Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Perang Tanah Merauke! Masyarakat Adat Deklarasikan Perlawanan Total Terhadap PSN
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Lingkungan > Perang Tanah Merauke! Masyarakat Adat Deklarasikan Perlawanan Total Terhadap PSN
HeadlineLingkunganTanah Papua

Perang Tanah Merauke! Masyarakat Adat Deklarasikan Perlawanan Total Terhadap PSN

admin
Last updated: March 16, 2025 11:31
By
admin
Byadmin
Follow:
423 Views
1 year ago
Share
SHARE

Merauke, nirmeke.com – “Kami menuntut pendukung total Proyek Strategis Nasional (PSN) dan proyek-proyek atas nama kepentingan nasional lainnya yang jelas-jelas menyengsarakan rakyat.”

Iklan Nirmeke

Kalimat tegas ini menjadi inti dari deklarasi yang disampaikan oleh masyarakat adat dan berbagai organisasi masyarakat sipil dalam pertemuan “Konsolidasi Solidaritas Merauke” yang berlangsung pada 11-14 Maret 2025 di Kota Merauke, Papua Selatan.

Lebih dari 250 orang, terdiri dari masyarakat adat dan lokal yang terdampak PSN dari berbagai wilayah di Indonesia, serta perwakilan organisasi masyarakat sipil, berkumpul untuk menyuarakan tuntutan terhadap PSN.

Mereka berbagi kisah tentang “kejahatan negara-korporasi dan kekerasan aparat militer dan polisi” yang mereka alami.

Inti Deklarasi dan Tuntutan:

  1. Penghentian total PSN dan proyek-proyek yang merugikan rakyat.
  2. Pengembalian kekayaan rakyat yang dirampas.
  3. Pemulihan ruang hidup masyarakat yang rusak.
  4. Perlawanan terhadap kesewenang-wenangan program PSN.
Baca Juga:  Breaking News! Aksi Damai Tolak New York Agreement di Wamena Dibubarkan Paksa Aparat

Franky Samperante, Koordinator Solidaritas Merauke, menyatakan, “Deklarasi ini adalah awal perjuangan kami untuk mewujudkan kehidupan dan ruang hidup yang layak bagi masyarakat adat.”

Ia menambahkan bahwa gerakan ini akan terus membesar dan mendesak “pelaku kejahatan negara dan korporasi” untuk bertanggung jawab.

Ketua Komnas HAM Atnike Sigiro mengungkapkan, lembaganya telah menerima 114 aduan terkait dugaan pelanggaran HAM dalam PSN selama periode 2020-2023.

“Kami telah menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada kementerian dan lembaga terkait,” ujarnya.

Namun, ia mengakui bahwa “rekomendasi Komnas HAM tidak selalu diikuti.”

Wakil Menteri Hak Asasi Manusia, Mugiyanto Sipin, yang hadir dalam deklarasi tersebut, memilih untuk tidak berdebat.

Baca Juga:  Bintang Kejora Berkibar Saat Upacara 17 Agustus di Merauke Hari ini

“Saya akan membungkus apa yang disampaikan sebagai masukan kami, karena itu memang tanggung jawab kami untuk kami bawa ke Jakarta dan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait dengan PSN,” katanya.

Masalah PSN

Laporan yang disampaikan, menyatakan bahwa PSN di nilai tidak ramah HAM dan memicu konflik agraria. Pelaksanaan PSN juga dianggap tidak melibatkan masyarakat secara memadai. Laporan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat bahwa setidaknya 103 ribu perempuan kehilangan sumber penghidupan akibat perampasan tanah atas nama PSN.

Selain itu, PSN juga dituding merusak sumber air dan sumber pangan masyarakat adat.

“Mekanisme izin lingkungan dan AMDAL, yang seharusnya menjadi instrumen pengendalian lingkungan hidup, tidak berjalan dengan baik,” demikian bunyi laporan tersebut. (*)

Related

You Might Also Like

Warga Yahukimo Letakkan Jenazah Vicktor Deyal di Depan Polres, Tuntut Keadilan atas Penganiayaan Polisi

Janji Penempatan CPNS Belum Terpenuhi, Pencari Kerja Papua Pegunungan Desak Gubernur Delesaikan Masalah

DPD LIN Provinsi Papua Pegunungan Harapkan Pemilihan Gubernur dan Bupati Berjalan Aman dan Damai

Mama-Mama Pasar Potikelek Tolak Bantuan Sembako Wapres, Minta Modal Usaha Sesuai Janji

Kuota IPDN Provinsi PP Tidak Ada Keterwakilan OAP, Pj Kondomo Diminta Copot Kepala BKD

TAGGED:Deklarasi Tolak PSN MeraukeKerusakan Hutan Adat PapuaProyek Strategis Nasional di Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article KNPB Yalimu Rayakan HUT ke-14, Teguhkan Perjuangan Penentuan Nasib Sendiri
Next Article Liga 4 Papua Pegunungan: Wamena United dan Klub Lokal Lainnya Bersiap Unjuk Gigi
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Dana Otsus Papua Besar, Pengawasan Lemah, Rakyat Masih Menunggu Kesejahteraan
Artikel Catatan Aktivis Papua
15 hours ago
Jejak Sunyi Bruder Eligius Fenenteruma, OFM: Fransiskan Pertama dari Orang Asli Papua
Artikel
21 hours ago
SPWP Soroti MBG di Papua, Henius: Jangan Abaikan Pendidikan dan Kesehatan
Papua Pegunungan Tanah Papua
22 hours ago
16 Ton Beras untuk Warga Kondaga, Kepala Distrik Tekankan Pembagian Merata
Papua Pegunungan
22 hours ago
Baca juga
PolhukamTanah Papua

AMPTPI : Legislator Papua di DPR RI tak Mampu Menyelesaikan Resolusi Konflik di Papua

3 years ago
Tanah Papua

Lakukan Audiens Dengan FP3, MRP Papua Pegunungan Pastikan Akan Kawal Aspirasi Pencakar

2 years ago
Tanah Papua

Keluarga dan 12 Suku Yahukimo Tolak ‘Bayar Nyawa’, Tuntut Keadilan untuk Vicktor Deyal

12 months ago
LingkunganTanah Papua

Direktur WALHI Papua Soroti Pernyataan Gubernur Papua Pegunungan Soal Tambang di Intan Jaya

1 year ago
Tanah Papua

ODGJ Ditembak Oknum Polisi di Distrik Libarek Wamena

3 years ago
PariwisataTanah Papua

Pelaku Pencaplokan Nama Owasiwasika Bukan Lain Pembunuh Sejarah dan Identitas Wilayah Huwulama

2 years ago
Tanah Papua

Sesuai UU Harusnya Plh Gubernur Papua Berhentikan Sementara ASN GRY Pelaku KDRT

3 years ago
Tanah Papua

Wabup Yahukimo Lantik 330 Pejabat Eselon IV: 80 Persen Putra Asli Papua

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?