Wamena. nirmeke.com — Suasana Pameran Pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan yang berlangsung di area Gedung Otonom, Wamena, membawa kesan tersendiri bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, Kamis (13/8/2026).
Di sela-sela agenda pameran, Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol, menyempatkan diri mendatangi langsung para pedagang yang menggelar lapak di selasar bawah dan bagian samping Gedung Otonom.
Wakil Gubernur menyusuri deretan pedagang yang menjajakan berbagai hasil kerajinan tangan lokal, seperti gelang, kalung, noken, hingga madu murni dan pinang.
Dalam peninjauan tersebut, Wakil Gubernur berinteraksi dengan para pengrajin sekaligus membeli dagangan mereka satu per satu. Sebagai bentuk apresiasi terhadap karya lokal warga, Wakil Gubernur menyerahkan uang tunai Rp100.000 dalam setiap transaksi.
Sikap ramah dan kepedulian pimpinan daerah tersebut mendapat apresiasi positif dari para pedagang. Kendati demikian, sebagian warga mengaku kecewa karena aksi nyata tersebut dinilai belum diikuti oleh para pejabat dinas lainnya.
Ronny Walalua, pedagang kerajinan tangan asal Distrik Siepkosi, mengaku bersyukur atas kedatangan Wakil Gubernur. Namun, ia juga menyampaikan keprihatinannya terhadap minimnya perhatian dari jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di lokasi pameran.
“Barang-barang ini kami buat sendiri. Kami sangat senang Pak Wakil mau datang dan beli dagangan kami satu per satu. Tapi jujur, kami sebagai masyarakat juga merasa kecewa dengan pejabat lain,” ujar Ronny Walalua di lokasi pameran, Kamis (13/8/2026).
Menurut Ronny, Pameran Pembangunan seharusnya menjadi momentum bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk memberikan perhatian sekaligus merangkul dan mendukung perekonomian masyarakat kecil.
“Kalau berjualan seperti ini, kami ingin para Kepala Dinas, pimpinan OPD, dan pegawai ASN yang punya uang juga ikut beli seperti Pak Wakil. Jangan cuma melintas atau mengakomodasi pihak tertentu saja. Kami ingin semua pejabat punya kepedulian yang sama kepada rakyat kecil agar masyarakat senang dan dihargai,” tegasnya.
Menurut para pedagang lokal, dukungan pemerintah terhadap UMKM tidak hanya diperlukan dalam bentuk penyelenggaraan pameran, tetapi juga melalui keterlibatan langsung para pejabat dan ASN dalam membeli serta mempromosikan produk-produk lokal.
Para pedagang berharap Pemprov Papua Pegunungan ke depan dapat mendorong seluruh ASN dan pimpinan OPD untuk lebih aktif mendukung dan membeli produk UMKM lokal dalam setiap kegiatan pemerintah daerah.
Bagi pelaku UMKM, perhatian tersebut dinilai penting karena dapat membantu memperluas pemasaran sekaligus memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus menghasilkan berbagai produk kerajinan dan usaha lokal.(Red)*

