Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Harta Benda Milik Masyarakat Sipil di Kwiyawage Dijarah Militer Indonesia Ketika Melakukan Pencarian Pilot Susi Air
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > Harta Benda Milik Masyarakat Sipil di Kwiyawage Dijarah Militer Indonesia Ketika Melakukan Pencarian Pilot Susi Air
HeadlinePolhukam

Harta Benda Milik Masyarakat Sipil di Kwiyawage Dijarah Militer Indonesia Ketika Melakukan Pencarian Pilot Susi Air

Redaksi
Last updated: April 28, 2023 01:15
By
Redaksi
ByRedaksi
Follow:
2.1k Views
3 years ago
Share
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Melihat kondisi rakyat sipil Orang Asli Papua (OAP) dalam tekanan moncong senjata militer Indonesia di wilayah Kwiyawagi, maka Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Lani Jaya Kabupaten Lanny Jaya (HIPMALani) Se-Jawa dan Bali menuntut kepada semua pihak yang berkepentingan untuk mengatasi konflik di atas tanah Papua lebih khususnya di wilayah Kwiyawagi dan sekitarnya yang kian meningkat ekskalasi kekerasan militer Indonesia versus TPNPB-OPM dan berdampak korban langsung rakyat sipil Kwiyawagi, Lanny Jaya Papua Pegunungan.

Iklan Nirmeke

Hal tersebut ditegaskan Ronal Kogoya, ketua koorwil HIPMA-LANI Bali dalam pers release yang di terima nirmeke.com, Kamis (27/4/2023).

Kekerasan militer Indonesia di Kwiyawagi sangat brutal tidak hanya mencari pilot yang disandera TPNPB namun, Militer Indonesia juga mengintimidasi, menangkap, memukul, menyiksa, memenjarakan serta membunuh rakyat sipil yang tidak bersalah.

“Militer Indonesia mencurigai rakyat sipil bagian dari TPNPB sehingga militer Indonesia bertindak sewenang-wenang dan brutal. Militer Indonesia juga membakar rumah-rumah warga, menyita harta benda masyarakat sipil, Uang persembahan dan perpuluhan Gereja, Uang masyarakat, ternak babi 2 ekor, Sembako Gula Pasir, kopi milik masyarakat sipil Kwiyawagi,” ujar Ronal.

Operasi Militer Pencarian Pilot Merhtens di Kwiyawagi

Operasi Militer Pencarian Pilot Merhtens di Kwiyawagi dilakukan sejak 30 Maret 2023 sekitar pukul 14:30 WIT dengan melakukan pendoropan militer, TNI di daerah Kwiyawagi. TNI menggunakan tiga pesawat yaitu pesawat AMA diturunkan di Kwiyawagi untuk mencari pilot susi air Mehrtens warga negara Selandia Baru. Setelah tiba di Kwiyawagi, TNI yang menggunakan pesawat memanggil TNI komando lain yang masuk di Kwiyawagi melalui jalan darat untuk bergabung sebanyak 372 personil. Namun, beberapa komando tidak kelihatan pada saat itu.

“Mulai tanggal 1 April 2023 TNI gabungan mulai melakukan operasi militer di daerah Kwiyawage dimana hampir 20 warga sipil ditangkap TNI lalu, mereka disiksa, ditembak, diinterogasi dan merampas uang mereka sebesar 20 juta oleh TNI. Aparat TNI juga di waktu yang sama 10 April militer Indonesia lainnya mengepung gereja, sebanyak 35 gereja seluruh daerah Kwiyawagi, di situ interogasi dan memukul lalu bawah ke pos TNI sampai Pukul 7 malam WIT melepaskan masyarakat pulang ke rumah masing-masing,” kata Ronal dalam releasenya.

