Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Pemuda Papua Pegunungan Kritik Bobon Santoso: Jangan Jadikan Kami Objek Konten
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > Pemuda Papua Pegunungan Kritik Bobon Santoso: Jangan Jadikan Kami Objek Konten
PolhukamTanah Papua

Pemuda Papua Pegunungan Kritik Bobon Santoso: Jangan Jadikan Kami Objek Konten

admin
Last updated: July 23, 2026 14:41
By
admin
Byadmin
Follow:
740 Views
2 months ago
Share
YouTuber dan kreator konten Bobon Santoso di halaman kantor bupati Jayawijaya di kawal ketat TNI - (Foto: Istimewa)
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Kehadiran kreator konten Bobon Santoso di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, menuai kritik dari sejumlah pemuda Papua Pegunungan. Di tengah situasi pascakonflik horizontal di Distrik Wouma yang dinilai belum sepenuhnya kondusif, rencana kegiatan konten memasak bertajuk “Kuali Merah Putih” dalam kuali raksasa bertema Merah Putih di Wamena dipandang tidak peka terhadap kondisi sosial masyarakat.

Iklan Nirmeke

Ketua Forum Pribumi Papua Pegunungan, Yusuf Yikwa, menilai kehadiran Bobon Santoso dilakukan secara mendadak tanpa adanya komunikasi yang terbuka kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut berpotensi mengalihkan perhatian publik dari berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat Papua.

“Kehadiran Bobon Santoso pada hari ini di Wamena tidak terduga. Beliau hadir seperti pencuri, lalu mewacanakan suatu kegiatan yang tiba-tiba. Kami melihat ada atraksi tarian dengan mengibarkan bendera Merah Putih, dan kami juga mendengar akan ada kegiatan memasak babi dalam kuali besar,” kata Yusuf Yikwa, Kamis, (23/07/2026).

Yusuf menyebut Bobon Santoso bukan sosok baru di Papua. Menurut pandangannya, setiap kehadiran Bobon kerap bertepatan dengan berbagai isu yang sedang menjadi perhatian publik di Tanah Papua.

Baca Juga:  Peringati Momen Trikora, KNPB Mnukwar Desak Referendum dan Peninjauan Status Politik Papua

“Bobon Santoso merupakan salah satu orang yang selalu mengalihkan perhatian media dari situasi yang terjadi di atas Tanah Papua. Seperti ketika isu Program Strategis Nasional (PSN) di Merauke menjadi perhatian melalui film dokumenter, Bobon hadir dengan kegiatan pesta babi. Bagi kami, itu mengalihkan perhatian dari persoalan PSN dan eksploitasi sumber daya alam yang terjadi di Papua,” ujarnya.

Ia juga menilai konten-konten yang diproduksi Bobon Santoso berpotensi membangun narasi bahwa situasi Papua dalam keadaan aman, sementara menurutnya kondisi di lapangan masih menyisakan berbagai persoalan yang belum terselesaikan.

“Seolah-olah disampaikan kepada media dan masyarakat Indonesia bahwa Papua baik-baik saja dan aman. Padahal apa yang terjadi di Papua tidak seperti yang ditampilkan dalam kontennya,” katanya.

Selain itu, Yusuf menyoroti pengawalan aparat bersenjata terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, pengamanan yang melibatkan aparat militer memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat.

“Kehadiran dia sebagai kreator konten tetapi dikawal oleh militer. Kami menilai ini bagian dari kebijakan yang terstruktur untuk menciptakan kesan bahwa Papua aman dan menerima kehadiran mereka dengan baik,” ujarnya.

Yusuf juga mengkritik Pemerintah Kabupaten Jayawijaya yang memberikan ruang bagi kegiatan tersebut di tengah situasi Papua Pegunungan yang menurutnya masih menghadapi berbagai persoalan, termasuk meningkatnya kehadiran aparat militer nonorganik di sejumlah wilayah.

