Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Ketua Dewan Adat Papua Apresiasi Penyampaian Isu Papua di Sidang PBB
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Headline > Ketua Dewan Adat Papua Apresiasi Penyampaian Isu Papua di Sidang PBB
HeadlineTanah Papua

Ketua Dewan Adat Papua Apresiasi Penyampaian Isu Papua di Sidang PBB

admin
Last updated: April 28, 2025 14:03
By
admin
Byadmin
Follow:
997 Views
1 year ago
Share
SHARE

Jayapura, nirmeke.com— Ketua Dewan Adat Papua, Dominikus Sorabut, mewakili tujuh wilayah adat dan masyarakat adat Papua, menyampaikan apresiasi kepada Octovianus Mote yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden Eksekutif United Liberation Movement for West Papua (ULMWP). Mote dinilai telah dengan berani menyuarakan penderitaan dan harapan bangsa Papua dalam Sidang Forum Tetap Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Isu Masyarakat Adat (UNPFII) di New York, Amerika Serikat, pada 25 April 2025.

Iklan Nirmeke

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Tuan Octovianus Mote yang telah menjadi Speaker Papua Customary Council dalam forum internasional tersebut,” ujar Sorabut.

Dalam pernyataannya, Sorabut mengajak seluruh masyarakat adat Papua untuk bangkit, membela, melindungi, dan mempertahankan harkat dan martabatnya dari berbagai ancaman yang tengah mereka hadapi.

“Teruslah membela dan mempertahankan kekayaan alam Papua. Marilah kita setia dan konsisten dalam tugas serta peran kita masing-masing, bergerak bersama menyelamatkan alam dan manusia Papua dari ancaman kolonialisme, kapitalisme, dan militerisme,” katanya. Ia juga berharap Tuhan memberikan kekuatan kepada seluruh rakyat Papua.

Baca Juga:  Uskup Jayapura Larang Pemerintah Bangun Kantor Gubernur di Kebun Masyarakat Adat Wouma dan Welesi

Pada kesempatan yang sama, Octovianus Mote dalam pidatonya di forum PBB tersebut menyoroti kondisi kritis di Papua Barat. Ia menyebut rakyat West Papua tengah menghadapi ancaman genosida, ekosida, dan etnosida.

“Di Pasifik, kita memasuki tahun-tahun kritis dalam perjuangan kolektif melawan kekuatan kolonial yang terus merajalela di tanah kita. Di Papua Barat, di bawah logika kolonial yang sama, rakyat kami kini menghadapi genosida, etnosida, dan ekosida, yang didukung oleh riset akademis, laporan organisasi hak asasi manusia, piagam hak asasi manusia, serta pengakuan berbagai Pelapor Khusus PBB,” papar Mote.

Mote juga menyoroti akar kolonialisme di Papua Barat yang menurutnya dilandasi rasisme sistemik, sebagaimana diungkap dalam laporan Hak Asasi Manusia terbaru. Ia mengingatkan bahwa sejak 1 Mei 1963, saat Indonesia menguasai Papua, rasisme telah mengakar dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Papua.

Selain itu, ia mengkritik kebijakan pemerintah Indonesia yang menyerahkan sumber daya alam Papua kepada perusahaan nasional dan internasional, membagi wilayah Papua menjadi enam provinsi tanpa persetujuan rakyat, dan meningkatkan militerisasi di daerah berpenduduk sedikit, menyebabkan lebih dari 80.000 warga Papua mengungsi sejak 2018.

Baca Juga:  Tiga Unsur Pimpinan Definitif MRP Provinsi Papua Pegunungan Sudah Terpilih

Mote meminta Dewan Keamanan PBB untuk menerapkan prinsip “Responsibility to Protect” (R2P) guna melindungi warga sipil Papua Barat. Ia juga mendesak Forum Tetap PBB untuk memperbaharui studi tentang kolonialisme di Pasifik sesuai Agenda Dekolonisasi 2021–2030.

