Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Manuver Politik Ganda Wali Kota Jayapura dalam Pusaran PSU Gubernur Papua
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Pena Papua > Artikel > Manuver Politik Ganda Wali Kota Jayapura dalam Pusaran PSU Gubernur Papua
Artikel

Manuver Politik Ganda Wali Kota Jayapura dalam Pusaran PSU Gubernur Papua

admin
Last updated: June 19, 2025 09:45
By
admin
Byadmin
Follow:
299 Views
11 months ago
Share
SHARE

Oleh: Benny Mawel

Iklan Nirmeke

Polemik seputar Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Gubernur Papua semakin memanas, diwarnai oleh manuver politik yang menimbulkan tanda tanya besar, terutama terkait posisi Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo. Pernyataan dan tindakan Rollo yang kontradiktif telah memicu perdebatan sengit, khususnya di kalangan masyarakat pegunungan, mengancam untuk menjadikan mereka instrumen politik dalam drama ganda sang Wali Kota.

Liku-liku Peran Asimetris Rollo

Mengikuti jejak Abisai Rollo melalui berbagai pemberitaan, terlihat jelas bahwa ia, seorang Ondoafi Kampung Skow dan kader Partai Golkar yang akhirnya menduduki kursi Wali Kota Jayapura setelah beberapa kali percobaan, kini justru berada di persimpangan jalan politik. Ironisnya, Partai Golkar yang mengusungnya telah secara resmi mendukung pasangan MARI-YO dalam Pilkada Gubernur Papua 2024, yang kini menghadapi PSU. Namun, Rollo tampak melenceng dari garis “tegak lurus” keputusan partai.

Peran asimetris Rollo semakin kentara dengan beredarnya video viral di media sosial yang menyinggung “orang gunung yang demo-demo di kota Jayapura.” Pernyataan ini bukan sekadar celotehan biasa, melainkan indikasi strategis menjelang PSU Gubernur Papua. Diduga, ini adalah upaya Rollo untuk mengamankan posisinya baik di internal Golkar maupun di kalangan sesama anak Port Numbay yang saat ini mendukung kandidat gubernur dari PDIP. Dua momen kunci menyoroti inkonsistensi Rollo:

Pertama, dukungan terbuka Rollo kepada BTM dalam PSU Papua, sebuah sikap yang mengejutkan publik. Sebagai Ondoafi dan putra asli Port Numbay, Rollo menyatakan dukungannya dalam sambutan syukuran pelantikannya di Balai Kota Jayapura, pada 3 Maret 2025, yang juga dihadiri oleh BTM. “Ini kemenangan tertunda bagi BTM. Kalau saya wali kota, puji Tuhan BTM gubernur Papua,” ujarnya. Pernyataan ini jelas-jelas bertolak belakang dengan loyalitasnya sebagai kader Golkar dan dukungan resmi partainya terhadap pasangan MARI-YO.

Baca Juga:  Sang Sejarawan Gereja Katolik Dan Martir Bagi Generasi Manusia Papua

Kedua, video kontroversial Abisai Rollo yang secara eksplisit menyinggung “orang gunung.” Reaksi publik pun beragam dan keras. Rollo dicap sebagai pemimpin rasis, tidak bijak, dan dituding berusaha memecah belah persatuan sesama masyarakat Papua, bahkan dikaitkan langsung dengan intrik PSU Gubernur Papua.

Implikasi dari Peran Ganda

Dari dua fakta krusial ini, dapat ditarik beberapa kesimpulan kritis:

Pertama, dualisme dukungan. Abisai Rollo terlihat memainkan peran ganda dengan mendukung dua kandidat dalam PSU Papua. Sebagai figur Tabi dan anak Port Numbay, wajar jika ia condong mendukung BTM untuk memimpin Papua dengan ibu kota di Port Numbay. Namun, sebagai kader Partai Golkar, ia memiliki kewajiban untuk mendukung MARI-YO yang merupakan usungan resmi partainya dan koalisi. Dualisme ini mencerminkan pragmatisme politik yang mengabaikan etika dan loyalitas partai.

