Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Pelaku Belum Bayar Denda, Keluarga Korban Palang Asrama Mahasiswa Teluk Bintuni di Jayapura
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Pelaku Belum Bayar Denda, Keluarga Korban Palang Asrama Mahasiswa Teluk Bintuni di Jayapura
Tanah Papua

Pelaku Belum Bayar Denda, Keluarga Korban Palang Asrama Mahasiswa Teluk Bintuni di Jayapura

admin
Last updated: March 5, 2023 15:50
By
admin
Byadmin
Follow:
542 Views
4 years ago
Share
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Puluhan mahasiswa terpaksa mengungsi setelah terjadi pemalangan Asrama Teluk Kota Study Jayapura di Jalan Raya Sentani, belakang SPBU Ekspo, Waena, Jayapura.

Iklan Nirmeke

Pemalangan asrama Teluk Bintuni tersebut akibat buntutnya proses penyelesaian pembayaran sisa denda terhadap keluarga korban tabrak yang dilakukan oleh salah satu penghuni asrama.

Ketua Asrama Mahasiswa/i Teluk Bintuni di Kota Study Jayapura, Maikel Ido menjelaskan pemalangan asrama berlangsung, Jumat (24/6/2022) pagi.

“Tadi sekitar pukul 9 pagi, kami didatangi oleh keluarga korban kecelakaan yang ditabrak oleh salah satu penghuni asrama yang mengendarai mobil dan menabrak motor yang dikendarai satu keluarga. Bapaknya meninggal, pengendara motor kaki dan tangannya patah, sementara anak kecil otaknya terganggu akibat kepalanya terbentur ke aspal,” kata Maikel Ido saat dihubungi wartawan melalui telepon.

Berdasarkan keterangan Ketua Asrama, mereka meminta penyelesaian proses pembayaran (denda) senilai Rp700 juta ditambah dengan babi 10 ekor.

“Pertama sudah dikasih Rp100 juta dengan babi 10 ekor, sedangkan Rp600 jutanya belum dikasih,” jelasnya.

Dikatakan, pada saat itu pelaku dan pihak keluarga korban membuat pernyataan di Polsek Abepura akan melunasinya di bulan Maret 2022 ini. Sementara kecelakaan terjadi pada tanggal 27 Agustus 2021 di Jalan Raya Kota Raja, Jayapura.

“Jadi mereka sudah menunggu dari bulan Agustus 2021 sampai dengan bulan Maret 2022 belum ada penyelesaian,” tutur Ibo.

Baca Juga:  Alasan Menganggu Roda Pemerintahan di Mimika, Kejati Papua Belum Tangkap Yohanes Rettob

Ia menambahkan, ada kemungkinan pihak keluarga korban mengira pelaku akan melarikan diri dan meninggalkan masalah ini. Sehingga mereka berpikir tidak ada jalan lain yang harus ditempuh.

“keluarga korban datang untuk menyaksikan pembayaran uang sisa Rp600 juta namun keluarga pihak pelaku seakan malas tau dan tidak ada komunikasi yang baik sehingga mereka mendatangi kami di asrama dan mengusir kami keluar dari dalam asrama. Lalu melakukan mereka pemalangan dan menempelkan spanduk di depan pagar, serta paku pintu depan, belakang dan samping,” ungkapnya.

Pihak keluarga korban juga memberi batas waktu pelunasan pembayaran denda Rp600 mulai hari ini sampai dengan tanggal 5 Juli 2022. Jika tidak, mereka akan menduduki asrama dan asrama itu akan menjadi milik mereka.

Dirinya mengakui bahwa pelaku tinggal bersama-sama mereka di Asrama Mahasiswa Teluk Bintuni kota Study Jayapura.

“Dia tinggal di asrama Bintuni, namanya Fernando Way mahasiswa asal Bintuni. Masalah ini sudah diketahui oleh Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, juga ketua LMA Tujuh Suku Teluk Bintuni. Pemerintah Maybrat juga sudah tahu masalah ini, bahkan Pak Bupati juga sudah tahu masalah ini,” jelasnya.

Menurut Ketua Asrama, persoalan ini harus mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah karena dia adalah mahasiswa asal Teluk Bintuni, dan asrama ini merupakan aset Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni.

