Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Perjumpaan dengan Mako Tabuni
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Jendela Papua > Features & Sosok Inspiratif > Perjumpaan dengan Mako Tabuni
Features & Sosok Inspiratif

Perjumpaan dengan Mako Tabuni

admin
Last updated: September 21, 2026 18:08
By
admin
Byadmin
Follow:
480 Views
7 years ago
Share
SHARE

Siang itu, 16 Maret 2008, seperti sebelum-sebelumnya, lembar kata-kata revolusi kusebar. Menyusuri setiap jalan, hampiri setiap jiwa rakyat tertindas yang haus pemberontakan.

Panas menyengat tak terhirau, sambil menghirup debu-debu jalanan, tapak kaki berada persis di mata jalan Pos 7, Sentani.

Iklan Nirmeke

Di pojok pangkalan ojek, sontak ku lihat dia yang tak henti melirikku. Badan hitam badaki, kaki kosong baabu, celana pendek hitam, sedikit compang, gimbal berantakan yang ujung-ujungnya menguning. Diapun mendekat menghampiri.

Tanpa menyapa. Hanya senyum simpul, lelaki dengan mulut bapinang, gigi ompong depan itu mengambil sebagian besar selebaran dari saya. Tentu kusadar jiwa kami menyatu bergetar pada penindasan. Bersama hingga habis terbagi semua selebaran.

Baca Juga:  Yanto Gombo mahasiswa ISBI Papua, melukis karena hobi

Panas semakin menyengat. Ku tunggu taxi menuju Waena. Dia pun mendekat, tak mau berpaling dari sa. Saya pun belum tahu siapa gerangan orang ini. Lalu tiba di putaran Perumnas 3 Waena. Kami berdua perbanyak selebaran lalu bagi hingga sore.

Tak lama kemudian Jefri Tabuni (alm) datang menghampiri dan mengajak kami menuju Unit 6 Asrama Uncen, tempat dimana kami diskusi, ketik selebaran untuk melanjutkan pembagian selebaran keesokan harinya.

Malam kian larut. Kami pun terbawa dalam aroma kopi tua dan anggur kupu. Lalu dia bilang namanya Musa Tabuni, belakangan kami panggil Mako Tabuni.

Seperti pertemuan dengan kawan-kawan lain, pertemuan kita tak terencana, tanpa diundang dan mengundang. Kami terhubung tanpa hubungan keluarga, suku atau kelompok.

Baca Juga:  "Kaca mata seni" karya Yanto Gombo di PRF ke-6

Jiwa-jiwa pemberontakan saling mencari dan bertemu tanpa kau tak pernah tahu kapan dan bagaimana. Lalu ketika satu dari jiwa hilang dicuri penjajah, baru kami sadar ada yang kurang dari jiwa pemberontakan di jalan-jalan ini.

Hari ini tahun boleh berganti sejak kau tiada lagi bersama. Sang waktu tak akan pernah menyembunyikan rasa kebencian dan dendam kami pada kolonialisme.

Biji-biji revolusi itu sedang kami tanam diatas pusaramu kawan! Lalu kami akan bersihkan pusaramu dari rumput-rumput liar yang tumbuh menjadi penghalang revolusi West Papua.

 

Sayang kawan!
—
Mengenang 6 Tahun sejak alm. Mako Tabuni ditembak mati di putaran Perumnas 3 Waena.

Victor Yeimo
Cbr, 14 Juni 2018

 

Related

You Might Also Like

Dua Pilot Muda Papua Ramaikan Dunia Penerbangan Nasional

Mungguar, Pejuang Kharismatik nan Pemberani itu Telah Pergi

Baju rajutan khas Papua di Elisabet Salon Jayapura

Perjalanan Wisisi Asep Nayak

Gembala Neri Paragaye : Anak Jalanan Berharga di mata Tuhan

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Bumi Papua rumah kita bersama. Mari jaga tanah sebagai Mama Kehidupan
Next Article Dana Otsus “tra” mampu turunkan angka penyebaran Hiv/Aids kah?
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

HUT HMPT ke-22, KPA Tolikara Edukasi Mahasiswa tentang HIV/AIDS
Kesehatan Pendidikan
5 hours ago
Pencaker Papua Pegunungan Desak Pemprov Beri Kejelasan Nasib CPNS Formasi 2024
Papua Pegunungan
23 hours ago
Mardi Hiluka Kembali Pimpin KNPB Wilayah Balim-Wamena
Tanah Papua
24 hours ago
Sengketa Tanah Aikima Lebih 30 Tahun, Warga Khawatir Konflik Adat Meluas
Papua Pegunungan
24 hours ago
Baca juga
Ekonomi & BisnisFeatures & Sosok Inspiratif

Nahindah Wari,  Home Industry Sagu kering Papua 

8 years ago
Features & Sosok Inspiratif

Mengenal Rein Foreman Ansanay, Pemuda Gigih yang Membiayai Kuliahnya Dari Hasil Odong – odong

6 years ago
Features & Sosok Inspiratif

Asrama Samuel Danowage, Korowai Batu

7 years ago
Features & Sosok InspiratifSastra

Mengajar ala Gerakan Papua Mengajar

9 years ago
Features & Sosok Inspiratif

“Kaca mata seni” karya Yanto Gombo di PRF ke-6

8 years ago
ArtikelEkonomi & BisnisFeatures & Sosok Inspiratif

Dinan Adii, Mekanik Otodidak Asal Meepago

5 years ago
Features & Sosok InspiratifKesehatan

Menahan serangan malaria dengan kelambu

9 years ago
Features & Sosok Inspiratif

Ketika Yanto melukis Lukas Enembe terbalik

9 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?