Kedua, potensi fragmentasi dukungan BTM. Pernyataan Rollo yang merendahkan “orang gunung” berpotensi menjadi bumerang bagi BTM. Mengingat Rollo berbicara bukan hanya sebagai individu, tetapi juga sebagai tokoh terkemuka Port Numbay, narasi lama terkait pernyataan mantan Wali Kota BTM tentang “orang gunung di kota Jayapura” dapat kembali mengemuka. Meskipun BTM telah berupaya merangkul masyarakat pegunungan dengan metafora “batu yang turun dari gunung tidak akan naik kembali, dia akan tinggal selamanya di sini,” insiden ini dapat merusak jembatan yang telah dibangun.

Baca Juga:  Mengenang Filep Karma Bapak Ideologis Bangsa Papua

Ketiga, peringatan bagi masyarakat Pegunungan. Masyarakat pegunungan perlu sangat berhati-hati dalam menanggapi ungkapan Rollo. Ada urgensi untuk memisahkan secara tegas antara isu ujaran kebencian yang dilontarkan Rollo dengan dinamika PSU Pilkada. Jika ketidakmampuan memisahkan kedua hal ini berlanjut, masyarakat pegunungan berisiko tinggi untuk dimanipulasi dan dijadikan alat politik yang efektif dalam skema posisi ganda Wali Kota Jayapura. Ini adalah panggilan untuk kebijaksanaan dan kemandirian dalam menyikapi setiap pernyataan yang berpotensi memecah belah.

Manuver politik Abisai Rollo bukan sekadar kesalahan komunikasi, melainkan cerminan dari kompleksitas dan intrik dalam perebutan kekuasaan di Papua. Peran ganda serta pernyataan kontroversialnya tidak hanya menguji soliditas internal partai, tetapi juga berpotensi mengoyak tatanan sosial dan politik di tengah masyarakat Papua yang beragam. Masyarakat, khususnya masyarakat pegunungan, diharapkan tetap kritis dan tidak terprovokasi, agar tidak terjebak dalam permainan politik yang justru merugikan persatuan dan pembangunan Papua. ***

)* Mantan Jurnalis Jubi sekaligus Waket II MRP Papua Pegunungan

Related

You Might Also Like

Owatne Ewe Watlaiklek (Manusia Bisa Hidup Selamanya)

5 Jenis Mata Pencaharian Hidup Suku Hugula di Papua (Bagian 2)

Allpino Tabuni: Dari Lanny Jaya Mengelilingi Dunia, Membuktikan Fotografi Bukan Sekadar Hobi

Papua vs Papua: Ketika Elit Berdebat, Jakarta Tersenyum

Peran Gereja Katolik Menuju Papua Mandiri dan Sejahtera

TAGGED:Abisayt RolloBenny MawelPort NumbayPSU PapuaWalikota Jayapura

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Masyarakat Sipil Nilai Tanggapan Pemerintah soal PSN Merauke Abaikan Fakta Lapangan
Next Article Yafet Saram Hormati Keputusan Partai Soal Ketua DPRK Yahukimo
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

KNPB Yahukimo Sebut Penangkapan Aktivis Kemanusiaan Cederai Hukum, Kone Kobak Akhirnya Dibebaskan
Tanah Papua
5 days ago
Mahasiswa Papua Demo soal Kasus Dogiyai di Kementerian HAM
Berita Foto Nasional Papua Tengah Polhukam
2 weeks ago
Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
3 weeks ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
3 weeks ago
Baca juga
ArtikelLingkungan

Air Kali Uweima Sumber Kehidupan Masyarakat Balim Huwula

3 years ago
ArtikelCatatan Aktivis Papua

Mengenang Filep Karma Bapak Ideologis Bangsa Papua

2 years ago
ArtikelEkonomi & Bisnis

Dinan Adii, Mekanik Otodidak Asal Meepago

5 years ago
Artikel

Protes Makan Gratis Pelajar: Gerakan Murni atau Strategi Terselubung?

1 year ago
ArtikelPolhukam

Kewajiban Pemerintah Daerah Mengakui dan Melindungi Masyarakat Adat: Amanat Konstitusi yang Tak Bisa Ditawar

5 months ago
ArtikelPendidikan

Sejarah ODO: Jejak Sekolah Guru Katolik Pertama di Tanah Papua

9 months ago
ArtikelCerpen Papua

Mayat Turis Jepang di Biak Berdarah

2 years ago
ArtikelEkonomi & BisnisTanah Papua

Wamena: Saat Rakyat Dipaksa Membeli BBM Mahal Tanpa Solusi

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?