Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: HMPJ Jayapura Desak Pemerintah Hentikan Sementara Proyek CSR di Usilimo, Cegah Konflik Horizontal
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Papua Pegunungan > HMPJ Jayapura Desak Pemerintah Hentikan Sementara Proyek CSR di Usilimo, Cegah Konflik Horizontal
Papua PegununganPendidikan

HMPJ Jayapura Desak Pemerintah Hentikan Sementara Proyek CSR di Usilimo, Cegah Konflik Horizontal

admin
Last updated: August 27, 2026 15:09
By
admin
Byadmin
Follow:
89 Views
3 hours ago
Share
Pernyataan Sikap HMPJ Kota Studi Jayapura - (Foto: Istimewa)
SHARE

Wamena, nirmeke.com — Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) Kota Studi Jayapura menyatakan sikap tegas terkait munculnya persoalan dan perbedaan sikap masyarakat terhadap pelaksanaan Proyek Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Distrik Usilimo, Kabupaten Jayawijaya.

Iklan Nirmeke

HMPJ meminta seluruh pihak, khususnya pemerintah daerah dan instansi teknis, segera mengambil langkah untuk mencegah berkembangnya konflik horizontal antara kelompok masyarakat yang mendukung maupun menolak program tersebut.

Ketua Umum HMPJ Kota Studi Jayapura, Alexsader Hisage, bersama Sekretaris Umum Yeskiel Asso dan Koordinator Hukum dan HAM Gerry Matuan, menyampaikan bahwa persoalan program cetak sawah harus diselesaikan melalui mekanisme musyawarah, dengan menghormati hak masyarakat adat serta menghindari tindakan yang dapat memicu pertumpahan darah.

Dalam pernyataan sikapnya, HMPJ meminta Kepala Distrik Usilimo Markus Walela dan Kelompok Tani Saken Entama memberikan penjelasan dan bertanggung jawab secara terbuka terhadap persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, terutama apabila terdapat perbedaan atau ketegangan akibat pelaksanaan program tersebut.

HMPJ juga mendesak Dinas Pertanian dan PUPR Provinsi Papua Pegunungan, Dinas Pertanian dan PUPR Kabupaten Jayawijaya, serta P3A kabupaten dan distrik segera turun tangan dan bertanggung jawab dalam penyelesaian persoalan tersebut.

“Kami meminta semua pihak segera mengambil langkah untuk mencegah terjadinya pertumpahan darah antara masyarakat yang pro dan kontra terhadap program cetak sawah rakyat,” demikian sikap HMPJ.

Baca Juga:  Jemaat GKI Damsyik Helariki Rayakan Hari Pekabaran Injil, Wabup Yahukimo Dorong Penguatan Pelayanan Gereja

Minta Alat Berat Ditarik Sementara

HMPJ mendesak Pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk segera menarik alat berat yang telah berada di lokasi proyek cetak sawah sampai persoalan antara masyarakat dan pihak-pihak terkait mendapatkan penyelesaian yang disepakati bersama.

Menurut HMPJ, pemerintah perlu memastikan terlebih dahulu bahwa pelaksanaan program tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat, khususnya berkaitan dengan status dan penguasaan tanah adat.

HMPJ menilai pemerintah harus mampu membedakan antara wilayah administrasi pemerintahan dan wilayah adat, serta memastikan setiap kebijakan pembangunan yang menyentuh tanah masyarakat dilakukan melalui proses komunikasi dan musyawarah yang jelas.

Hentikan Potensi Perang Suku

HMPJ juga menyerukan kepada masyarakat adat agar tidak menjadikan perbedaan pandangan mengenai program pemerintah sebagai alasan untuk terjadinya konflik atau perang antarsuku.

“Kami mendesak masyarakat adat agar segera menghentikan segala bentuk potensi perang suku yang muncul akibat kepentingan program pemerintah. Perbedaan pendapat harus diselesaikan melalui musyawarah dan rembug adat,” tegas HMPJ.

Organisasi mahasiswa tersebut juga mengingatkan masyarakat dan seluruh pengguna media sosial agar tidak menyebarkan maupun mengonsumsi informasi yang sumbernya tidak jelas.

