto Nasional Papua Tengah Polhukam
2 days ago
Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
2 weeks ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 weeks ago
Pegiat Literasi Salurkan Buku Bacaan untuk Pemuda Gereja Baptis Onggeme, Dorong Generasi Muda Cintai Pendidikan
Pendidikan Sastra
2 weeks ago
Baca juga
Pendidikan

Pemuda Baptis West Papua Temukan Mandeknya Proses Belajar di Danime dan Taleme, Desak Dinas Pendidikan Bertindak

5 months ago
Pendidikan

Ribuan Orang Hadiri Misa Syukur Pesta Emas 50 Tahun SMP YPPK St. Thomas Wamena

5 years ago
PendidikanSastraTanah Papua

Mas Yewen Hadir di Dogiyai, Perkuat Literasi Humor Lewat Mop dan Stand Up Comedy

5 months ago
ArtikelPendidikan

Sejarah ODO: Jejak Sekolah Guru Katolik Pertama di Tanah Papua

9 months ago
HeadlinePendidikanTanah Papua

Sekolah Adat Santo Yohanes Pembaptis II Diresmikan: Upaya Menyelami dan Merawat Jati Diri Papua

1 year ago
PendidikanTanah Papua

Janji Manis yang Terancam Pahit: 21 Mahasiswa Kedokteran Jayawijaya Hadapi Ancaman Cuti karena Bantuan Tak Kunjung Turun

9 months ago
Pendidikan

HMPJ Bentuk Panitia Kongres VIII: Desak Pemkab Jayawijaya Segera Cairkan Bantuan Studi Akhir

10 months ago
Pendidikan

BEM dan DPM FISIP Uncen Gelar Sidang Pleno I, Tetapkan Program Kerja 2025

9 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?