Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading:  Umat Tuhan di Papua Mati Banyak, Gereja Katolik Terus Berdiam Diri
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Headline >  Umat Tuhan di Papua Mati Banyak, Gereja Katolik Terus Berdiam Diri
Headline

 Umat Tuhan di Papua Mati Banyak, Gereja Katolik Terus Berdiam Diri

admin
Last updated: March 5, 2023 17:51
By
admin
Byadmin
Follow:
824 Views
5 years ago
Share
SHARE

Jakarta, nirmeke.com – Front Mahasiswa Katolik Se-Tanah Papua melakukan aksi demo damai di depan Kedutaan Besar Vatikan dan Konfrensi Wali Gereja Katolik (KWI) di Jakarta, menyikapi sikap KWI terhadap seruan moral pastor pribumi dan seruan moral Dewan Gereja Papua atas situasi konflik di tanah Papua.

Iklan Nirmeke

Hal tersebut disampaikan Yora Logo, koordinator lapangan aksi demontrasi damai di Jakarta, Jumat, (12/10/2021), bersama dengan peringatan hari HAM se Dunia.

“Tujuan kami aksi disana menghadapi sikap KWI terhadap seruan moral pendeta pribumi dan seruan moral dewan gereja Papua atas situasi konflik kontak Senjata TPNPB OPM dan TNI-Polri dimana dalam seruan moral tersebut dapat menyampaikan masalah Papua harus diselesaikan dengan dialog kedua pihak,” tegasnya.

Selain itu, umat Katolik Pribumi Papua mendesak melalui Kedubes Vatikan dan KWI menyampaikan situasi konflik Papua kepada bapak pemimpin Katolik Paus Fransiskus di Vatikan.

Baca Juga:  Eskalasi Kekerasan di Papua Terus Meningkat, Mahasiswa Jayawijaya Kritik Kinerja Ketua DPR Papua

“Kami sebagai warga umat Katolik Pribumi Papua mendesak, meminta bapak KWI Mgr Ignatius Suharyo segera mencabut stagmen mendukung kebijakan pemerintah atas situasi konflik Papua yang memojokan umat Tuhan,” jelasnya.

Lanjutnya, sebagai umat katolik merasa KWI membungkam seruan moral pastor di Papua yang mana gereja katolik menjadi tembok terakhir pengaduan, agar dapat menyelamatkan umat Tuhan yang tersisa di tanah Papua.

Ambrosius Mulait, umat katolik Papua yang ada di Jakarta menambahkan selain itu mereka juga mendesak pihak KWI melaporkan berbagai masalah di Papua ke Paus di Vatikan, karena konflik konflik di Papua berbasis umat katolik.

“Misalnya kematian Katekis Rafianus Tigai, dan konflik kekerasan di Papua selama ini gereja katolik diam diri lebih mendukung kebijakan pemerintah yang tidak punya pesien penderitaan umat Tuhan di Papua,” tegasnya.

Mulai dinyatakan, harapan umat katolik pribumi di Papua menginginkan keluasan uskup, Jayapura, dan Timika harus diisi oleh pendeta pribumi yang paham sosiologi umat di daerahnya.

Baca Juga:  Pemekaran Sebagai Siasat Pemerintah Indonesia Demi Suksesi Migrasi Pendudukan Tanah dan Manusia Papua

“kami Umat Pribumi Katolik Se-Tanah Papua menuntut pergantian uskup khususnya Keuskupan Jayapura dan Keuskupan Mimika harus diisi uskup Orang asli Papua. Kami Umat Katolik Pribumi Papua meminta pemimpin umat Katolik sedunia Paus Fransiskus untuk merekomendasikan uskup asli Papua di 2 (dua) wilayah yaitu Keuskupan Jayapura dan keuskupan Timika,” tegasnya.

Bila harapan umat katolik se tanah Papua ini tidak diindahkan oleh pihak petinggi Gereja katolik, uskup, KWI, kedubes Vatikan kami umat Katolik Pribumi Papua siap bergabung Dominasi Gereja Katolik di wilayah Pasifik.

“Mereka secara Ras sama lebih memiliki pessien, atas penderitaan dan dapat menyelamatkan umat Tuhan yang tersisah di Tanah Leluhur Kami Papua Barat,” tegasnya. (*)

Reporter : Aguz Pabika

Related

You Might Also Like

11 Warga Sipil Tewas, YKKMP Desak Negara Akhiri Konflik Bersenjata di Papua

KPA Jayawijaya: Kasus ODHA di Jayawijaya Mencapai 8.386 Jiwa

Asosiasi Wartawan Papua Resmi Dilaunching di Jayapura

Vonis Lukas Enembe Akan Dibacakan 9 Oktober Mendatang

LBH Papua: 58 Tahun Freeport Beroperasi, Hak Buruh dan Masyarakat Adat Masih Terabaikan

TAGGED:Katolik PapuaKekerasan di PapuaVatikan

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Turnament Futsal Bupati Cup I Tolikara Resmi Dibuka
Next Article Kemensos Bersama KAPP Dogiyai Beri Sembako Ke Warga Goodide
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

KPA Lanny Jaya Edukasi Mahasiswa Mapogadi, Dorong Kesadaran dan Kepedulian terhadap HIV/AIDS
Kesehatan
4 hours ago
Operasi Militer Meluas di Tolikara, Warga Sekitar Gereja Moria Diduga Ditangkap
Polhukam Tanah Papua
4 hours ago
KONI Lanny Jaya Dukung Pemuda Baptis Cup 2026, Serahkan Kostum dan Bola
Olaraga Papua Pegunungan Papua Tengah
8 hours ago
DPRK Otsus Belum Dilantik, Yos Elopere: Jangan Tuding DPR, SK dan Anggaran Belum Ada
Papua Pegunungan
11 hours ago
Baca juga
HeadlineTanah Papua

Benny Wenda Bicara di Forum MSG, Delegasi RI Walk Out!

3 years ago
EditorialHeadline

Pemekaran Sebagai Siasat Pemerintah Indonesia Demi Suksesi Migrasi Pendudukan Tanah dan Manusia Papua

4 years ago
HeadlinePendidikanTanah Papua

Sekolah Adat Hugula Akan Dibuka di Kampung Yogonima, Papua Pegunungan

2 years ago
EditorialHeadline

Populasi Suku Hugula (Wamena) Sudah Mulai Merosot?

4 years ago
HeadlineTanah Papua

Tujuh Tahun Terlantar: Pengungsi Nduga Tagih Janji Negara

1 year ago
HeadlineKesehatanTanah Papua

Kelaparan Berulang Memakan Korban Jiwa di Papua

3 years ago
HeadlinePendidikanTanah Papua

Surat Terbuka GMNI Jayawijaya: “Orang Wamena Bukan Teroris”

1 year ago
HeadlineTanah Papua

Aksi Demo Damai KNPB di Sentani Berakhir Penangkapan dan Pemukulan

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?