Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Mahasiswa Usilimo di Jayapura Tolak Program Cetak Sawah Rakyat 250 Hektare
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Papua Pegunungan > Mahasiswa Usilimo di Jayapura Tolak Program Cetak Sawah Rakyat 250 Hektare
Papua PegununganPendidikan

Mahasiswa Usilimo di Jayapura Tolak Program Cetak Sawah Rakyat 250 Hektare

admin
Last updated: August 3, 2026 10:32
By
admin
Byadmin
Follow:
60 Views
2 weeks ago
Share
Mahasiswa Usilimo di Jayapura Tolak Program Cetak Sawah Rakyat 250 Hektare - (Foto: Agus Wilil/Nirmeke)
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Ikatan Keluarga Besar Distrik Usilimo, Kabupaten Jayawijaya, yang berdomisili di Kota Studi Jayapura, menyatakan penolakan terhadap masuknya Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di wilayah Distrik Usilimo.

Iklan Nirmeke

Pernyataan sikap tersebut disampaikan dalam pertemuan mahasiswa dan masyarakat asal Distrik Usilimo yang berlangsung di Asrama Usilimo, Kota Jayapura, Sabtu (1/8/2026).

Perwakilan mahasiswa dan masyarakat Usilimo, Maikel Wantik, mengatakan penolakan tersebut merupakan sikap bersama mahasiswa asal Distrik Usilimo yang berada di Kota Studi Jayapura. Pernyataan itu disampaikan melalui rekaman suara yang diterima wartawan Nirmeke.com.

Menurut Maikel, mereka menolak seluruh aktivitas Program Cetak Sawah Rakyat yang ditargetkan membuka lahan sekitar 250 hektare di sejumlah titik di wilayah Distrik Usilimo.

“Kami menolak dengan tegas seluruh aktivitas Program Cetak Sawah Rakyat yang masuk dan melakukan pembukaan lahan di wilayah Distrik Usilimo,” tegasnya.

Baca Juga:  Wabah dan Kelaparan Hantui Hutkimo, 23 Warga Dilaporkan Meninggal; Bantuan Pangan Mulai Disalurkan

Ia mengatakan penolakan tersebut berkaitan dengan kekhawatiran terhadap keberlangsungan ruang hidup masyarakat, wilayah adat, serta lingkungan yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat Usilimo.

Menurutnya, pembangunan tidak boleh mengorbankan hak masyarakat adat atas tanah dan lingkungan hidup. Karena itu, setiap program yang masuk ke wilayah adat dinilai harus melalui proses komunikasi, persetujuan, dan pelibatan masyarakat secara menyeluruh.

Selain menolak program tersebut, Ikatan Keluarga Besar Distrik Usilimo juga mendesak agar seluruh alat berat dan fasilitas penunjang proyek yang telah berada di wilayah Usilimo segera ditarik dari lokasi.

“Kami mendorong agar seluruh alat berat dan fasilitas penunjang proyek yang saat ini berada di wilayah Distrik Usilimo segera ditarik dan dipulangkan,” ujarnya.

Baca Juga:  36 Orang Ikut Penerimaan Anggota Baru IKBD-KLPUW2 Jayapura Tahun 2023

Mahasiswa juga meminta pertanggungjawaban Kepala Distrik Usilimo terkait masuknya program tersebut. Mereka mempertanyakan proses pemberian izin atau fasilitasi proyek karena dinilai belum mendapatkan persetujuan menyeluruh dari masyarakat adat setempat.

Ikatan Keluarga Besar Distrik Usilimo menegaskan bahwa pembangunan harus mempertimbangkan keberadaan masyarakat adat, kelestarian lingkungan, serta keberlangsungan ruang hidup generasi mendatang.

Mereka meminta Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan seluruh pihak terkait membuka ruang dialog dengan masyarakat Usilimo serta menghentikan aktivitas proyek sampai terdapat kejelasan mengenai status, proses persetujuan, dan dampaknya terhadap masyarakat adat.

“Pemerintah dan pihak terkait harus mendengarkan aspirasi masyarakat demi menjaga kelestarian lingkungan dan keberlangsungan hidup generasi mendatang di Distrik Usilimo,” tutup Maikel. (*)

Pewarta: Agus Wilil

Related

You Might Also Like

Mahasiswa Kembu Se Indonesia Tolak Usulan Pemekaran Kembu  

Rekrutmen Honorer K2 Dinilai Sarat Kepentingan, Guru Lama Dikorbankan hingga Palang SD Inpres Muliama

Lanny Jaya Jadi Pelopor Sekolah Rakyat di Papua Pegunungan

Yafet Saram Terima Aspirasi Mahasiswa Yahukimo Terkait Beasiswa: Akan Evaluasi Mekanisme Penyaluran

Begini tingkat literasi di Papua dan Papua Barat saat ini

TAGGED:Ikatan Keluarga Besar Distrik UsilimoKabupaten JayawijayaProgram Cetak Sawah Rakyat (CSR) di wilayah Distrik Usilimo

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Robert Rouw Temui Mahasiswa Jayawijaya di Jayapura, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pembangunan
Next Article Papua Pegunungan Butuh Pemimpin Ideal
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

HMPJ Audiensi dengan DPRD Jayawijaya, Soroti Beasiswa Studi Akhir dan Tempat Tinggal Mahasiswa di Jayapura
Pendidikan
9 hours ago
BP3OKP Dorong Dana Otsus Jayawijaya Fokus Kesehatan, Pendidikan dan Ekonomi OAP
Papua Pegunungan
9 hours ago
KPA Jayawijaya Catat 5.000 Kasus HIV, 3.400 Lebih Pasien Lost Follow Up
Kesehatan
9 hours ago
Dana Otsus Jayawijaya 2026 Capai Rp290 Miliar, 56 Persen Dialokasikan untuk Pendidikan
Papua Pegunungan Pendidikan
9 hours ago
Baca juga
Ekonomi & BisnisPapua Pegunungan

Kepala Distrik Bugukgona Salurkan Bibit Kelinci dan Ikan, Dorong Kemandirian Ekonomi Kampung

2 months ago
PendidikanTanah Papua

Departemen Pemuda Baptis Gelar Talk Show Pendidikan dan Lingkungan Hidup di Wamena

1 year ago
PendidikanSastraTanah Papua

Mas Yewen Hadir di Dogiyai, Perkuat Literasi Humor Lewat Mop dan Stand Up Comedy

8 months ago
PendidikanTanah Papua

Mahasiswa Lanny Jaya Se Jawa – Bali Desak Pemerintah dan Gereja Atasi Konflik di Tanah Papua

3 years ago
PendidikanPolhukam

AMP mendukung mahasiswa Uncen tolak MoU

8 years ago
Ekonomi & BisnisPapua PegununganTanah Papua

Tinjau Kebun Jagung di Hubikiak, Diskopindag Papua Pegunungan Siapkan Panen Bertahap

5 months ago
Papua PegununganPendidikanTanah Papua

Festival Sekolah Adat Hugulama Ke-I 2026 Resmi Akan Ditutup di Yogonima

7 months ago
Pendidikan

Komunitas Wamena Empowerment Dan Deputi Kunjungi Paud Balim Aradoba

5 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?