Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: 10 Tahun Berjualan Rujak Ambon, Yosepina Mampu Memikat Hati Pelangan
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > 10 Tahun Berjualan Rujak Ambon, Yosepina Mampu Memikat Hati Pelangan

10 Tahun Berjualan Rujak Ambon, Yosepina Mampu Memikat Hati Pelangan

admin
Last updated: December 1, 2018 02:17
By
admin
Byadmin
Follow:
8 years ago
Share
3 Min Read
SHARE

Iklan Nirmeke

Jayapura, nirmeke.com – Yosepina Hatu seorang perempuan Ambon hampir 10 Tahun lebih berprofesi sebagai penjual Rujak di samping jalan masuk Gereja GPI Jemaat Elim Abepura.

Tak heran mama Yose pangilan akrap pembeli langanannya mengaku tidak memiliki skill lain selain menjual Rujak Ambon ini kepada konsumen yang setiap hari datang bembeli.

“Dulu di Ambon boleh saya bekerja sebagai tukang cuci pakaian namun semenjak anak-anak saya datang ke Jayapura untuk bersekolah dan suami saya juga bekerja sebagai Supir angkot di Jayapura,” ungkap mama Yose dengan logat khas Ambonnya.

Lanjutnya, Awal memulai usahanya ia memulai dengan modal Rp250 ribu. Pada tahun 2008 silam, dengan tekun, ulet dan kerja keras usahanya mampu bertahan hingga 2017. Ia juga mengaku memiliki pelangan tetap dari berbagai tempat dan pekerjaan dari kota Jayapura, Entrop, Abepura hingga Sentani.

“Pembeli langanan biasanya dari pegawai kantor, ibu rumah tangga, anak sekolah dan banyak lagi yang setiap hari datang untuk membeli Rujak Ambon buatannya. Untuk harganya setiap per bumgkus Rp 20 ribu,” katanya.

Untuk bahan pembuatan Rujak sendiri ia menyiapkan mulai dari kacang goreng, rica, dan gula merah sebagai bumbu dasar dan buah-buahannya mulai dari Apel, Nangga, nanas, Jambu, mentimun, Pepaya dan buah-buahan lain.

“Pendapatan sehari bisa mencapai Rp900 ribu hingga Rp1 Juta dan bisa lebih dari itu. Saya setiap hari jualan di sini ada waktu baru jualan di temani suami. “

Penghasilan tersebut untuk membiayai anak-anaknya dalam bangku pendidikan hingga selesai. Sebagian penghasilan juga ia gunakan untuk kebutuhan sehari-hari dalam rumah tangga bersama keluarganya. Mama Yose memiliki tiga anak, 2 laki-laki dan 1 perempuan. Anaknya yang pertama dan bungsu sudah menikah.

Harche Seipatitatu, pembeli Rujak Ambon milik mamaYose ini mengaku rasa rujaknya beda dengan rujak lainnya yang di jual. Rujak yang di jual mama Yose lebih enak, manis, dan beda rasanya di lidah.

“Rujak Ambon lebih bedah dengan rujak lainnya terlebih pada bumbu dan pemilihan buah-buahan ini yang buat saya suka dengan rujak ini. Setiap kali saya lewat pasti singah untuk beli. Rasa Rujak ini unik, khas dan bikin ketagihan.” (*)

Related

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Fenomena Rumput Mei di Lembah Baliem, Jayawijaya
Next Article Perbedaan pasar mama-mama Papua dengan pasar lain
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

12 Klub Resmi Lolos Screening, Liga 4 Papua Pegunungan Siap Bergulir
Olaraga
1 day ago
HMPJ Gelar Raker dan POF 2026–2027, Dorong Kualitas Mahasiswa di Era Globalisasi dan Digitalisasi
Pendidikan
2 days ago
Sekolah Adat Hugulama Diharapkan Jadi Rumah Belajar Budaya bagi Generasi Muda
Papua Pegunungan Pendidikan Seni & Budaya
2 days ago
Sidang Pleno II Musda I HIPMI Papua Pegunungan Tetapkan Antonius Wetipo sebagai Ketua Umum
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan
3 days ago
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?