Baca Juga:  Pendropan dan Pertukaran Personel TNI Non-Organik di Distrik Ibele Terus Berlanjut, Warga Pertanyakan Hasil Audiensi

“Kasihan masyarakat Jayawijaya dijadikan objek kampanye untuk menutupi semua yang terjadi di Papua Pegunungan. Padahal daerah ini masih menghadapi berbagai persoalan dan keresahan masyarakat. Kehadiran Bobon justru dinilai menutupi luka-luka yang sedang dialami masyarakat Papua,” katanya.

Sebagai aktivis kemanusiaan, Yusuf menegaskan bahwa kritik yang disampaikan merupakan bentuk penyampaian aspirasi melalui media.

“Yang bisa kami lakukan sebagai aktivis kemanusiaan adalah menyampaikan melalui media. Karena jika kami melakukan penolakan di lapangan, kegiatan ini dikawal dengan kekuatan militer yang sangat besar. Pandangan kami, apakah ini salah satu taktik yang dipasang negara untuk menutupi semua luka yang terjadi di atas Tanah Papua,” tutup Yusuf.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Jayawijaya maupun pihak Bobon Santoso terkait kritik yang disampaikan Yusuf Yikwa. Berita ini juga memuat pandangan narasumber dan belum mencerminkan keseluruhan posisi seluruh pihak yang terlibat.(Red)*

Related

You Might Also Like

Kriminalisasi Anak Muda Papua: Ivan Kabak Jadi Korban Penegakan Hukum Semena-Mena

DAP Nyatakan Bersatu, Dualisme Berakhir Setelah 10 Tahun

Indonesia Mengintensifkan Operasi Keamanan di Tanah Papua

Ratusan Peserta CPNS 2024 Datangi BKD Jayawijaya, Tuntut Kepastian Pembagian SK

Ini Keputusan MRP Tentang Keberpihakan dan Perlindungan Hak Politik OAP Dalam Pemilu Serentak Tahun 2024 di Provinsi Papua

TAGGED:Bobon Santoso di WamenaForum Pribumi Papua PegununganKonten Kuali Merah PutihYusuf Yikwa

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Produk Unggulan Anak Tolikara Tampil di Musda I KADIN, Kopi hingga Es Krim Buah Merah Curi Perhatian
Next Article Konferensi VIII PGBP Wilayah Wamena Dibuka, Fokus Perkuat Pelayanan dan Siapkan Generasi Muda Papua
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

30 Atlet Taekwondo Jayawijaya Dipersiapkan Hadapi Papua Open dan Pra-PON
Olaraga
21 hours ago
HUT HMPT ke-22, KPA Tolikara Edukasi Mahasiswa tentang HIV/AIDS
Kesehatan Pendidikan
1 day ago
Pencaker Papua Pegunungan Desak Pemprov Beri Kejelasan Nasib CPNS Formasi 2024
Papua Pegunungan
2 days ago
Mardi Hiluka Kembali Pimpin KNPB Wilayah Balim-Wamena
Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
HeadlineTanah Papua

Pemakaian Busana Adat Koteka di Ivent Papua Street Carnival Lecehkan Budaya Masyarakat Lapago dan Meepago

3 years ago
Papua Pegunungan

Jemaat GKI Damsyik Helariki Rayakan Hari Pekabaran Injil, Wabup Yahukimo Dorong Penguatan Pelayanan Gereja

2 months ago
Tanah Papua

Puluhan Botol Miras Oplosan Diamankan Pemuda Katolik Musalfak 

2 years ago
PolhukamTanah Papua

FSPM-PRP Makassar Desak Pembebasan 4 Tapol Papua di Momentum 63 Tahun Perjanjian Roma Agreement

12 months ago
Tanah Papua

Bertemu Pimpinan Majelis Rakyat Papua Pegunungan, Pj Gubernur Velix Wanggai Sampaikan Keinginan Ini

2 years ago
Tanah Papua

Asosiasi Pencaker Lokal Mimika Desak Perusahaan Kontraktor Libatkan Tenaga Kerja Asli Papua

11 months ago
Papua Pegunungan

Kemarau Panjang, Kepala Distrik Libarek Imbau Warga Hentikan Pembakaran Lahan dan Hutan

1 month ago
Tanah Papua

Kehadiran ASN Meningkat, Wabup Yahukimo Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?