Wamena, nirmeke.com – Babak semifinal Liga 4 Zona Papua Pegunungan antara Persigubin melawan Persilanny digelar di Stadion Pendidikan Wamena, Senin (31/3/2025) sore. Persigubin, tim dari Bumi Okmin, berhasil tumbangkan Persilanny tanpa balasan, mengakhiri pertandingan dengan skor telak.
Pertandingan dimulai dengan tempo tenang. Kedua tim saling jual beli serangan, namun kiper masing-masing tim tampil kokoh berkat solidnya lini belakang. Pada babak pertama, Persigubin mendapatkan satu peluang emas, tetapi gagal memanfaatkannya. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Masuk babak kedua, tepat pada menit ke-58, Pegunungan Bintang berhasil membuka keunggulan melalui kerja sama umpan satu-dua di dalam kotak penalti. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Persigubin.
Tidak lama berselang, Persigubin menambah keunggulan melalui serangan tajam, dan menutup laga dengan gol ketiga di menit ke-79. Dengan skor akhir Persigubin (3) Persilanny (0)Dengan hasil ini, Persilanny harus menerima kekalahan dan memupus harapan mereka untuk melaju ke final.
Persigubin Pegunungan Bintang berhasil melaju ke babak final setelah meraih kemenangan dramatis pada pertandingan Liga 4 Papua Pegunungan. Pelatih Persigubin, Agung D. Atmojo, mengungkapkan rasa syukur dan dedikasinya atas kemenangan tersebut.
“Pertama-tama, saya mewakili pemain dan ofisial, mengucapkan syukur atas hasil yang kami raih hari ini. Semua ini berkat Tuhan,” ujar Agung D. Atmojo dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Agung mengakui bahwa timnya sempat mengalami kesulitan di babak pertama. “Di babak pertama, kami sedikit kewalahan. Banyak peluang yang tidak bisa kami manfaatkan,” katanya.
Namun, Agung berhasil mengubah jalannya pertandingan di babak kedua dengan mengganti strategi dan memberikan motivasi kepada para pemainnya.
“Di babak kedua, kami sedikit mengubah strategi dengan memasukkan dua pemain. Saya juga memberikan motivasi kepada anak-anak untuk tetap tenang dan percaya kepada Tuhan,” jelasnya.
Strategi tersebut terbukti efektif, dan Persigubin berhasil mencetak gol kemenangan di babak kedua. “Strateginya sederhana, hanya memberikan motivasi kepada anak-anak untuk bermain lebih tenang,” ungkap Agung.
Kemenangan ini dipersembahkan Agung untuk masyarakat Pegunungan Bintang, yang selalu memberikan dukungan dan doa.
“Kemenangan ini kami persembahkan untuk masyarakat Pegunungan Bintang yang selalu mendukung kami dengan doa. Begitu juga kepada pejabat, Bapak Bupati, Wakil Bupati, dan anggota DPR,” katanya.
Agung berharap kemenangan ini menjadi langkah awal bagi Persigubin untuk meraih gelar juara di partai final. “Kami persembahkan kemenangan ini agar kami bisa lolos ke partai final dan meraih gelar juara,” pungkasnya.
Sementara itu, Pelatih Utama Persilanny, Anis Kogoya, menyatakan kebanggaannya atas performa tim dan tekadnya untuk pertandingan selanjutnya.
“Kalah menang, saya tidak menyesal. Anak-anak menunjukkan pola permainan yang luar biasa. Ini adalah kemenangan tersendiri bagi kami,” ujar Anis Kogoya dalam konferensi pers setelah pertandingan semifinal.
Anis Kogoya, yang telah berpengalaman puluhan tahun di dunia sepak bola, mengungkapkan bahwa target awalnya adalah membawa Persilanny ke final. Namun, ia menerima hasil akhir dengan lapang dada.
“Sebagai manusia, saya optimis untuk mencapai final. Tetapi, Tuhan berkata lain. Saya selalu bersyukur dalam segala situasi, sesuai dengan firman Tuhan,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para pemain Persilanny atas perjuangan mereka dari awal hingga akhir turnamen.
“Saya mohon, jangan ada yang menyesal. Dua tim hebat bertemu, dan hanya satu yang bisa menang. Selamat kepada Persigubin. Saya berpesan kepada tim saya, jangan cengeng. Saya menyesalkan sikap beberapa pemain yang terlalu banyak membuang waktu dengan bersikap cengeng di lapangan,” ungkapnya. (*)
Pewarta: Aguz Pabika
