Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Kasus Kekerasan Terhadap Warga Sipil Meningkat, Papua Butuh Intervensi Pengiat HAM PBB
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Kasus Kekerasan Terhadap Warga Sipil Meningkat, Papua Butuh Intervensi Pengiat HAM PBB
Tanah Papua

Kasus Kekerasan Terhadap Warga Sipil Meningkat, Papua Butuh Intervensi Pengiat HAM PBB

admin
Last updated: September 23, 2025 11:01
By
admin
Byadmin
Follow:
599 Views
4 years ago
Share
11 orang warga Sipil Papua tewas di terkena timah panas aparat keamanan TNI-Polri di Wamena beberapa waktu lalu - Dok
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) mendesak Dewan HAM PBB, Paling Merah Internasional dan masyarakat Internasional secara independen melakukan penyelidikan kasus mutilasi di Puncak dan 13 kasus kekerasan berbasis rasis serta sejumlah kasus lainnya di Papua.

Iklan Nirmeke

Desakan tersebut disampaikan Ones Suhuniap, Juru Bicara Nasional KNPB di Jayapura, Jumat (10/3/2023).

“Segera Penyelidikan dan investigasi seluruh kekerasan terhadap rakyat sipil di Papua dua tahun terakhir ini di Papua. Semua kasus kekerasan di Papua melibatkan institusi negara TNI dan Polri,” ujarnya.

Ones menjelaskan, KNPB mencatat sekitar 14 kasus kekerasan di luar prosedur hukum yang dilakukan negara melalui aparat keamanan terhadap warga sipil di Papua sejak tahun 2021 – 2023.

Sejumlah kasus kekerasan negara melalui aparat keamana, telah kami catat sekitar 14 kasus diantaranya:

  1. Penembakan furius Asso di Yahukimo 15 Maret 2021 kini satu tahun pelakunya tidak diadili
  2. Penyiksaan 3 orang warga sipil di Mappi oleh anggota TNI satu orang meninggal pelaku tidak diadili pada tanggal 29-31 Agustus tahun 2022
  3. Kasus mutilasi tidak manusiawi di Timika oleh Anggota TNI
  4. Penembakan salah satu anak sekolah di Mapia kabupaten Dogiyai pada Agustus 2022
  5. Penembakan 6 warga sipil di Dogiyai 1 November 2022, berawal dari kasus tabrak lari
  6. Kasus penembakan 11 orang ditembak kepolisian Yahukimo 10 April 2022 dalam aksi demonstrasi tolak DOB 2 orang meninggal 8 orang pelaku tidak diadili
  7. Mappi 14 Desember 2022; TNI menembak 9 Warga Sipil, 6 di antaranya pelajar. 1 tewas.
  8. Tolikara 19 Desember 2022; TNI/Polri tembak 9 warga sipil, 1 tewas. Pelaku tak teradili.
  9. Sentani 10 Januari 2023; TNI/Polri tembak 4 Warga Sipil, 1 tewas
  10. Mapia 21 Januari 2023; Anggota Polisi menembak 5 Warga sipil 1 tewas ditempat.
  11. Wamena 23 Februari 2023; TNI/Polri tembak 26 warga sipil, 9 tewas di tempat.
  12. Sinak, 03 Maret 2023; TNI Mutilasi 1 warga sipil tewas, pelaku tidak ditemukan.
  13. Pada 7 Maret 2023 ada penembak 2 warga sipil di Yahukimo polisi sebut pelakunya adalah OTK.
  14. Kasus penyiksaan tiga anak di Keerom diduga diduga sebagai anggota TNI.
Baca Juga:  Yefta Lengka Ajak Pemuda Papua Perangi Miras dan Napza

Dengan melihat peristiwa kekejaman aparat keamanan indonesia di Papua, KNPB menedesak tim independen melakukan investigasi sejumlah kasus di Papua serta membuka akses bagi wartawan asing, nasional dan lokal untuk melakukan peliputan. (*)

Baca Juga:  Tren Kasus Kekerasan di Papua Cenderung Meningkat, Ini Sebaran Daerahnya

Related

You Might Also Like

Walhi Papua Kritik Sikap Uskup Mandagi yang tidak Menerapkan Laudato Si’ kepada Umatnya

Pemuda Beam–Kuyawage Nyatakan Papua Darurat Kemanusiaan, Desak Hentikan Militerisme di Lanny Jaya

Lis Tabuni Kembali Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di GKI Sanoba Papua Tengah Demi Perkuat Jiwa Kebangsaan

KemenHAM Didorong Bertindak: Rekomendasi KOMNAS HAM dan Jeritan Masyarakat Adat Papua atas PSN

Senator Paul Finsen Mayor: Sosok Menonjol dalam Perjuangan Hak-Hak Masyarakat Papua

TAGGED:Jubir KNPB Ones SuhuniapKasus Mutilasi di MimikaKasus Mutilasi di PuncakKekerasan di PapuaPenembakan Warga Sipil Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Soal Upaya Pembebasan Pilot Susi Air, TPNPB – OPM: Harus Bertemu di Meja Perundingan, Bukan di Lapangan
Next Article Pj Gubernur Kondomo Lantik Pengurus Himpunan Pengusaha OAP Papua Pegunungan 
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Bupati Lanny Jaya: PGBP dan PGBWP Bersatu, Tanda-Tanda Alam Sudah Ada
Papua Pegunungan
2 days ago
Asisten III Pemkab Jayawijaya Buka Seminar, Launching Website dan MPAB HMPJ di Jayapura
Pendidikan
2 days ago
Ketua PGBP Serukan Umat Baptis Papua Hentikan Perang Suku dan Tinggalkan Panah-Parang
Papua Pegunungan
3 days ago
TPNPB Kodap XVI Yahukimo Klaim Nisel Payage dan Meno Heluka Bukan Anggotanya
Polhukam Siaran Pers
3 days ago
Baca juga
Papua PegununganPendidikan

Ribuan Pelajar SPWP di Wamena Longmarch ke DPR Papua Pegunungan, Tolak MBG dan Tuntut Sekolah Gratis

2 months ago
Tanah Papua

Kehadiran ASN Meningkat, Wabup Yahukimo Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik

1 year ago
Perempuan & AnakTanah Papua

Ketua TP PKK Kabupaten Yahukimo Resmi Menutup Kegiatan Lomba HKG ke-53

1 year ago
PendidikanTanah Papua

Mahasiswa Nduga Desak Pemerintah dan Aparat Hentikan Konflik di Kenyam

12 months ago
Papua PegununganPolhukam

Masyarakat Adat Yahukimo Tolak Pembangunan Pos TNI di Dekai, Sebut Abaikan Aspirasi Warga

5 months ago
Siaran PersTanah Papua

Pemda Sorong Terbitkan SK Pengakuan Perlindungan dan Penghormatan Hak Masyarakat Hukum Adat dan Wilayah Adat

2 years ago
ArtikelPena PapuaTanah Papua

Ko dan Sa Pu Tanah Papua, Tidak Sedang Dibangun, Ia Sedang Dijajah dan Kuasai Ulang

6 months ago
Tanah Papua

Gubernur Papua Tolak Rencana Pemerintah Bentuk 3 Provinsi Baru di Wilayah Timur Papua

4 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?