Lebih jauh, Mote menyerukan kepada Pemerintah Indonesia untuk menunjukkan transparansi dan akuntabilitas dengan mengundang Pelapor Khusus PBB tentang hak-hak masyarakat adat serta pejabat terkait lainnya untuk melakukan kunjungan resmi dan menilai kondisi hak asasi manusia di Papua Barat.

“Memberikan akses tersebut tidak hanya akan memperkuat kredibilitas Indonesia di mata internasional, tetapi juga menjadi langkah penting menuju pembangunan kepercayaan, akuntabilitas, dan perdamaian di kawasan,” ujar Mote.

Di akhir pidatonya, Mote menyerukan dukungan masyarakat internasional untuk berdiri bersama rakyat Papua Barat dalam memperjuangkan kedaulatan mereka.

“Kedaulatan tidak diberikan begitu saja kepada bangsa Papua. Mari berdiri bersama kami,” tegasnya. (*)

Related

You Might Also Like

Bacaleg DPC PPP Yahukimo Didominasi Kaum Milenial

Pj Bupati Lanny Jaya Serahkan Dokumen DPA OPD Tahun Anggaran 2024

YKKMP Desak Kapolri dan Panglima TNI Usut Dugaan Pungli Aparat di Beoga

Senator Lis Tabuni: Pengiriman Transmigrasi ke Tanah Papua Bukan Solusi

Prediksi Lonjakan Penumpang, Bandara Sentani Buka Posko Mudik Lebaran

TAGGED:Dewan Adat PapuaIsu Papua di Sidang PBBUnited Liberation Movement for West Papua (ULMWP)UNPFII

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Musisi, Komunitas, dan Jurnalis Bersatu Galang Dana untuk Siswa Pengungsi Nduga
Next Article Pemkab Yahukimo Gelar Musrenbang RKPD dan Otonomi Khusus 2026
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Dana Otsus Papua Besar, Pengawasan Lemah, Rakyat Masih Menunggu Kesejahteraan
Artikel Catatan Aktivis Papua
20 hours ago
Jejak Sunyi Bruder Eligius Fenenteruma, OFM: Fransiskan Pertama dari Orang Asli Papua
Artikel
1 day ago
SPWP Soroti MBG di Papua, Henius: Jangan Abaikan Pendidikan dan Kesehatan
Papua Pegunungan Tanah Papua
1 day ago
16 Ton Beras untuk Warga Kondaga, Kepala Distrik Tekankan Pembagian Merata
Papua Pegunungan
1 day ago
Baca juga
Tanah Papua

Pj Bupati Jayawijaya Apresiasi Kegiatan Seminar Kebudayaan Lembah Balim Dalam Menjaga Warisan Budaya Leluhur

2 years ago
Kabar DaerahPolhukamTanah Papua

Senator Agustinus R. Kambuaya Soroti Ketimpangan Solidaritas: ‘Bantu Palestina, Tapi Lupakan Pengungsi Papua’

10 months ago
InfrastrukturTanah Papua

Dua Dekade Terisolasi: Warga Lokpon Yahukimo Menanti Terang Pendidikan, Kesehatan, dan Listrik

1 year ago
LensaTanah Papua

Papuan Voices Gelar FFP ke VI Tahun 2023, Bertajuk “Dari Kampung Kitong Cerita”

3 years ago
Ekonomi & BisnisPapua Pegunungan

Pendeta Bangun Penggilingan Padi Swadaya, Alpius: Ini Contoh Kemandirian Masyarakat

1 month ago
OlaragaPapua Pegunungan

PSSI Jayawijaya Dukung Liga 4 Indonesia Zona Papua Pegunungan, Siapkan Tiga Klub Tuan Rumah

7 months ago
PendidikanTanah Papua

Eskalasi Kekerasan di Papua Terus Meningkat, Mahasiswa Jayawijaya Kritik Kinerja Ketua DPR Papua

3 years ago
Gubernur terpilih Provinsi Papua Pegunungan, John Tabo – Ones Pahabol
Tanah Papua

Breaking News: Final Putusan MK Pasangan John Tabo – Ones Pahabol Menang

2 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?