Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Sepuluh Strategi RI Taklukan Bangsa Papua Barat
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Editorial > Sepuluh Strategi RI Taklukan Bangsa Papua Barat
EditorialHeadline

Sepuluh Strategi RI Taklukan Bangsa Papua Barat

admin
Last updated: December 5, 2023 10:33
By
admin
Byadmin
Follow:
1.7k Views
2 years ago
Share
Aksi Demo Papua Merdeka di Jayapura Papua - Agus Pabika/nirmeke
SHARE

1. Dominasi Militer

Iklan Nirmeke

Strategi utama kolonialisme adalah menggunakan kekuatan militer untuk menaklukkan wilayah jajahannya. Agresi militer dikerahkan. Operasi pembantaian dilakukan. Rakyat diusir, diteror dan tak berdaya. Lalu penguatan dan pendudukan militer melalui komando teritorial dibentuk. Semua sektor dikontrol di bawah tekanan militer. Kekerasan militer dilakukan berulang-ulang agar yang terjajah benar-benar takluk.

2. Kendalikan Sumber Daya Alam

Tujuan kolonialisme adalah mengeruk sumber daya alam untuk memperkaya penguasa dan membangun kekuasaan politiknya. SDA bangsa yang dijajah dirampas, rakyatnya digusur, lalu exploitasi digalangkan tanpa kompromi dengan bangsa pemilik SDA. Bangsa terjajah dibuat terasing dan tidak berdaya secara ekonomi agar mereka tunduk takluk pada produksi dan distribusi barang dan jasa milik kalonial penjajah.

3. Exsapansi Kekuasaan

Ini strategi penaklukan oleh kolonial untuk memperkuat kontrol daerah jajahan dengan membuka dan memperluas daerah administrasi, kolonialnya. Pembentukan daerah: pemekaran baru diperluas dan dibagi sekecil-kecilnya. Lalu hukum dan segala aturan diperketat untuk mengontrol dan menguasai. Bangsa yang terjajah direktrut menjadi pegawai agar melupakan nasibnya sebagai rakyat terjajah.

4. Migrasi Warga Penjajah

Tujuan kolonialisme adalah mengambil alih wilayah jajahan. Maka pengiriman besar-besaran warga pendatang dilakukan. Karena merekalah yang secara jumlah besar dan mutu akan menaklukan bangsa terjajah dan mendukung program-program penguasa penjajah. Pada akhirnya wilayah terjajah yang ditaklukan akan diklaim menjadi bangsanya, sehingga dengan superioritasnya yang rasis mereka merasa berhak seutuhnya.

Baca Juga:  Kenapa Keanggotaan ULMWP di MSG Ditolak?

5. Pemusnaan Sejarah dan Budaya

Penjajah akan berupaya memusnahkan sejarah dan budaya bangsa terjajah agar takluk tunduk pada penjajah. Segala nilai-nilai, norma, bahasa, adat-adat istiadat, hingga sejarah politiknya dilarang untuk ditampilkan di ruang publik dalam kehidupan sosial. Lalu diganti dengan budaya populer milik penjajah. Bangsa yang ditaklukan dipaksa untuk menghafal dan menghormati sejarah dan budaya bangsa penjajah.

6. Hancurkan Moralitas

Cara penaklulan paling cepat adalah hancurkan kesadaran. Sehingga penjajah menghancurkan moral bangsa terjajah melalui minuman keras, prostitusi, judi, dan acara huru hara yang tidak berguna. Ia tahu miras dan sex adalah jalan cepat memusnahkan bangsa terjajah agar tidak eksis dan mudah ditaklukan. Agar sektor-sektor produktif dikuasai penjajah dan bangsa terjajah benar-benar takluk dan tunduk.

7. Konflik Pecah Belah

Penjajah akan memecah bela kekuatan bangsa terjajah dalam konflik-konflik perpecahan yang diciptakan penjajah. Adu domba, perang antar agama, perang antar klan, suku, dan kelompok dipiara. Bangsa terjajah dibuat sibuk saling berperang dalam paket-paket politik kolonial yg diberikan misalnya pemekaran, jabatan, partai, pemilu, dsb. Ini dilakukan agar bangsa terjajah tidak sadar, bersatu dan melawan penjajah.

