Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Aliansi Masyarakat Distrik Walaik Tolak Kehadiran TNI Non Organik di Tanah Adat
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > Aliansi Masyarakat Distrik Walaik Tolak Kehadiran TNI Non Organik di Tanah Adat
PolhukamTanah Papua

Aliansi Masyarakat Distrik Walaik Tolak Kehadiran TNI Non Organik di Tanah Adat

admin
Last updated: August 19, 2025 01:04
By
admin
Byadmin
Follow:
228 Views
1 year ago
Share
Aliansi Masyarakat Distrik Walaik Tolak Kehadiran TNI Non Organik - Dok
SHARE

Wamena, Nirmeke.com — Aliansi Masyarakat Distrik Walaik, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, menyatakan penolakan keras terhadap keberadaan aparat TNI Non Organik yang masuk ke wilayah mereka tanpa pemberitahuan dan izin resmi dari pemerintah distrik serta lima kepala kampung. Pasukan juga disebut menempati tanah adat tanpa persetujuan pemilik hak ulayat.

Iklan Nirmeke

Sejak Kamis, 1 Mei 2025, warga mendapati adanya pendropan pasukan secara bertahap ke Distrik Walaik. Proses itu berlangsung pada Kamis (1/5) sekitar pukul 01.20 WIT, Jumat (2/5) pukul 03.00 WIT, dan Sabtu (3/5) pukul 02.30 WIT. Aparat masuk tanpa situasi darurat maupun konflik yang melatarbelakangi. Hingga kini, pasukan TNI Non Organik masih berada di Kampung Walaik.

Ketua Aliansi Masyarakat Distrik Walaik, Wakol Yelipele, menegaskan masyarakat telah menyampaikan aspirasi secara resmi kepada pemerintah.

Baca Juga:  Wabup Yahukimo Lantik 330 Pejabat Eselon IV: 80 Persen Putra Asli Papua

“Aspirasi kami secara tertulis sudah disampaikan sejak 13 Mei 2025 melalui surat bernomor 01/AMDW/V/2025 kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, DPRD, Majelis Rakyat Papua Pegunungan, Kapolres Jayawijaya, serta lembaga terkait. Namun hingga kini belum ada tanggapan serius,” ujarnya.

Aliansi kemudian membacakan pernyataan sikap pada momentum usai upacara HUT RI ke-80, Minggu (17/8/2025), di Kantor Distrik Walaik. Pernyataan tersebut juga diserahkan ke pihak TNI.

“Jika tuntutan ini tidak ditanggapi, kami masyarakat lima kampung di Distrik Walaik sepakat akan mengosongkan wilayah dan pindah ke distrik terdekat. Silakan distrik ini diisi aparat,” tegas Wakol.

Menurutnya, keberadaan aparat telah menimbulkan tekanan psikologis bagi warga dan membatasi ruang gerak aktivitas sehari-hari.

Pernyataan Sikap Aliansi Masyarakat Distrik Walaik

  1. Pernyataan ini bukan bentuk permusuhan terhadap negara, melainkan pembelaan atas hak-hak masyarakat sipil dan perlindungan ruang hidup.
  2. Mengecam mobilisasi aparat militer malam hari melalui jalan Welesi–Walaik yang mengganggu masyarakat beristirahat.
  3. Menolak kehadiran TNI Non Organik yang tidak berdasarkan situasi darurat maupun konflik nyata.
  4. Menolak aparat menempati tanah adat tanpa izin pemilik hak ulayat.
  5. Menolak pembangunan pos TNI di Distrik Walaik selama masyarakat hidup aman dan damai.
  6. Mendesak Dandim 1702 Jayawijaya, Kodam XVII/Cenderawasih, dan Panglima TNI segera menarik pasukan Non Organik.
  7. Mendesak pemerintah daerah dan DPRD tidak berdiam diri, serta mengambil langkah konkret menarik pasukan Non Organik.
  8. Mendesak DPRD, DPRP, dan Majelis Rakyat Papua Pegunungan melakukan investigasi atas tindakan aparat yang menempati lokasi tanpa persetujuan pemilik ulayat.(*)
Baca Juga:  Otonomi Khusus Papua, Mengapa Memiskinkan Papua?

Pewarta: Grace Amelia

Related

You Might Also Like

Alasan Menganggu Roda Pemerintahan di Mimika, Kejati Papua Belum Tangkap Yohanes Rettob

Pemprov Papua Pegunungan Bangun Koperasi Penampung Hasil Bumi Delapan Kabupaten

Alpius Yigibalom Dorong Penguatan Manajemen Keuangan UMKM di Papua Pegunungan

Perdana, Asosiasi Wartawan Papua Gelar Pra Raker I di Jayapura

Bupati Yahukimo Resmikan Gedung Perpustakaan Daerah, Simbol Komitmen Pembangunan Pendidikan

TAGGED:Aliansi Masyarakat Distrik WalaikTNI Non Organik

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Aliansi Pelajar Se-Yahukimo Gelar Diskusi Peringati 7 Tahun Peristiwa Rasisme 2019
Next Article Bupati Yalimo Bagikan Bibit Ikan dan Tinjau Panen di Kampung Hobakma
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Ojek Pangkalan Tujuan Kalkhote Bersyukur, FDS XV Beri Tambahan Penghasilan
Ekonomi & Bisnis
14 hours ago
FDS XV, Pengguna Jasa Speedboat Menurun, Motoris Keluhkan Pendapatan
Ekonomi & Bisnis
14 hours ago
Mandenas Dorong Juknis MBG Disesuaikan dengan Kondisi Papua
Nasional Tanah Papua
2 days ago
Legislator Papua Minta BGN Evaluasi Total Tata Kelola MBG
Nasional Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
Siaran PersTanah Papua

KTT MSG Ditunda, Dukungan Rakyat West Papua Untuk Keanggotaan Penuh ULMWP Tetap Berlanjut!

3 years ago
Tanah Papua

Pj Kondomo Didesak Hadirkan Pihak Pro Kontra Bahas Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur

3 years ago
Papua PegununganTanah Papua

IMPW Desak Pembentukan Pansus Penyelesaian Konflik Wouma

1 month ago
Tanah Papua

Danrem 172 PWY Gandeng Pemkab Lanny Jaya Resmikan Air Bersih dan Dorong Pembangunan Kampung

1 year ago
Tanah Papua

Refleksi Budaya Katolik di Lembah Baliem: Masyarakat dan Gereja Dorong Perlindungan Nilai Adat

1 year ago
PolhukamTanah Papua

Hari Rekonsiliasi Tak Menenangkan Warga Ibele: Jejak Militer dan Amunisi Ditemukan

1 year ago
Tanah Papua

Asosiasi MRP se-Tanah Papua Serahkan Rancangan Penggantian PP 54/2004 dan PP 64/2008 ke Kemendagri

10 months ago
LingkunganNasionalTanah Papua

Interupsi Senator Papua Barat Daya di Paripurna DPD RI, Tolak Sawit dan Penambahan Markas TNI di Papua

8 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?