Baca Juga:  Tujuh Tahun, Masyarakat Nduga Dalam Intimidasi Konflik Berkepanjangan

Pada 11 April 2023, Militer Indonesia mendatangi masyarakat yang berkebun, di kebun itu ada rombongan masyarakat yang sedang kerja, diperiksa, diinterogasi dan intimidasi serta dipukul oleh militer TNI atas nama Terita Telenggen.

“Sesudah itu bawah masuk ke pos, 11 April 2023, 3 orang ditanggap dari hari sebelumnya dengan Cerita Telenggen diterbangkan menggunakan Elikopter Kwiyawagi-Timika, sesudah di sana, 1 orang diantaranya meninggal dunia akibat pukulan oleh TNI, dan kirim mayatnya kembali ke kabupaten Lanny Jaya untuk dimakamkan. Pada 13 April 2023. Mayat Wity Unue (17) dibakar mayat di tengah jalan Golonikime, Malagaineri. Korban meninggal dunia akibat penyiksaan militer Indonesia,” ujar Ronal dalam laporan release.

Rumah Warga Dibakar

Sedangkan kekerasan militer Indonesia lainnya di daerah Kwiyawagi distrik Wano Barat dan Nenggeagin rumah-rumah warga sipil dibakar sebanyak 10 rumah namun tidak dihitung dengan barang-barang isi rumah yang tidak diambil oleh pemilik semunya hangus terbakar sebagai berikut:
(1). Rumah Gininga Telenggen
(2). Rumah Eginus Kulua
(3). Rumah Yerkankome Telenggen asal jemaat Gereja Baptis Wutpaga
(4). Rumah Dimes Murib
(5). Rumah Berangar Murib
(6). Rumah Yengaruk Murib
(7). Rumah Yos Murib
(8). Rumah Te Murib
(9). Rumah Moter Telenggen
(10). Kantor Gereja Kemah Injil Kingmi Papua Jemaat Melambok.

Harta Benda dan Ternak Milik Masyarakat di Kwiyawage Dirampok Militer Indonesia

Militer Indonesia menyitah barang-barang masyarakat selama operasi pencarian pilot Mehrtens di Kwiyawagi diantaranya:
(1). Gula Pasir tambah kopi 3 karton pemilik Ibu Elina Murib
(2). Gula pasir 125 kilo, kopi 4 karton, minyak lima liter, Garam 1 Pak pemilik Pelina Nirigi,
(3). Uang 900 ribu Milik Moter Telenggen.
(4). Uang sebesar Rp 15 juta kas Gereja Melambok
(5). Menyembelih Babi 2 ekor harga 10 juta dan 8 juta pemilik Yambimayu Telenggen
(6). Satu ekor Sapi pemilik Semuel Murib.

Baca Juga:  Sa Pu Kaka Adalah Sa Pu Guru

“Semua ini dilakukan oleh militer Indonesia yang pergi menggunakan jalan darat. Sementara pergi menggunakan jalur udara, langsung pergi di distrik Agandugume Kabupaten Puncak Papua, langsung menangkap masyarakat sipil atas nama Nogolo Kulua dengan keluarga, 3 perempuan anak serta istrinya lalu diinterogasi dan mulai mengeluarkan tembakan akhirnya ada 3 Gereja yang mengungsi ke arah distrik Sinak, Ilaga, Kab. Puncak Papua,” kata Ronal.

Korban Rakyat Sipil di Distrik Kwiyawagi dan Wano Barat

1. Korban anak di bawah umur atas nama Parena Karunggu (16) telah kena tembak di bagian pingang belakang, dan peluru masih bersarang dalam tubuh.
2. Wity Unue (17) mengalami penyiksaan kemudian meninggal dunia di dalam tahanan.
3. Preson Gwijangge (15) ditahan dalam kondisi sehat lalu dibebaskan dalam kondisi sakit.
4. Ependak Karunggu (15) mengalami penyiksaan, dan
5. Cerita Telenggen (25) ditahan dalam kondisi sehat lalu dibebaskan dalam kondisi sakit .
6. Kejar Murib (15) ditahan dalam kondisi sehat lalu dibebaskan dalam kondisi sakit .
7. Oumeka Tabuni (28) ditahan dalam kondisi sehat lalu dibebaskan dalam kondisi sakit.
8. Anak dari Bapak Wahyu di Distrik Kwiyawagi ditahan dalam kondisi sehat lalu dibebaskan dalam kondisi sakit.

