Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Miras Masih Marak di Wamena, FPMN Papua Pegunungan Desak Proses Hukum Tegas
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Miras Masih Marak di Wamena, FPMN Papua Pegunungan Desak Proses Hukum Tegas
Tanah Papua

Miras Masih Marak di Wamena, FPMN Papua Pegunungan Desak Proses Hukum Tegas

admin
Last updated: October 2, 2025 16:19
By
admin
Byadmin
Follow:
27 Views
11 months ago
Share
Sembilan orang diamankan di Polres, terdiri dari satu orang asli Papua dan delapan orang non-Papua – Dok Nirmeke
SHARE

Wamena, nirmeke.com — Forum Pemberantasan Minuman Keras dan Napza (FPMN) Papua Pegunungan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses hukum terhadap para pengedar minuman keras (miras) di Kabupaten Jayawijaya. Mereka menilai miras telah lama menjadi sumber penderitaan masyarakat Papua, khususnya di tanah Hubula.

Iklan Nirmeke

Ketua FPMN Papua Pegunungan, Theo Hesegem, menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan memberi toleransi kepada siapapun yang terlibat, termasuk pejabat, PNS, maupun aparat TNI-Polri.

“Kami melihat ada tangan-tangan besi yang membekingi peredaran miras di Wamena. Tapi bagi FPMN, pelaku harus diproses sesuai hukum tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Pemda Jayawijaya Bentuk Tim Pengawasan

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya sebelumnya telah merespons keluhan masyarakat dengan mengeluarkan Instruksi Bupati pada 20 Maret 2025 tentang bebas miras, narkoba, dan penyitaan alat tajam. Kebijakan ini menjadi bagian dari program 100 hari kerja bupati dan wakil bupati.

Untuk mengawal instruksi tersebut, Pemda membentuk Tim Pengawasan Miras dan Narkoba yang dipimpin Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere. Tim ini melakukan sosialisasi di sejumlah lokasi, termasuk Pasar Sinakma, Pasar Potikelek, Pasar Jibama, dan Pasar Wouma.

Baca Juga:  Warga Yahukimo Letakkan Jenazah Vicktor Deyal di Depan Polres, Tuntut Keadilan atas Penganiayaan Polisi

Selain itu, tim juga melakukan penggerebekan di beberapa titik distribusi miras, di antaranya di kawasan Jalan Kama, Kompleks Satpol PP, hingga Pasar Potikelek. Dari operasi tersebut, sejumlah pengedar dan barang bukti berhasil diamankan dan diproses di Polres Jayawijaya.

Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat

Dalam interogasi yang dilakukan, muncul pengakuan bahwa ada dugaan keterlibatan oknum anggota TNI dari Satgas Elang dalam membekingi peredaran miras jenis Cap Tikus di Jayawijaya dan Tolikara.

Atas dugaan ini, FPMN Papua Pegunungan melakukan audiensi dengan Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Rudy Puruwito, pada 14 Mei 2025.

“Kami melaporkan dugaan keterlibatan oknum TNI. Kami minta agar anggota Satgas Elang segera ditarik dari Papua Pegunungan dan diproses sesuai hukum,” ujar Theo Hesegem.

Menanggapi hal itu, Pangdam XVII Cenderawasih menyatakan akan menindak tegas setiap anggota yang terbukti terlibat.

“Jika ada oknum yang terlibat, akan diproses sesuai hukum dan dipindahkan dari Papua Pegunungan,” kata Pangdam.

Proses Hukum Berlanjut

Sejumlah nama seperti Lambertus Kuway dan Daniel Nahuway telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilimpahkan ke pengadilan dengan nomor perkara 59/Pid.B/2025/PN Wmn. Sementara dua orang lainnya, yakni Lili Mania dan Willy Yery Max Tahapari, dibebaskan karena tidak terbukti.

Baca Juga:  Pengurus Sekolah Adat Siap Gelar Festival Sekolah Adat Hugulama I Tahun 2026

FPMN Papua Pegunungan meminta masyarakat tetap mengawal proses hukum agar ada efek jera bagi pengedar dan pihak yang membekingi peredaran miras. Mereka juga mendorong aparat lebih profesional agar tidak ada lagi kesan institusi TNI-Polri ikut terlibat.

