Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Kenangkansa
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Pena Papua > Sastra > Kenangkansa
Sastra

Kenangkansa

admin
Last updated: October 16, 2023 21:07
By
admin
Byadmin
Follow:
1.1k Views
3 years ago
Share
Kenangkansaku - Istimewa
SHARE

Kekasih akulah perempuan, mama pemilik negeri ini. Negeri ku kelam, hancur dan menjijikkan di bawah genggaman kolonialisme berserta kapitalisme yang rakus.

Iklan Nirmeke

Kekasih lihat negeri ku, kejahatan pada kemanusiaan bangsa ku. Dianggap biasa, dan dilegalkan dengan sajian ayat-ayat kosong yang memberikan legitimasi pada kejahatan.

Kekasih Perhatikan disana, ada anak – anak yang hendak menyatakan kehendak dilabeli makar, separatis lalu dipenjarakan bahkan dimutilasi secara biadab.

Kekasih berbaliklah, aku di perlakukan semena – mena tampa belas kasih-cinta. Apakah kamu tau, bagimana pedihnya derita yang aku rasa, engkau sadar bahwa kita adalah bangsa yang masih memiliki hati. Bangsa yang memiliki rasa kemanusiaan, bukan manusia yang rakus yang seperti binatang buas, seperti yang sedang dilakukan oleh kolonialisme dan kapitalisme yang rakus.

Baca Juga:  Filsafat tentang Literasi: Membaca Buku dan Penemuan Diri

Kekasih, pandanglah negeri ku. Negeri ku suram dan hancur. Harus di lawan aktor intelektual yang menghancurkan negeri ku. Aku sudahi, aku tak ingin lagi diam.

Kekasih apakah engkau dan aku harus diam, atau harus bangkit melawan kolonialisme beserta kapitalisme? Kekasih lihatlah fakta kongkrit negeri lalu renungkan. Apakah ada masa depan negeri ku bersama kolonialisme berserta kapitalisme? Jawab pasti, tidak!

Kekasih, aku tidak tahu kapan Cinta, dan Revolusi akan kita rebut. Yang aku yakini hari ini, esok dan seterusnya terus melangkah lintasi rimba pemberontakan, REVOLUSI SEBAGAI SYARAT DAN CINTA SEBAGAI KEKUATAN untuk merebut pembebasan nasional dan mewujudkan cita-cita leluhur.

Baca Juga:  Gadget dan Rasa

Kekasih, kita harus bebas tanpa diatur oleh siapapun dan bangsa manapun. Karenanya, penindasan harus di hapuska dan dilawan. Pegang erat selalu tanganku, walaupun kerasnya dentuman kolonialisme beserta kapitalis mencoba menggoyahkan kita.

Kekasih akulah perempuan, Mama pemilik negeri ini. Aku ingin kita bersama selamanya dalam api Perjuangan merebut PEMBEBASAN negeri. Sebab tiada lain kebahagiaanku, pembebasan negeri leluhur adalah kebahagiaanku. REVOLUSI SEBAGAI SYARAT DAN CINTA SEBAGAI KEKUATAN untuk saling genggam erat untuk merebut pembebasan negeri leluhur.

Cinta Dan Revolusi

Related

You Might Also Like

Potret Pendidikan di Kampung Yogonima

Gerakan Literasi Laluguragan Dirikan Perpustakaan Buku di Gereja Baptis Walani

Pegiat Literasi Salurkan Buku Bacaan untuk Pemuda Gereja Baptis Onggeme, Dorong Generasi Muda Cintai Pendidikan

Tulus Untuk Orang Yang Salah

Filsafat tentang Literasi: Membaca Buku dan Penemuan Diri

TAGGED:Sastra PapuaSastra Puitis Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Diskriminasi Rasial di Indonesia Takkan Pernah Hilang Cepat
Next Article Puluhan Maba IPPM PROPIL-PON di Jayapura Dibekali Materi Fotografi dan Jurnalistik
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
2 days ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Komisi B DPRK Jayawijaya Soroti Sektor Pertanian, Koperasi, dan Pasar dalam Rekomendasi LKPJ 2026
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Pemuda Beam–Kuyawage Nyatakan Papua Darurat Kemanusiaan, Desak Hentikan Militerisme di Lanny Jaya
Papua Pegunungan Polhukam
2 days ago
Baca juga
Sastra

Desember Kelabu 

2 years ago
Sastra

Cinta Revolusi Negeri Tanah Adat

2 years ago
Catatan Aktivis PapuaPendidikanSastra

Pentingnya Literasi Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Pemuda Papua

2 years ago
PendidikanSastraTanah Papua

Mas Yewen Hadir di Dogiyai, Perkuat Literasi Humor Lewat Mop dan Stand Up Comedy

5 months ago
Sastra

Musim Semi yang Diam

3 years ago
PendidikanSastra

Peran Pendidikan dalam Membangun Generasi Muda Papua

2 years ago
Cerpen PapuaSastra

Lukisan Bergairah Pada Tembok Rumah Sakit Siriwini

2 years ago
Catatan Aktivis PapuaPendidikanSastra

Sastra Sebagai Gerakan Politik di Papua

2 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?