Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Orang Papua Terjebak Dalam Skenario Kolonial Dan Kapitalis Untuk Kepentingan Investasi
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Pena Papua > Catatan Aktivis Papua > Orang Papua Terjebak Dalam Skenario Kolonial Dan Kapitalis Untuk Kepentingan Investasi
Catatan Aktivis PapuaEditorial

Orang Papua Terjebak Dalam Skenario Kolonial Dan Kapitalis Untuk Kepentingan Investasi

admin
Last updated: June 5, 2024 13:26
By
admin
Byadmin
Follow:
917 Views
2 years ago
Share
Gambar Ilustrasi
SHARE

Perpecahan Internal orang asli Papua baik yang bicara Papua Merdeka maupun yang ada dalam sistem Indonesia sengaja’ dipecah-bela untuk kepentingan investasi oligarki.

Iklan Nirmeke

Konflik Horizontal Kepentingan Investasi Oligarki akan terjadi di dua Provinsi baru di Provinsi Papua Tengah maupun Provinsi Papua Pengunungan.

Perpecahan dalam organisasi gerakan perjuangan terjadi mulai dari tahun 2020-2024, saat ini.

Konflik perpecahan internal organisasi Perjuangan Pembebasan Nasional Papua Barat sengaja’ dipelihara sehingga para pejuang terjebak dalam skenario perpecahan sudah di green desain oleh Indonesia melalui badan Intelijen negara.

Sementara itu Potensi perpecahan dan konflik horizontal sesama orang asli Papua akan terjadi pada saat pemilihan Gubernur di 6 Provinsi di Papua.

Ini adalah teori kolonial dan kapitalis selalu dipraktekan di berbagai wilayah berkoloni di Afrika di Asia seperti Cina Vietnam Kamboja.

Baca Juga:  Otsus Dalam Genggaman Elite Papua

Selain itu perpecahan seperti ini terjadi juga di wilayah timur tengah yang memiliki potensi sumber daya alam lebih khusus minyak bumi.

Seperti Irak Afganistan, Iran dan Libya dengan membunuh bertapa tokoh seperti Muhammad Gaddafi, Sadam Husein Osama bin Laden termasuk di Amerika latin seperti pembunuhan terhadap Che Guevara tokoh revolusioner Cuba dengan tuduhan teroris.

Suatu wilayah terjajah yang memiliki sumber daya alam yang melimpah masyarakat pribumi selalu dipecah belah oleh kapitalis agar bangsa terjajah tidak bersatu melawan kolonialisme dan kapitalisme dan berbagai investasi besar besaran.

Di Afrika misalnya kolonialisme eropa memecah belah terhadap orang Afrika saat mereka disibukkan dengan konflik horizontal kolonial dan kapitalis mencuri sumber daya alam.

Baca Juga:  Raga Kogeya: Pengungsi Nduga Masih Diabaikan Oleh Pemerintah Indonesia

Demikian demikian perpecahan dalam internal orang Papua lebih khusus dalam gerakan organisasi perjuangan di militer, sipil maupun diplomasi adalah green desain badan negara termasuk kebijakan otonomi khusus jilid II sampai dengan pemekaran 4 Provinsi Baru.

Orang Papua yang cerdas pejuang yang kritis tidak terjebak dalam skenario musuh tetapi berfikir produktif selalu mengedepankan persatuan dan balik melawan kolonialisme dan kapitalisme dan militerisme tanpa menyerang sesama pejuang sesama orang Papua.

Karena dia tau tujuan perjuangan dia tau siapa musuh yang sesungguhnya siapa sekuat yang dia dukung dan bergerak bersama melawan.

Refleksikan …

Related

You Might Also Like

Negara Ingin Orang Asli Papua Angkat Senjata

Mengenal Istilah Lembah Baliem

Cadangan Minyak Indonesia 3,95 Miliar Barel, Terbanyak di Papua

Kembali Terjadi Kriminalisasi Advokat dan Pembela HAM Leonard Ijie di Sorong Papua

Sejarah Hari HAM Dan Realitas Indonesia

TAGGED:Daerah Otonom Baru ( DOB) di PapuaGerakan Papua MerdekaKonflik Horizontal Kepentingan Investasi Oligarki di PapuaOtonomi Khusus Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Pemkab Jayawijaya Diminta Tertibkan Menara Salib Di Ibukota Wamena
Next Article Pentingnya Literasi Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Pemuda Papua
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
2 days ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Pegiat Literasi Salurkan Buku Bacaan untuk Pemuda Gereja Baptis Onggeme, Dorong Generasi Muda Cintai Pendidikan
Pendidikan Sastra
2 days ago
Komisi B DPRK Jayawijaya Soroti Sektor Pertanian, Koperasi, dan Pasar dalam Rekomendasi LKPJ 2026
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
Catatan Aktivis PapuaKesehatan

Kematian Dokter Muda Clemens Wopari Hingga Paul Fonataba: Ironi Anak Negeri Cendrawasih di Atas Tanah Airnya

3 years ago
Catatan Aktivis PapuaSiaran Pers

Hendaknya Uskup Agung Merauke Berpihak Pada Masyarakat Adat Wogikel dan Wanam

2 years ago
EditorialHeadline

Populasi Suku Hugula (Wamena) Sudah Mulai Merosot?

4 years ago
Editorial

Fenomena Jual-Beli Marga Papua: Telanjangi Diri Sebelum Punah

3 years ago
Catatan Aktivis Papua

Aparat Brutal, Hukum Dibungkam: Pendamping Hukum Diseret dan Dicekik di Tengah Aksi Damai

11 months ago
Catatan Aktivis Papua

Masyarakat Jadi Minoritas di Tanah Mereka Sendiri

1 year ago
Catatan Aktivis Papua

Hukum Indonesia Tetap Rasis Terhadap Orang West Papua

3 years ago
EditorialPariwisata

Festival Budaya Lembah Baliem: Lebih dari Sekadar Pertunjukan, Ini Penjaga Jati Diri Papua Pegunungan

9 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?