8. Reoresi Hukum Kolonial

Di wilayah jajahan, suara-suara kritik dan. perjuangannya bangsa terjajah akan dibungkam dan direpresi: dengan hukum. Rakyat yang melawan penjajah akan dituduh makar, separatis: kriminal atau teroris. Kalau tidak dibunuh, mereka ditangkap dan dipenjara secara tidak adil dengan pasal-pasal pidana milik kolonial. Juga, bila rakyat membela hak atas tanah adat, hutan adat, dan segala haknya akan diperhadapkan dengan hukum kolonial yang melindungi penguasa dan pengusaha (perusahaan).?

Baca Juga:  Indonesia Hadir “Tanpa Diundang” di MACFest 2023

9. Kontrol Informasi

Media, pendidikan, dan semua ruang-ruang publik dikontrol dan dikendalikan untuk mempengaruhi persepsi rakyat terjajah. Tujuannya agar rakyat terjajah membenarkan dan memperkuat narasi penguasa penjajah. Semua propaganda dan stigma terhadap rakyat terjajah dilancarkan agar bangsa terjajah menyalahkan diri dan sesama bangsanya, sehingga bangsa terjajah merasa membutuhkan penjajah.

10. Perkuat Sekutu Asing

Kolonialisme melanggar hukum Internasional. Walau demikian untuk mempertahankan ilegalitasnya penjajah. butuh dukungan negara-negara asing dengan cara menawarkan keuntungan ekonomi daerah jajahannya kepada negara-negara asing. Kekuatan global dikendalikan untuk menutupi rekayasa kolonialisme lalu memperkuat hubungan investasi SDA di daerah jajahan dan bantuan militer. Sehingga internasional ikut mendukung penaklukan kolonial.

KesimpulanNya: kolonialisme Indonesia menjajah bangsa west Papua bukan karena sumber daya manusia tetapi ingin menguasai sumber daya alam yang ada di bumi cendrawasih Papua.

Jalan kaki lebih cepat dari pada naik kendaraan…

Related

You Might Also Like

Pater Neles Tebay: Paus Belum Sebut Papua

Analisis sementara Pilgub Papua Pegunungan

Daftar Beberapa Operasi Militer yang Terjadi di Papua Dari Tahun 1961 Hingga 2023

Bangsa Ini Bangsat

Cerita Singkat Awal Kehadiran Gereja Katolik di Wilayah Asmat – Agats

TAGGED:Migrasi Warga Penjajah di tanah PapuaPapua MerdekaPemusnaan Sejarah dan Budaya PapuaSepuluh Strategi RI Taklukan Bangsa Papua BaratTPNPB-OPM versus TNI/Polri

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Video Pemukulan Mahasiswa Papua Oleh Ormas Reaksioner NTT Mendapat Kecaman dari Masyarakat Papua
Next Article Wamendagri Kembali Lantik 8 Anggota MRP Provinsi Papua. Ini nama-namanya
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Tak Terbukti Bersalah, Hakim Bebaskan Terdakwa Kasus Nakes Anggruk 2025
Polhukam Tanah Papua
3 days ago
Mahasiswa Papua di Gorontalo Demo, Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran HAM di Puncak
Nasional Pendidikan Tanah Papua
5 days ago
Ini 4 Poin Tuntutan Demo di Wamena Hari Ini
Papua Pegunungan Polhukam Tanah Papua
5 days ago
Sempat Ricuh di DPR Papua Pegunungan, Aspirasi Massa Akhirnya Diterima Pimpinan DPRP
Papua Pegunungan Polhukam Tanah Papua
5 days ago
Baca juga
Editorial

Konflik dan Kekerasan Terus Terjadi di Papua, Adakah Kepentingan Bisnis Aparat Keamanan?

3 years ago
Editorial

Kolonialisme Primitif di Papua

2 years ago
HeadlineOlaraga

Persiwa Wamena Terancam Absen Berlaga di Liga IV Papua Pegunungan

1 year ago
Editorial

Salibkan Lukas Enembe

5 years ago
EditorialLingkungan

Cycloop Bukan untuk Digali: Menolak Tambang demi Masa Depan Papua

10 months ago
HeadlinePolhukam

Deklarasi LBH Papua Merauke: Harapan Baru bagi Masyarakat Adat Papua

1 year ago
HeadlineTanah Papua

Lukas Enembe Ditahan Lagi Sampai 12 April Mendatang

3 years ago
HeadlineTanah Papua

LBH Papua Akan Layangkan Gugatan Hukum Terhadap Aduan Korban Perampasan Lahan Masyarakat Adat di Wamena

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?