Baca Juga:  Dana Otsus Jayawijaya 2026 Capai Rp290 Miliar, 56 Persen Dialokasikan untuk Pendidikan

Menurut HMPJ, penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat memperkeruh situasi dan memperbesar konflik di tengah masyarakat.

Dorong Musyawarah dan Rembuk Adat

HMPJ meminta Pemerintah Kabupaten Jayawijaya segera menggelar musyawarah mufakat dan rembug adat dengan melibatkan seluruh pihak yang berkepentingan, termasuk pemilik hak ulayat, masyarakat terdampak, pemerintah, kelompok tani, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, perempuan, serta pihak pelaksana program.

HMPJ menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh mengorbankan persatuan masyarakat maupun menimbulkan konflik horizontal.

Dalam pernyataan sikapnya, HMPJ menyatakan mendukung sikap masyarakat adat yang menolak pelaksanaan program cetak sawah rakyat (CSR) di sejumlah distrik, yakni Usilimo, Musafak, Kurulu, Silokarno Doga, Libarek, Witaya, Pisugi, Siepkosi, Walelagama, Asolokobal, Maima, dan Piramid.

HMPJ berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah bijaksana dan mengutamakan keselamatan masyarakat serta penyelesaian melalui mekanisme adat dan dialog.

“Kami meminta pemerintah dan seluruh pihak menahan diri. Jangan sampai perbedaan kepentingan pembangunan justru menyebabkan konflik di antara masyarakat sendiri. Setiap persoalan harus diselesaikan melalui musyawarah, mufakat dan rembug adat,” ungkap mengurus HMPJ dalam peryataan sikap yang dibacakan di Jayapura.(Red)*

Related

You Might Also Like

Sekolah Adat Santo Yohanes Pembaptis II Diresmikan: Upaya Menyelami dan Merawat Jati Diri Papua

DPD Hanura Papua Pegunungan Gelar Konsolidasi, Siapkan Muscab Serentak di Delapan Kabupaten

Universitas Katolik Fajar Timur Papua dan Harapan Sebuah Peradaban

Benny Mawel Dukung Launching Universitas Katolik Fajar Timur, Tonggak Baru Pendidikan Tinggi di Papua

Pegiat Literasi Desak Pemprov Papua Pegunungan Bangun Perpustakaan Daerah di Wamena

TAGGED:HMPJMahasiswa JayawijayaProyek Cetak Sawah di Usilimo

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Rakerprov KONI Papua Pegunungan 2026 Siap Digelar, Fokus Persiapan Menuju PON 2028
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Rakerprov KONI Papua Pegunungan 2026 Siap Digelar, Fokus Persiapan Menuju PON 2028
Olaraga
5 hours ago
Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Sembako bagi Warga Terdampak Kemarau di Walelagama
Papua Pegunungan
5 hours ago
Musim Kering, Wagub Papua Pegunungan Imbau Warga Waspadai Ancaman Kebakaran
Papua Pegunungan Tanah Papua
1 day ago
Anggota DPRK Yahukimo Ahas Senik Serahkan Uang Rp5 Juta untuk HUT KINGMI
Papua Pegunungan
2 days ago
Baca juga
LingkunganPapua PegununganPendidikan

HMPJ Soroti Rencana Kantor Vertikal di Wamena, Dinilai Ancam Hak Ulayat dan Picu Konflik Agraria

4 months ago
PendidikanTanah Papua

Lanny Jaya Jadi Pelopor Sekolah Rakyat di Papua Pegunungan

1 year ago
Papua Pegunungan

Kemarau Panjang, Kepala Distrik Libarek Imbau Warga Hentikan Pembakaran Lahan dan Hutan

4 days ago
Pendidikan

Sekolahkan Anak Dari Hasil Olah Tanah Adat

2 years ago
PendidikanTanah Papua

Manfaatkan Media Sosial Untuk Kampanyekan Persoalan Papua

6 years ago
Papua Pegunungan

Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Tahap Ketiga untuk Korban Kebakaran di Tolikara

6 months ago
Papua PegununganPolhukamTanah Papua

Sempat Ricuh di DPR Papua Pegunungan, Aspirasi Massa Akhirnya Diterima Pimpinan DPRP

4 months ago
HeadlinePendidikanTanah Papua

Sekolah Adat Hugula Akan Dibuka di Kampung Yogonima, Papua Pegunungan

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?