Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Ribuan Warga Wamena Mengungsi Akibat Banjir, 1.289 Rumah dan 169 Hektare Kebun Terendam
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Headline > Ribuan Warga Wamena Mengungsi Akibat Banjir, 1.289 Rumah dan 169 Hektare Kebun Terendam
HeadlineTanah Papua

Ribuan Warga Wamena Mengungsi Akibat Banjir, 1.289 Rumah dan 169 Hektare Kebun Terendam

admin
Last updated: April 29, 2025 15:32
By
admin
Byadmin
Follow:
559 Views
1 year ago
Share
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Ribuan warga di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, terpaksa mengungsi setelah banjir besar merendam rumah dan lahan pertanian mereka sejak akhir Februari 2021. Hingga Selasa (9/3/2021), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jayawijaya masih terus melakukan pendataan kerugian akibat bencana ini.

Iklan Nirmeke

Kepala BPBD Jayawijaya, Amsal Wamo, menyampaikan bahwa banjir disebabkan oleh curah hujan tinggi yang terjadi hampir tanpa henti dari akhir Februari hingga awal Maret.

“Distrik yang terdampak longsor antara lain Wollo dan Melagalome, sementara distrik yang terendam banjir mencakup Assolokobal, Walelagama, Libarek, Kurulu, Witawaya, Pisugi, Siepkosi, Hubikiak, Wesaput, Maima, Assotipo, Yalengga, Asologaima, Silokarno Doga, Muliama, Musatfak, Hubikosi, Usil Ombo, Bolakme, dan Pyramid,” jelas Amsal.

Baca Juga:  Setahun Tanpa Kepastian, Mama-Mama Papua Desak Gubernur Papua Selatan Segera Bangun Pasar

Menurut data sementara, banjir telah merendam 1.289 rumah warga, 169 hektare kebun, 6.064 bedeng, serta 145 kolam ikan. BPBD juga mencatat 163 ekor ternak babi hanyut terbawa banjir.

Selain itu, 17 jembatan kayu yang menghubungkan sejumlah kampung dan distrik dilaporkan putus akibat derasnya arus air.

Baca Juga:  Peringati Rasisme dan New York Agreement, KNPB Akan Mobilisasi Rakyat Papua Turun Jalan

“Karena banjir terjadi hampir sebulan penuh, seluruh tanaman masyarakat gagal panen. Awalnya mereka kira hanya akan berlangsung 2–3 hari, tapi ternyata air tidak surut dan merusak semua tanaman, termasuk hipere (ubi),” kata Amsal.

Hingga kini, BPBD Jayawijaya masih fokus melakukan pendataan untuk mengukur kebutuhan mendesak masyarakat yang terdampak. Proses distribusi bantuan akan dilakukan setelah instruksi resmi dari pimpinan daerah diterima. (*)

Related

You Might Also Like

Festival Sekolah Adat Hugulama Ke-I 2026 Resmi Akan Ditutup di Yogonima

 Umat Tuhan di Papua Mati Banyak, Gereja Katolik Terus Berdiam Diri

FPMN Ajak Masyarakat Sukseskan Pesta Demokrasi 2024 di Papua Pegunungan Tanpa Miras dan Napza

Rekrutmen Anggota MRP Papua Pegunungan Harus Selektif

Festival Sekolah Adat Hugulama Angkat Tema “Membangun Pagar Kehidupan Orang Hugula”

TAGGED:adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) JayawijayaBanjir di Wamena

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Sekolah Adat Santo Yohanes Pembaptis II Diresmikan di Jayawijaya, Wujud Komitmen Pelestarian Budaya Papua
Next Article Mama-Mama Papua Kota Sorong Desak Pemerintah Bangun Pasar Khusus dan Berikan Pembinaan Usaha
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Papua Demo soal Kasus Dogiyai di Kementerian HAM
Berita Foto Nasional Papua Tengah Polhukam
1 week ago
Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
2 weeks ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 weeks ago
Pegiat Literasi Salurkan Buku Bacaan untuk Pemuda Gereja Baptis Onggeme, Dorong Generasi Muda Cintai Pendidikan
Pendidikan Sastra
2 weeks ago
Baca juga
Tanah Papua

Ini Tuntutan Umat Katolik Dekenat Pegunungan Tengah Terhadap Pelaku Pelecehan Uskup Jayapura

2 years ago
EditorialHeadline

Populasi Suku Hugula (Wamena) Sudah Mulai Merosot?

4 years ago
Ekonomi & BisnisTanah Papua

Pemprov Papua Pegunungan Luncurkan Program “Habis Apel, Minum Kopi Kita” untuk Dukung UMKM Lokal

8 months ago
Tanah Papua

Louching Indeks Kerawanan Pemilu, Bawaslu Lanny Jaya Minta Semua Pihak Jaga Netralitas

2 years ago
InfrastrukturPendidikanTanah Papua

Pemerintah Jangan Paksa, Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur di Welesi Masih Bermasalah

3 years ago
Tanah Papua

Anpropakos Yahukimo Fasilitasi Rapat Pemulihan Pelayanan Pendidikan, Kesehatan, dan Gereja Pasca Insiden di Angguruk

7 months ago
HeadlinePendidikanTanah Papua

Sekolah Adat Santo Yohanes Pembaptis II Diresmikan: Upaya Menyelami dan Merawat Jati Diri Papua

1 year ago
Tanah Papua

Asosiasi Pencaker Lokal Mimika Desak Perusahaan Kontraktor Libatkan Tenaga Kerja Asli Papua

6 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?