Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Asosiasi Pilot Papua Pegunungan Desak Perda dan Dukungan Nyata: “Stop Jadikan Anak Papua Penonton di Tanah Sendiri”
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Infrastruktur > Asosiasi Pilot Papua Pegunungan Desak Perda dan Dukungan Nyata: “Stop Jadikan Anak Papua Penonton di Tanah Sendiri”
InfrastrukturTanah Papua

Asosiasi Pilot Papua Pegunungan Desak Perda dan Dukungan Nyata: “Stop Jadikan Anak Papua Penonton di Tanah Sendiri”

admin
Last updated: November 11, 2025 18:21
By
admin
Byadmin
Follow:
15 Views
6 months ago
Share
MRP-PPP Dukung Pembentukan Asosiasi Pilot dan Teknisi Papua Pegunungan - Dok Humas MRPP
SHARE

Wamena, nirmeke.com — Lembaga dan Asosiasi Pilot serta Teknisi Papua Pegunungan mendesak pemerintah daerah segera mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) tentang sistem penerbangan di wilayah pegunungan Papua. Langkah ini dinilai mendesak untuk memastikan keterlibatan anak-anak asli Papua dalam industri penerbangan yang selama ini didominasi pihak luar.

Iklan Nirmeke

Dalam audiensi bersama Majelis Rakyat Papua – Pokja Papua Pegunungan (MRP-PPP) di Wamena, para perwakilan asosiasi menyampaikan kegelisahan mendalam atas kondisi dunia penerbangan yang tidak berpihak pada sumber daya manusia (SDM) lokal.

Ketua Asosiasi Pilot dan Teknisi Papua Pegunungan menegaskan, maskapai yang beroperasi di wilayah pegunungan wajib melibatkan tenaga penerbangan asal Papua.

“Anak-anak kami sudah sekolah tinggi, ada yang jadi pilot, teknisi, bahkan punya badan hukum sendiri. Tapi di lapangan, mereka tetap ditolak bekerja di tanahnya sendiri,” ujarnya dengan nada tegas.

Asosiasi yang kini memiliki 150 anggota — terdiri atas 44 pilot, 14 teknisi mesin, dan berbagai tenaga pendukung lainnya — juga menyoroti praktik pelayanan penerbangan yang dinilai tidak manusiawi.

Baca Juga:  Alexander Hisage Terpilih Pimpin HMPJ Jayapura Periode 2025–2027

Harga tiket ke pedalaman disebut tidak masuk akal, dan sistem distribusi barang melalui penerbangan kerap disalahgunakan untuk memasok minuman keras dan barang-barang yang merusak generasi muda Papua.

“Kami ingin sistem penerbangan berubah, bukan hanya untuk bisnis, tapi untuk melayani masyarakat dan menjaga kehidupan orang asli Papua (OAP),” tegas perwakilan asosiasi.

Menanggapi hal itu, anggota MRP-PPP Daud Wanma menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap semangat kemandirian SDM penerbangan asal Papua.

“Puji Tuhan, anak-anak kita sudah banyak yang jadi pilot. Sekarang tugas lembaga dan pemerintah mendukung agar mereka punya ruang kerja di tanahnya sendiri,” katanya.

Sementara Menase Loho menekankan bahwa penerbangan adalah urat nadi kehidupan masyarakat pegunungan, sehingga pemerintah wajib menempatkan anak-anak Papua sebagai aktor utama.

“Jangan tunggu sampai mereka pergi, baru kita menyesal. SDM-nya sudah ada, tinggal keberanian politik untuk membuka ruang,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemda Fakfak Dukung Perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

Dalam forum itu, anggota MRP lainnya, Yan Wandik, Aser Kudligagal, dan Eliaser Tabuni, kompak mendorong tindak lanjut cepat atas aspirasi asosiasi, termasuk pengalokasian anggaran dan rekomendasi resmi dari MRP.

Sebagai hasil audiensi, MRP-PPP menyepakati tiga langkah strategis:

  1. Mendorong perluasan jaringan Asosiasi Pilot dan Teknisi Papua Pegunungan ke delapan kabupaten dengan dukungan lembaga dan dinas terkait.
  2. Membawa aspirasi ini ke pleno MRP se-Tanah Papua pada 20 November 2025 untuk memperkuat dukungan kelembagaan.
  3. Mengeluarkan rekomendasi resmi dari Ketua MRP guna mendukung eksistensi dan agenda perjuangan asosiasi.

Langkah ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah daerah untuk berhenti memandang penerbangan hanya sebagai urusan bisnis.

Di tanah dengan topografi ekstrem dan keterisolasian tinggi, penerbangan adalah urat nadi kehidupan — dan jika dikelola oleh anak-anak Papua sendiri, ia bisa menjadi jalan kemandirian dan keadilan ekonomi yang selama ini diabaikan.(*)

Related

You Might Also Like

Kecam Penembakan di Wamena, Mahasiswa Papua di Gorontalo Dorong Investigasi Independent

TPNPB-OPM Kodap III Ndugama-Darakma Keluarkan Pernyataan Sikap untuk Warga Sipil di Wamena

Umat Katolik Minta Mendagri RI Copot Ismail Asso Dari Anggota MRP Papua Pegunungan

Uskup Matopai Berkunjung ke Wamena, ini Doa dan Harapan Umat Hubula

IMPW Jayapura Tolak Rencana Pembangunan Polda di Tanah Wouma–Wio

TAGGED:Asosiasi Pilot Papua PegununganSDM Papua Pegunungan

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Distrik Libarek Gelar Musrembang Kampung, Bahas Prioritas Pembangunan Tahun 2026
Next Article Keluarga Frengki Kogoya Desak Proses Hukum Oknum TNI Kodim 1702/Jayawijaya Usai Dugaan Penyiksaan Berujung Kematian
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
1 week ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
1 week ago
Pegiat Literasi Salurkan Buku Bacaan untuk Pemuda Gereja Baptis Onggeme, Dorong Generasi Muda Cintai Pendidikan
Pendidikan Sastra
1 week ago
Komisi B DPRK Jayawijaya Soroti Sektor Pertanian, Koperasi, dan Pasar dalam Rekomendasi LKPJ 2026
Papua Pegunungan Tanah Papua
1 week ago
Baca juga
EditorialHeadlineTanah Papua

Indonesia Hadir “Tanpa Diundang” di MACFest 2023

3 years ago
Tanah Papua

PGP Distrik Pronggoli Yahukimo Gelar Perayaan Natal 2025 dengan Penuh Sukacita

5 months ago
PolhukamTanah Papua

Aliansi Mahasiswa Papua Peringati 64 Tahun Deklarasi 1 Desember, Kritik Kebijakan Negara dan Soroti Akar Konflik di Papua

5 months ago
Infrastruktur

Keluarga Emaus Heluka Tuntut Transparansi Penggunaan Dana Puskesmas Nipsa 2018

9 months ago
Infrastruktur

Ini Tanggapan BEMNUS Soal Polemik Lokasi Kantor Gubernur Papua Pegunungan

3 years ago
HeadlinePendidikanTanah Papua

Sekolah Adat Santo Yohanes Pembaptis II Diresmikan: Upaya Menyelami dan Merawat Jati Diri Papua

1 year ago
HeadlinePolhukamTanah Papua

Ketua DPRP: Jangan Stigma Warga Papua Separatis dari Penampilan Gimbal dan Janggut

11 months ago
EditorialTanah Papua

Tujuan Pemekaran Provinsi di Tanah Papua

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?