Korban Pemukulan dan Intimidasi

Sedangkan korban intimidasi dan pemukulan warga di distrik Goa Balim pada 16 April 2023 berjumlah 10 orang rakyat sipil antara lain:
1. Angin Pela
2. Yeson Kogoya
3. Pindiron Kogoya
4. Iburan Pela
5. Demier Kogoya
6. Epinus Kogoya
7. Gonius Wanena
8. Wakoman Kogoya
9. Yenis Kogoya
10. Depfri Waker
11. Dekinus Kogoya
12. Indokon Wanena.

Redaksi

Related

You Might Also Like

Tim Pansus HAM MRPP Laporkan Situasi Lokasi Pengeboman oleh Militer Non-Organik di Lanny Jaya

Sempat Ricuh di DPR Papua Pegunungan, Aspirasi Massa Akhirnya Diterima Pimpinan DPRP

Forkopimda, MA dan Kejari Sorong Didesak Bertanggung Jawab atas Konflik Pemindahan Tahanan Politik Papua

KNPB Wilayah Balim Peringati Perjanjian New York 1962, Sampaikan Lima Tuntutan dan Soroti Pelanggaran HAM di Papua

PMKRI Jayapura Kutuk Tindakan Biadap Oknum Anggota TNI Yang Menyiksa Warga Sipil di Papua

TAGGED:Militer Indonesia di PapuaOperasi militer di KwiyawageOperasi Militer di Lanny JayaPencarian Pilot Susi AirTPNPB-OPM

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Hari Misi Pekabaran Injil di Lembah Hugulama
Next Article Otsus Dalam Genggaman Elite Papua
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
2 days ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Pegiat Literasi Salurkan Buku Bacaan untuk Pemuda Gereja Baptis Onggeme, Dorong Generasi Muda Cintai Pendidikan
Pendidikan Sastra
2 days ago
Komisi B DPRK Jayawijaya Soroti Sektor Pertanian, Koperasi, dan Pasar dalam Rekomendasi LKPJ 2026
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
Headline

Memajukan Pengusaha Papua Dari Kampung ke Kota, Jadi Program Ungulan KAP Papua

7 years ago
PolhukamTanah Papua

MRP Papua Pegunungan Kritik Bupati Lanny Jaya yang Tutup Mata atas Pengeboman Warga

7 months ago
LingkunganPolhukamTanah Papua

Suku Wiyagar Tolak Proyek Kampung Nelayan di Sumuraman, Desak Pemerintah Hormati Hak Ulayat

2 months ago
PolhukamTanah Papua

Warga Sipil di Yahukimo Diduga Disiksa dengan Aliran Listrik Sebelum Dibebaskan

10 months ago
PolhukamTanah Papua

Aksi Hari HAM Sedunia: Rakyat Papua Suarakan Darurat HAM dan Seruan Persatuan

5 months ago
PolhukamSiaran Pers

Mahasiswa Papua Gelar Aksi Solidaritas di Makassar, Tuntut Pembebasan Empat Tahanan Politik Tanpa Syarat

6 months ago
HeadlineInfrastrukturTanah Papua

Gubernur Papua Pegunungan Ancam Tempuh Jalur Hukum Terkait Penyalahgunaan Dana Lahan Kantor Gubernur

1 year ago
HeadlineTanah Papua

Desak Uskup Mandagi Lakukan Klarifikasi, Umat Katolik Buat Aksi Spontan di Halaman Gereja

2 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?