Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Dari Rumah Sederhana di Wamena, Noken Rasta Menjelajah Indonesia hingga PNG
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Ekonomi & Bisnis > Dari Rumah Sederhana di Wamena, Noken Rasta Menjelajah Indonesia hingga PNG
Ekonomi & BisnisPerempuan & Anak

Dari Rumah Sederhana di Wamena, Noken Rasta Menjelajah Indonesia hingga PNG

admin
Last updated: February 11, 2026 11:31
By
admin
Byadmin
Follow:
49 Views
3 months ago
Share
Inovasi Produk UMKM Rajutan Mom Kaney di Wamena - (foto: Istimewa)
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Di sebuah rumah sederhana di Jalan Holima Moai, Wamena, suara jarum rajut beradu pelan dengan benang warna merah, kuning, dan hijau. Di tangan mama-mama Papua, benang-benang itu berubah menjadi noken rasta—produk kerajinan khas Papua Pegunungan yang kini tampil lebih modern tanpa kehilangan akar budayanya.

Iklan Nirmeke

Noken bukan sekadar tas tradisional. Bagi masyarakat Papua, ia adalah simbol kehidupan, identitas, dan relasi sosial. Di Kabupaten Jayawijaya, nilai itu terus dirawat sekaligus dikembangkan melalui inovasi produk UMKM Rajutan Mom Kaney.

Pelaku usaha Rajutan Mom Kaney, Lia Nawas Kogoya, mengatakan noken rasta menjadi salah satu produk unggulan yang diminati pasar karena memadukan unsur tradisi dengan sentuhan kekinian.

“Produk rajutan kami sudah dipasarkan hampir ke seluruh wilayah Indonesia, seperti Jayapura, Sorong, Nabire, Timika, Tolikara, Manado, Malang, Yogyakarta, Bali, Bandung, Makassar, hingga tersedia di Bandara Wamena dan Jayapura. Bahkan sudah menjangkau Papua New Guinea (PNG),” ujar Lia saat ditemui di Wamena, Senin (9/2/2026).

Baca Juga:  Seminar Sehari Warnai HUT Perempuan GIDI ke-22 di Wamena

Menurutnya, pengembangan produk dilakukan untuk menjawab selera pasar tanpa menghilangkan identitas budaya Papua. Selain noken rasta, Rajutan Mom Kaney memproduksi berbagai kerajinan rajut seperti baju dan rok rasta, tas tangan, dompet, gelang, sepatu, anting-anting, taplak meja, bingkai dinding, hingga plafon rajut. Produk juga dapat dibuat sesuai pesanan konsumen.

Seluruh proses produksi dilakukan secara manual. Bahan yang digunakan dipilih dengan mempertimbangkan kekuatan dan daya tahan, sehingga produk tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga fungsional.

Di tengah persaingan produk pabrikan, kerajinan tangan seperti noken rasta memiliki nilai lebih karena dikerjakan langsung oleh tangan-tangan terampil mama-mama Papua. Aktivitas merajut bukan sekadar pekerjaan ekonomi, melainkan juga ruang menjaga pengetahuan tradisional sekaligus membuka peluang pendapatan keluarga.

Baca Juga:  Perempuan Papua Dalam Perjuangan

Lia berharap dukungan masyarakat terhadap produk lokal terus meningkat. Baginya, membeli noken rasta bukan hanya soal gaya, tetapi juga bentuk keberpihakan pada UMKM dan pelestarian budaya Papua Pegunungan.

“Dengan memakai produk kami, masyarakat ikut menjaga budaya Papua tetap hidup dan berkembang,” katanya.

Saat ini, Rajutan Mom Kaney melayani pemesanan langsung di Wamena maupun melalui jaringan distribusi ke berbagai daerah. Produk juga tersedia di Bandara Wamena dan Jayapura, memudahkan wisatawan maupun masyarakat yang ingin membawa pulang kerajinan khas Papua Pegunungan.

Di balik setiap rajutan, tersimpan cerita tentang ketekunan, kreativitas, dan semangat mama-mama Papua untuk berdiri di atas karya sendiri. Noken rasta bukan hanya produk UMKM—ia adalah simpul antara tradisi dan masa depan. (red)

Related

You Might Also Like

Tujuh Pengurus DWP Papua Pegunungan Resmi Dikukuhkan, Ketua Ajak Anggota Aktif dan Bersinergi

Bupati Yahukimo Lantik Pengurus GOW 2025–2030, Dorong Perempuan Aktif Melayani di Berbagai Sektor

Anak Muda Papua Rilis Aplikasi Lopus-Jual Beli Pulsa

Film “The Women King” Kisah Nyata Dalam Perjuangan Perempuan Afrika

Dinan Adii, Mekanik Otodidak Asal Meepago

TAGGED:Noken RastaProduk UMKM WamenaRajutan Mom Kaney

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Sidang Perdana Korupsi Dana Kampung Lanny Jaya Digelar, Peran Mantan Pj Bupati Dipertanyakan
Next Article Pemkab Yahukimo Luncurkan Penyaluran Bantuan Pangan ke 51 Distrik
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Tak Terbukti Bersalah, Hakim Bebaskan Terdakwa Kasus Nakes Anggruk 2025
Polhukam Tanah Papua
1 day ago
Mahasiswa Papua di Gorontalo Demo, Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran HAM di Puncak
Nasional Pendidikan Tanah Papua
3 days ago
Ini 4 Poin Tuntutan Demo di Wamena Hari Ini
Papua Pegunungan Polhukam Tanah Papua
3 days ago
Sempat Ricuh di DPR Papua Pegunungan, Aspirasi Massa Akhirnya Diterima Pimpinan DPRP
Papua Pegunungan Polhukam Tanah Papua
3 days ago
Baca juga
Ekonomi & Bisnis

Gelar Raker I HP-OAPP, Orang Asli Papua Diajak Jadi Pelaku Bukan Penonton

3 years ago
Ekonomi & Bisnis

Dari Petinju ke Peternak: Langkah Kecil Nelson Bangun Usaha di Jayawijaya

9 months ago
Ekonomi & BisnisPapua Pegunungan

Mama-Mama Pasar Potikelek Tolak Bantuan Sembako Wapres, Minta Modal Usaha Sesuai Janji

3 months ago
Ekonomi & BisnisPariwisata

Kampung Tua Krisi Bokoi Tabelanusu Akan Dijadikan Objek Wisata Rohani

3 years ago
Ekonomi & BisnisPapua PegununganTanah Papua

Pemprov Papua Pegunungan Ajak Warga Lanny Jaya Kembali ke Kebun, Siapkan Skema Serap Hasil Petani

7 days ago
Ekonomi & BisnisPapua PegununganTanah Papua

Tinjau Kebun Jagung di Hubikiak, Diskopindag Papua Pegunungan Siapkan Panen Bertahap

4 weeks ago
Ekonomi & Bisnis

Memanfaatkan Hasil Bumi, Moses Mulai Angkat Kopi Lani Mendek

3 years ago
Ekonomi & Bisnis

Bulog Dorong Gerakan Pangan Murah untuk Dukung Ketersediaan Bahan Pokok di Wamena

8 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?