Baca Juga:  MRP Papua Pegunungan Minta Penyelenggara Pemilu di Papua Pegunungan Komitmen Dukung Caleg Putra Daerah

“Jadi apabila pemerintah tidak mau bantu, kedepan Asrama ini bagaimana. Untuk sementara ini kami mengungsi dan tidak ada tempat tinggal satupun karena kami disini tidak ada keluarga satupun di Jayapura. Dan sekarang kami tinggal di belakang asrama, ada tetangga menyuruh kita tinggal di samping rumahnya sambil menunggu perhatian dari pemerintah terkait masalah makan dan tempat tinggal,” bebernya.

Kata ketua asrama, saat ini jumlah mahasiswa yang tinggal di sini ada sekitar 40 orang, kalau totalnya ada 175 orang mahasiswa tapi dari 40 orang yang ada mereka sudah pulang ke Bintuni.

”Sedangkan pelaku itu sudah tidak disini lagi, dia sudah pulang ke Maybrat tidak kuliah lagi. Dia sempat di sel tapi sudah dikeluarkan,” ucap Ido.

Sementara itu, Helena Hubi, mama korban berharap pihak orang tua pelaku dapat menyelesaikan proses pembayaran sisa denda sesuai surat pernyataan yang pernah di buat ketika proses penyelesaian masalah awal Maret 2021.

“Keluarga korban sudah beri waktu hampir satu tahun, harusnya pihak pelaku harus tepati janji untuk bayar dalam waktu dekat ini,” ujarnya.

Dirinya juga menyayangkan sikap pihak pelaku yang malas tau sehingga imbasnya kena ke mahasiswa Bintuni yang ada di Jayapura yang tidak tau menahi persoalan ini. (*)

Related

You Might Also Like

Gubernur Papua Pegunungan Dukung KP3, Beri Bantuan Modal dan Fasilitasi Distribusi Pangan Antarwilayah

SPPMPP Tegaskan Jabatan Sekda Papua Pegunungan Harus Diisi Putra Asli Lapago

Warga Jayawijaya Soroti Dugaan Pemotongan Dana Bansos dan PKH, Desak Tindakan Tegas dari Pemkab

Ucapkan Selamat, Pemuda Adat Papua Minta Prabowo-Gibran Lanjutkan Program Nasional Jokowi di Tanah Papua

Uskup Timika Tolak PSN Sawit: “Masyarakat Butuh Hutan, Bukan Kebun Kelapa Sawit”

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Mantan Ketua Harian KPA Papua Dihukum 8 Tahun Penjara Karena Kasus Korupsi Dana Hibah
Next Article Rasisme di Indonesia Masih Dominan Terhadap Bangsa West Papua
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

IPPMK-KIWO Tolak Proyek Cetak Sawah Rakyat di Silokarno Doga
Papua Pegunungan Tanah Papua
3 hours ago
KNPB Sentani Serukan Aksi 15 Agustus, Angkat Isu HAM dan Kemanusiaan di Papua
Polhukam Tanah Papua
3 hours ago
Ketua Harian KPA Tolikara Edukasi Anggota WUNUKKAL tentang Pencegahan HIV/AIDS
Kesehatan Pendidikan
3 hours ago
Dari Buah Merah Jadi Es Krim, Karya Anak Tolikara Tampil di Festival Lembah Baliem
Ekonomi & Bisnis Kuliner
4 hours ago
Baca juga
Tanah Papua

Besok, Gerakan Sion Kids Akan Long Mars di Kota Jayapura

3 years ago
Tanah Papua

Departemen Wanita Baptis Papua Serahkan Bantuan Bama Bencana Alam di Kwiyawage

3 years ago
Ekonomi & BisnisTanah Papua

Pemprov Papua Pegunungan Luncurkan Program “Habis Apel, Minum Kopi Kita” untuk Dukung UMKM Lokal

11 months ago
PolhukamTanah Papua

YLBHI Papua Pertanyakan Peran KemenkumHAM di Tengah Konflik Bersenjata di Papua

1 year ago
OlaragaPapua Pegunungan

Geisler Ap Umumkan Pensiun pada 2026, Ingin Tutup Karier di Wamena

6 months ago
Ekonomi & BisnisSiaran PersTanah Papua

Setahun Tanpa Kepastian, Mama-Mama Papua Desak Gubernur Papua Selatan Segera Bangun Pasar

1 year ago
Tanah Papua

Menelusuri Sejarah Perkembangan Misi Katolik di Hugulama

3 years ago

3 Juni Mendatang, PRP Akan Kembali Turun Jalan Tolak DOB dan Otsus jilid 2 di Wamena

4 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?