Rekomendasi FPMN Papua Pegunungan

Dalam pernyataan sikapnya, FPMN Papua Pegunungan memberikan tiga rekomendasi utama:

  1. Pemerintah Kabupaten Jayawijaya diminta segera memulangkan tersangka setelah menjalani proses hukum.
  2. Masyarakat Jayawijaya dan Papua Pegunungan diimbau untuk mengikuti perkembangan kasus ini hingga tuntas.
  3. FPMN akan terus mengawal kasus tersebut hingga ke tahap akhir, termasuk memastikan pemulangan pelaku ke kampung halaman setelah menjalani hukuman.

“Selama ini miras telah memicu konflik horizontal, kekerasan rumah tangga, kecelakaan lalu lintas, dan berbagai tindakan kriminal. Karena itu kami tidak akan berhenti mengawal persoalan ini,” tutup Theo Hesegem.(*)

Pewarta: Grace Amelia

Related

You Might Also Like

Agus Kossay Apresiasi Kapolres Jayawijaya Buka Ruang Demokrasi bagi Massa KNPB

Sesuai UU Harusnya Plh Gubernur Papua Berhentikan Sementara ASN GRY Pelaku KDRT

Pemprov Papua Pegunungan Diminta Perhatikan Penyandang Disabilitas

Bintang Kejora Berkibar di Wamena, Namene: Ada Pihak Lain Ingin Memprovokasi Keamanan di Wamena

Festival Sekolah Adat Hugulama Angkat Tema “Membangun Pagar Kehidupan Orang Hugula”

TAGGED:FPMN Papua PegununganPeredaran Miras di Wamena

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Mahasiswa Distrik Musaik Suru-suru dan Obio Resmi Terima Anggota Baru di Jayapura
Next Article Isu Biaya Bengkel Rp20 Juta, Pemkab Yahukimo Turun Tangan
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Solidaritas Merauke Kecam Pencabutan Salib Hitam di Wilayah Adat Marga Moyuwend Buako
Lingkungan Tanah Papua
16 hours ago
Bupati Wonda: FDS XV Diserbu 147 Ribu Pengunjung, Perputaran Uang Tembus Rp1,2 Miliar
Ekonomi & Bisnis Pariwisata Tanah Papua
17 hours ago
Persekongkolan El Nino Bertemu PSN: Hutan Adat Dirampas, Ekosistem Rusak, Pangan Lokal Papua Terancam Tumbang
Catatan Aktivis Papua
17 hours ago
Gubernur Papua: Modal Kecil, Tapi FDS XV Tampilkan Sesuatu yang Luar Biasa
Pariwisata Tanah Papua
1 day ago
Baca juga
Tanah Papua

Zet Sabapok Elokpere Resmi Jabat Kepala Distrik Muliama, Fokus pada Program 100 Hari Kerja

1 year ago
PolhukamTanah Papua

Jokowi Sama Dengan Putin, Mengunakan Kekutan Negara Membunuh Rakyat Sipil di Papua

3 years ago
KesehatanTanah Papua

Ketua TP PKK Yahukimo Hadiri Rakornas Posyandu Terpadu 2025 di Jakarta

12 months ago
Tanah Papua

4 Provinsi Rawan Konflik Pilkada, Komda PMKRI Regio Papua Himbau Masyarakat Jaga Kamtibmas

2 years ago
EditorialTanah Papua

Demo Damai Rakyat Papua Dibalas dengan Moncong Senjata

5 years ago
HeadlinePendidikanTanah Papua

Sekolah Adat Santo Yohanes Pembaptis II Diresmikan: Upaya Menyelami dan Merawat Jati Diri Papua

1 year ago
LingkunganTanah Papua

Lebih dari 500 Warga Lanny Jaya Nobar Film Dokumenter Pesta Babi, Serukan Jaga Tanah dan Masa Depan Papua

3 months ago
InfrastrukturTanah Papua

Bupati dan Wakil Bupati Yahukimo Resmikan Sejumlah Fasilitas Pelayanan Dasar di Distrik Ubalihi

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?